Berita dan Event

OMK Atambua Mengejar Mimpi

Sesawi.Net - Jum, 02/02/2018 - 09:24
Di HADAPAN ratusan Orang Muda Katolik (OMK) Keuskupan Atambua yang hadir dalam pertemuan awal tahun di Emaus, (Selasa-Rabu, 30-31/2), Ketua Komisi Kepemudaan, Romo Yoris Giri, Pr menyampaikan beberapa hal penting. Hal utama yang diutarakan di antaranya tentang pentingnya OMK mengejar mimpi yang menjadi tujuan utama dalam hidupnya. Mimpi apa? Jadilah OMK panutan bagi orang lain. […]

Kecam Intimidasi Kelompok Intoleran yang Gagalkan Acara Baksos Paroki Pringgolayan

Sesawi.Net - Jum, 02/02/2018 - 08:17
BERIKUT ini siaran pers Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika – Sekretariat DIY yang mengecam tindakan persekusi kelompok intoleran di Kabupaten Bantul. Mereka telah menggagalkan rencana kegiatan bakti sosial Paroki St. Paulus Pringgolayan di Banguntapan, Kabupaten Bantul. Rencana menggelar kegiatan bakti sosial itu itu digelar dalam konteks berbagi kasih mensyukuri peresmian ‘peningkatan status’ Paroki Administratif menjadi […]

Injil  Minggu Biasa V – 4 Februari  2018 Mrk 1:29-39: Sang Penyembuh

Sesawi.Net - Jum, 02/02/2018 - 07:40
Mrk 1:29-39 mengisahkan kegiatan Yesus sehabis mengajar dan mengusir roh dari orang yang kerasukan pada pagi hari yang sama (Mrk 1:21-28). Sore hari itu, di rumah Simon dan Andreas, Ia menyembuhkan ibu mertua Simon yang menderita demam. Petang harinya, Ia sibuk menyembuhkan orang-orang lain dari penyakit dan kerasukan setan. Keesokan harinya, pagi-pagi buta, Ia pergi […]

Lentera Keluarga – Dikuduskan bagi Tuhan

Sesawi.Net - Jum, 02/02/2018 - 05:18
Jumat, 2 Februari 2018. Pesta Yesus Dipersembahkan di Kenisah. Bacaan:  Mal 3:1-4: Mzm 24:7.8.9.10: Ibr 2:14-18; Luk 2:22-40 Renungan LUKAS mengisahkan bahwa Yusuf dan Maria  datang ke Yerusalem untuk dua ritus. Ritus pertama adalah  pentahiran bagi Maria setelah melahirkan (Im 12:1-8). Setelah melahirkan, wanita dalam keadaan tidak kudus selama 40 hari (jika banyinya laki-laki) dan […]

Intensi doa Paus Fransiskus untuk bulan Februari: Katakan “Tidak” pada Korupsi

Pen@ Katolik - Jum, 02/02/2018 - 05:10

https://www.youtube.com/watch?v=ReqlaBKnsfA

Paus Fransiskus telah merilis sebuah pesan video yang menyertai intensi doa bulanannya untuk Februari 2018. Intensi bulan ini “Say ‘No’ to Corruption” (katakan tidak pada korupsi) adalah agar mereka yang memiliki kekuatan material, politik atau spiritual dapat menolak godaan korupsi.

Teks pesan video itu berbunyi:

“Apa yang menjadi akar perbudakan, pengangguran, dan sikap acuh tak acuh terhadap sifat dan barang yang dimiliki bersama? Korupsi, sebuah proses kematian yang menjadi makanan budaya kematian.

Karena haus kekuasaan dan harta benda tidak mengenal batas.

Korupsi tidak dilawan dengan diam.

Kita harus berbicara tentang itu, mencela kejahatannya, dan berupaya memahaminya sehingga menunjukkan tekad kita untuk membuat belas kasihan merajai kekejaman, keindahan merajai ketiadaan.

Marilah kita berdoa agar orang-orang yang memiliki kekuatan material, politik atau spiritual dapat menolak godaan korupsi.”

