UCANews

Subscribe to pasokan UCANews UCANews
Sebuah layanan dari UCA News
Di-update: 2 hours 30 mnt yang lalu

Kembali ke Vietnam Utara Setelah Terpilih Menjadi Uskup

Sen, 30/04/2018 - 13:08

Seorang pastor Vietnam kembali ke wilayah kelahirannya karena ia terpilih menjadi uskup keuskupan Than Hoa yang dianggap sebagai tempat lahir Gereja Katolik di Vietnam bagian utara.

Vatikan  menunjuk Pastor Joseph Nguyen Duc Cuong sebagai uskup untuk keuskupan Thanh Hoa pada 25 April, kata Uskup Agung Joseph Nguyen Chi Linh, ketua Konferensi Waligereja Vietnam, melalui pernyataan resminya.

Semua gereja di keuskupan berusia 86 tahun itu membunyikan lonceng mereka  menyambut pengangkatan uskup baru segera setelah Vatikan mengumumkan pengangkatan itu. Selama dua tahun keuskupan Thanh Hoa belum memiliki uskup. Takhta keuskupan itu lowong sejak Uskup Agung Linh – yang sebelumnya menjabat sebagai administrator apostolik keuskupan – diangkat  sebagai uskup agung Keuskupan Agung Hue pada  Oktober 2016.

Uskup Agung Linh mengatakan, penunjukan Uskup (terpilih) Cuong adalah “kabar baik” bagi Gereja lokal.

Uskup (terpilih) Cuong lahir  tahun 1953 di Provinsi Thanh Hoa. Setahun kemudian dia dan keluarganya – termasuk sembilan saudara kandung – melarikan diri dari penganiayaan komunis dan pindah ke provinsi Lam Dong di Dataran Tinggi Tengah,  Vietnam selatan.

Para pendahulu Uskup (terpilih) Cuong – mendiang Uskup Bartholomew Nguyen Son Lam dan Uskup Agung Linh – keduanya berasal dari keuskupan Thanh Hoa, tempat Pastor  Alexandre de Rhodes SJ dan Pastor Pedro Marquez SJ mendarat untuk pertama kalinya saat memulai misi evangelisasi mereka di Vietnam utara pada 19 Maret  1627.

Pengangkatan uskup

Pengangkatan uskup untuk keuskupan di Vietnam membutuhkan persetujuan dari pemerintah komunis. Setelah tiga kandidat dikirim ke Takhta Suci oleh keuskupan, Vatikan bernegosiasi dengan pejabat Vietnam tentang kandidat mana yang paling cocok.

Ini biasanya merupakan proses panjang sebelum kedua belah pihak mencapai kesepakatan tentang pengangkatan uskup.

Beberapa tahun terakhir ini, sebagian besar calon uskup untuk keuskupan-keuskupan di utara berasal dari keuskupan di selatan di mana para imam merupakan lulusan dari universitas dan perguruan tinggi luar negeri. Banyak dari mereka, seperti Uskup (terpilih) Cuong, juga berasal dari keuskupan utara yang mereka tinggalkan ke selatan  tahun 1954 demi menghindari penganiayaan oleh komunis.

Banyak umat Katolik dari keuskupan Thanh Hoa pindah ke keuskupan Da Lat yang  memiliki  enam paroki baru dan satu kongregasi. Banyak imam dan religius berasal dari paroki-paroki itu.

Uskup (terpilih) Cuong belajar  filsafat dan teologi di seminari keuskupan  Da Lat tahun 1964-1975 dan melayani paroki selama 11 tahun sebelum melanjutkan studi di Seminari Tinggi St. Joseph di Saigon (Kota Ho Chi Minh)  tahun 1986.

Setelah ia ditahbiskan sebagai imam untuk keuskupan Da Lat  tahun 1992, ia melayani di beberapa paroki, bekerja untuk komisi ajaran iman, dan melanjutkan studinya di Institut Pastoral  Asia Timur di Manila, Filipina pada 2012-13.

Sebelum pencalonannya, Uskup (terpilih) Cuong menjabat sebagai wakil rektor  Seminari Minh Hoa.

Acara pentahbisan uskup  dijadwalkan berlangsung pada 27 Juni di katedral di Kota Thanh Hoa.

 

Halaman