Susunan Pengurus 2017-2020

Musyawarah Nasional (Munas) ke-12 Unio Indonesia, paguyuban imam-imam diosesan atau projo (Pr), yang dilakukan di Palembang memilih Pastor RD. Paolus Christian Siswantoko sebagai ketua Unio Indonesia periode 2017-2020, menggantikan Pastor RD. Siprianus Hormat dari Keuskupan Ruteng.

Uskup Emeritus Keuskupan Ketapang Mgr Blasius Pujaraharja melantik Pastor Siswantoko bersama badan pengurusnya dalam Misa di Paroki St. Yoseph Palembang tanggal 6 Mei 2017. Presiden Internasional dari Apostolic Union of the Clergy (UAC) Mgr Giuseppe Magrin dari Roma, 100-150 Imam, umat keuskupan, serta para frater dan suster dari Keuskupan Agung Palembang, serta berbagai undangan memenuhi gereja itu. Pemilihan pengurus itu sudah dilakukan tanggal 5 Mei 2017.

Injil Minggu Paskah VI/A 21 Mei 2017 (Yoh 14:15-21)

TENTANG SANG PENOLONG DAN ROH KEBENARAN

Rekan-rekan yang baik!

Bacaan Injil Minggu Paskah VI tahun A ini (Yoh 14:15-21) dipetik dari "Wejangan-wejangan terakhir" Yesus yang tercantum dalam bab 14 Injil Yohanes. Minggu lalu telah dibacakan bagian pertama (Yoh 14:1-14). Di situ disampaikan bagaimana Yesus membesarkan hati para murid. Mereka diajak tetap berteguh pada jalan yang benar yang memberi hidup. Keteguhan inilah yang menumbuhkan iman. Hari ini dibacakan bagian kedua dari wejangan-wejangan itu. Gagasan pokoknya berkisar pada mengasihi. Memang keteguhan iman baru utuh bila ada kasih. Bacaan ini memberi pendalaman di seputar apa itu "kasih" dalam hubungan dengan keteguhan mempercayai Yesus tadi.

Injil Minggu Paskah V/A 14 Mei 2017 (Yoh 14:1-12 - Kis 6:1-7)

Dalam Injil Minggu Paskah V tahun A ini (Yoh 14:1-12) Yesus menghibur para murid, "Janganlah gelisah hatimu...!" (ay. 1). Tidak selalu mudah mengerti arah perkataannya itu. Yesus sendiri beberapa kali gundah. Perasaannya campur aduk ketika melihat Maria menangisi kematian Lazarus (11:33), ia gundah ketika menyadari bakal mengalami kematian di salib (12:27), dan dengan berat hati ia menyebutkan bahwa salah satu di antara mereka akan berkhianat (13:21). Mengapa ia menghibur murid-muridnya?

Injil Minggu Paskah IV A 7 Mei 2017 (Yoh 10:1-10)

TENTANG PINTU, GEMBALA YANG BAIK, DAN PEMIMPIN UMAT

Yoh 10:1-10 (Minggu Paskah 1V tahun A) memuat dua perumpamaan yang terjalin erat satu sama lain. Pertama, Yesus mengumpamakan diri sebagai pintu bagi kawanan domba. Kedua, ia mengibaratkan diri sebagai gembala bagi kawanan domba. Gambaran pintu dapat membuat orang berpikir mengenai jalan masuk yang dipakai pemilik domba-domba. Mereka yang masuk tanpa melewati pintu itu berniat mencuri, merampok dan tak bisa dipercaya. Mereka membuat kawanan domba menjauh ketakutan. Sebaliknya gembala masuk lewat pintu dan memanggil kawanan satu persatu lalu memimpin mereka berjalan ke padang rumput. Bagaimana menafsirkan “pintu dan gembala” dalam Injil kali ini dan mengembangkannya lebih lanjut? Bagaimana menerapkannya bagi keadaan sekarang?

TENTANG PINTU, GEMBALA, DAN PENCURI

Injil Minggu Paskah III/A 30 Apr 2017 (Luk 24:13-35)

ANTARA YERUSALEM DAN EMAUS

Rekan-rekan yang baik!
Injil Hari Minggu Paskah III/A ini, Luk 24:13-35, mengisahkan perjalanan dua orang murid ke Emaus meninggalkan kota Yerusalem berikut peristiwa-peristiwa yang membuat angan-angan mereka tentang Yesus pudar. Namun selama perjalanan itu juga mereka memperoleh penjernihan dari orang yang tak dikenal yang tiba-tiba saja menyertai mereka. Baru pada akhir perjalanan itu mereka mengenali siapa sesungguhnya dia. Tetapi saat itu juga ia lenyap dari pandangan mereka. Pengalaman berjumpa dengan dia telah memperkaya mereka. Dan mereka pun bergegas kembali ke Yerusalem mengabarkan pengalaman mereka kepada para murid yang masih berkumpul di sana.

PENTINGKAH LOKASI EMAUS?

Halaman

Subscribe to Unio Indonesia RSS