Prakarsa “Video Paus” itu dibuat oleh Worldwide Prayer Network of the Apostleship of Prayer Paus guna membantu penyebaran ke seluruh dunia intensi-intensi bulanan Bapa Suci yang berkaitan dengan tantangan-tantangan yang dihadapi umat manusia.(pcp berdasarkan Vatican News)

2 Februari St. Bernardus dari Corbara

Mirifica.net - Jum, 02/02/2018 - 00:00

 

Keluarganya Bangsawan Montemarte, tapi Bernardus memutuskan meninggalkan itu semua untuk pergi bersama St. Petrus Nolasco untuk mendirikan Ordo Mercedarian. Bernardus menjadi master para novis yang memberikan teladan hidup cemerlang. Ia mati di Barcelona dan jenazahnya masih utuh sampai sekarang.

Sumber dan gambar: Anonim. 21 Februari 2008. Dalam santiebeati.it. Diakses pada 16 Januari 2018

Demi Bandara Buntu Kunik, Aktivis PMKRI Toraja Temui Anggota DPR RI - Kareba Toraja (Siaran Pers)

Google News - Kam, 01/02/2018 - 19:02

Kareba Toraja (Siaran Pers)

Demi Bandara Buntu Kunik, Aktivis PMKRI Toraja Temui Anggota DPR RI
Kareba Toraja (Siaran Pers)
KAREBATORAJA.COM, JAKARTA — Prihatin dengan kelanjutan pembangunan Bandar Udara Buntuk Kunik di Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, serta kondisi infrastruktur di Toraja, empat aktivis Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), menemui ...

Google News

Renungan Harian, Jumat: 02 Februari 2018, Luk. 2:22-40

Mirifica.net - Kam, 01/02/2018 - 19:00

IAPA sesungguhnya pemilik sah dari kehidupan kita? Diri sendiri atau orang lain? Tentu saja bukan dua-duanya. Tuhanlah pemilik tunggal dari kehidupan. Kita tak berhak untuk menggenggam atau mempertahankannya seakan-akan tidak akan pernah terlepas. Dengan menggenggam kehidupan untuk diri sendiri, kita tak bakal sanggup untuk mempersembahkan diri atau berkurban bagi orang lain.

Hari ini Gereja merayakan pesta Yesus dipersembahkan di kenisah. Tindakan Maria dan Yoseph mempersembahkan Yesus kepada Allah merupakan sebuah sikap iman yang patut diteladani oleh setiap orang Kristen.

Mereka paham bahwa Yesus bukanlah kepunyaan mereka, melainkan milik Allah. Maka, mereka mempersembahkan-Nya di kenisah. Kita pun diundang untuk senantiasa mempersembahkan diri dan segala yang kita miliki ke hadapan Tuhan. Mempersembahkan diri dan hidup kepada Tuhan menjadi sebuah tuntutan mendasar dari pilihan dan panggilan kita sebagai orang Kristen.

Ya Allah, bantulah aku untuk melepaskan segala sesuatu yang mengahalangiku untuk menemukan dan melaksanakan kehendak-Mu, sehingga aku pantas dan layak menjadi persembahan-Mu. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2018, Penerbit OBOR Indonesia

Pemerintah Harus Melindungi Minoritas Keagamaan di Jogja! - Tribunnews

Google News - Kam, 01/02/2018 - 17:10

Tribunnews

Pemerintah Harus Melindungi Minoritas Keagamaan di Jogja!
Tribunnews
COM, JAKARTA - Sebagaimana jamak diketahui publik, telah terjadi pembubaran acara bakti sosial yang diselenggarakan Gereja Katolik St Paulus Pringgolayan, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin (29/1/2018) oleh 50-an orang ...

Pelita Hati: 02.02.2018 – Mempersembahkan Hidup

Sesawi.Net - Kam, 01/02/2018 - 17:00
Bacaan Lukas 2:22-40 Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: “Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah”,  dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung […]

Paus Tinjau Perombakan Uskup di Cina

UCANews - Kam, 01/02/2018 - 16:58

Paus Fransiskus telah berjanji untuk meninjau kasus dua uskup Cina yang diakui yang diminta oleh Tahta Suci untuk mundur dan untuk memberi peluang bagi uskup yang tidak diakui.

Pada 12 Januari lalu, Kardinal Joseph Zen Ze-kiun dari Hong Kong berkunjung ke Roma untuk melakukan audiensi pribadi dengan Paus setelah kasus tersebut menimbulkan kegaduhan di Cina.

Uskup Shantou Mgr Zhuang Jianjian, 88, dan Uskup Mindong Mgr Vincent Guo Xijin, 59, diminta untuk mundur. Keduanya diakui oleh Takhta Suci.

Uskup Zhuang diminta untuk memberi peluang kepada uskup yang tidak diakui – Uskup Huang Bingzhang dari Shantou. Uskup Bingzhang kini berusia 51 tahun dan telah diekskomunikasi.

Sementara itu, Uskup Guo diminta memberi peluang kepada Uskup Zhan Silu dari Mindong. Uskup Silu kini berusia 57 tahun dan pernah mendapat sanksi dari pemerintah. Uskup Silu ditahbiskan secara tidak sah.

Menanggapi pertanyaan banyak media, Kardinal Zen menulis sebuah blog yang dipublikasikan pada 29 Januari lalu. Dalam blog ini, ia menceritakan seluruh kisah tersebut dan menjelaskan pandangannya.

Ia menulis bahwa ia pergi ke Roma setelah ada permintaan dari Uskup Zhuang “untuk menyampaikan kepada Bapa Suci jawabannya atas pesan yang disampaikan kepadanya melalui sebuah delegasi Vatikan di Beijing.”

Menurutnya, ia berhasil menyampaikan “kekhawatiran umat Katolik di Cina kepada Bapa Suci” dan meminta Bapa Suci untuk meninjau persoalan itu.

“Bapa Suci mengatakan: ‘Ya, saya minta mereka (Takhta Suci) untuk tidak menciptakan kasus Mindszenty lagi,” kata Kardinal Zen.

“Saya kira ini sangat penting dan pas bagi Bapa Suci untuk menyinggung sejarah Kardinal Jozsef Mindszenty, satu dari pahlawan iman kita,” lanjutnya.

Mindszenty adalah kardinal Hungaria di bawah persekusi komunis.

Setelah dihukum penjara seumur hidup tahun 1949, ia dibebaskan saat Revolusi Hungaria 1956 dan diberi suaka oleh kedutaan besar Amerika Serikat di Budapest. Di sini ia menghabiskan waktu selama 15 tahun.

Di bawah tekanan pemerintah, ia diminta oleh Tahta Suci untuk meninggalkan Hungaria tahun 1971. Penggantinya pun segera ditunjuk sesuai dengan keinginan pemerintah komunis.

Oktober lalu, Uskup Zhuang dihubungi oleh Takhta Suci dan meminta bantuan Kardinal Zen. Kardinal Zen mengirimkan surat yang ditulis Uskup Zhuang kepada prefek Kongregasi untuk Evangelisasi Bangsa-Bangsa. Tembusannya disampaikan kepada Bapa Suci.

Saat itu, Uskup Agung Savio Hon Tai Fai masih berada di Roma dan membawa kedua kasus di Shantou dan Mindong kepada Bapa Suci. Bapa Suci terkejut dan berjanji akan meninjau persoalan itu.

Menurut media Katolik, Uskup Zhuang dipaksa pergi ke Beijing pada Desember 2017 untuk menemui sebuah delegasi Vatikan yang dipimpin oleh “seorang prelatus asing berkedudukan tinggi.” Ia diminta mengundurkan diri dan menyerahkan keuskupannya kepada Uskup Huang.

Menurut Asia News, Uskup Guo ditahan oleh pemerintah selama sebulan pada awal Pekan Suci tahun lalu dan diminta menandatangani sebuah dokumen yang menyatakan bahwa ia “secara sukarela” mengajukan penurunan pangkat sebagai syarat baginya agar diakui oleh pemerintah.

Kardinal Zen menekankan bahwa “masalahnya bukan pengunduran diri kedua uskup yang sah itu, tapi permintaan untuk memberi peluang kepada uskup yang tidak diakui dan bahkan diekskomunikasi.”

Dalam kasus Mindong, uskup yang sah meminpin 90 persen dari jumlah umat Katolik di keuskupan itu.

Kardinal Zen mengaku pesimis tentang situasi Gereja di Cina. Namun rasa pesimis ini berdasarkan pada pengalaman yang dialaminya selama ini terkait “perbudakan dan pelecehan yang mengorbankan saudara-saudara uskup kita” di negara itu.

Ia mengatakan “menurut informasi terkini, tidak ada alasan untuk mengubah pandangan pesimis” karena pemerintah komunis tengah membuat aturan baru yang lebih ketat dan membatasi kebebasan beragama dan “sejak 1 Februari kehadiran umat Katolik dalam Misa di gereja bawah tanah tidak lagi ditoleransi.”

“Adakah sesuatu yang benar-benar ‘mutual’ dengan rezim totaliter? tanya Kardinal Zen. “Apakah Anda bisa membayangkan kesamaan antara St. Yosef dan Raja Herodes?”

Seorang umat Katolik dari gereja terbuka mengatakan kepada ucanews.com bahwa kesan pertama ketika berita tentang perombakan uskup itu menyebar di internet adalah bahwa seseorang di Tahta Suci disuap oleh Cina dan “sekarang apa yang ditulis oleh Kardinal Zen membuktikan bahwa Paus tidak ingin hal itu terjadi.”

“Saat ini, gereja-geraja di Cina hendaknya melakukan upaya bersama untuk mempertahankan persatuan dengan Gereja universal meskipun Cina dan Vatikan belum menjalin hubungan diplomatik,” katanya.

 

Merokok

Sesawi.Net - Kam, 01/02/2018 - 16:09

Brevir Sore: Kamis, 1 Februari 2018 Pekan Biasa IV – O PEKAN IV – HARI BIASA (H)

Mirifica.net - Kam, 01/02/2018 - 16:00

PEMBUKAAN
P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.
U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Alleluya.

MADAH

Yesus Kristus Putra Bapa
Yang menjadi manusia
Kaulah cahaya dunia
Yang mencerahkan semua.

Bila semuanya lenyap
Engkau akan tinggal tetap
Bila segalanya musnah
Engkau tetap berkuasa.

Bila fajar tampil lagi
Terbit hari yang abadi
Kau meraja selamanya
Berjaya bersama Bapa. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon
Tuhanlah pengasih dan pembelaku, kepadaNya aku berharap.

Mazmur 143 (144) – I

Terpujilah Tuhan, pelindungku,*
yang mengajar tanganku bertempur dan lenganku berperang.

Dialah pengasih dan pembelaku,*
Dialah benteng dan pembebasku.

Dialah panglimaku, padaNya aku berharap,*
Dialah yang menundukkan para bangsa kepadaku.

Ya Tuhan, apakah manusia, sehingga Kauperhatikan,*
siapakah dia, sehingga Kaupelihara?

Manusia sesungguhnya angin belaka,*
hari hidupnya laksana bayang berlalu.

Ya Tuhan, bungkukkanlah langitMu dan turunlah,*
sentuhlah gunung-gemunung, sehingga berasap.

Lontarkanlah kilatMu dan cerai-beraikanlah musuh,*
lepaskanlah panahMu dan kacau-balaukan mereka.

Ulurkanlah tanganMu dari surga,†
tariklah dan lepaskan daku dari banjir,*
dan dari tangan orang asing.

Mereka membualkan fitnah dan dusta,*
dan mengangkat tangan untuk bersumpah palsu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Tuhanlah pengasih dan pembelaku, kepadaNya aku berharap.

Antifon
Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan.

Mazmur 143 (144) – II

Ya Allah, aku hendak melagukan nyanyian baru bagiMu,*
dan bermazmur bagiMu dengan iringan kecapi.

Sebab Engkaulah yang memberikan kemenangan kepada rajaMu,*
Engkaulah yang membebaskan Daud, hambaMu.

Luputkanlah aku dari pedang orang jahat,*
lepaskanlah aku dari tangan orang asing.

Mereka membualkan fitnah dan dusta,*
dan mengangkat tangan untuk bersumpah palsu.

Semoga para pemuda kita diberkati,*
tumbuh gagah bagaikan pohon pada masa mudanya.

Semoga para pemudi kita langsing bagaikan tiang berukir,*
bagaikan tiang hiasan istana.

Semoga lumbung kita penuh,*
berlimpahkan hasil bumi beraneka ragam.

Semoga domba kita berkembang biak beribu-ribu,†
bahkan berjuta-juta di padang kita,*
semoga ternak kita segar dan makmur semuanya.

Semoga tiada serbuan, tiada pula pembuangan,*
semoga tiada ratap tangis di kampung halaman kita.

Berbagialah bangsa yang demikian adanya,*
berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Berbahagialah bangsa yang Allahnya ialah Tuhan.

Antifon
Sekarang telah tiba keselamatan, kekuatan dan pemerintahan Allah kita.

Why 11,17-18;12,10-12

Kami mengucap syukur kepadaMu, ya Tuhan,*
Allah yang mahakuasa, yang ada dahulu dan sekarang.

Sebab Engkau telah memangku kekuasaanMu yang besar,*
dan mulai memerintah sebagai raja.

Semua bangsa marah,†
maka tibalah kemurkaanMu,*
tibalah saat orang mati dihakimi.

Dan tibalah saat memberi ganjaran kepada para hambaMu,†
yaitu para nabi, para kudus dan semua orang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Sekarang telah tiba keselamatan,†
kekuatan dan pemerintahan Allah kita,*
telah tiba kekuasaan raja yang diurapiNya.

Karena si pendakwa, saudara-saudara kita telah dijatuhkan,*
yang mendakwa mereka siang malam di hadapan Allah kita.

Tetapi mereka mengalahkan dia berkat darah Anakdomba,*
dan berkat kesaksian mereka.

Mereka tidak segan-segan mempertaruhkan nyawanya,*
oleh karena itu bersukacitalah, hai surga dan para penghuninya.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Sekarang telah tiba keselamatan, kekuatan dan pemerintahan Allah kita.

BACAAN SINGKAT
(lh. Kol 1,23)

Hendaklah kamu bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang. Jangan kamu menyimpang dari pengharapan Ijil yang telah kamu dengar, dan yang telah diwartakan kepada semua makhluk yang ada di bawah kolong langit.

Lagu Singkat

P: Tuhanlah gembalaku,* Aku takkan berkekurangan.
U: Tuhanlah gembalaku,* Aku takkan berkekurangan.
P: Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau.
U: Aku takkan berkekurangan.
P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U: Tuhanlah gembalaku,* Aku takkan berkekurangan.

Antifon Kidung
Tuhan memuaskan orang yang lapar akan keadilan dan melimpahi mereka dengan kebaikan.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon Kidung
Tuhan memuaskan orang yang lapar akan keadilan dan melimpahi mereka dengan kebaikan.

Doa Permohonan

Kristuslah cahaya para bangsa dan kesukaan setiap makhluk. Marilah kita dengan gembira memanjatkan doa dan berkata:
U: Berilah terang, damai dan sejahtera, ya Tuhan.

Cahaya abadi dan sabda Bapa, Engkau datang menyelamatkan semua orang,* bimbinglah para calon baptis kami dan terangilah mereka.

Janganlah memperhatikan kejahatan kami, ya Tuihan,* sebab Engkau murah hati dan berbelaskasih.

Engkau memberi manusia kecakapan untuk menyelidiki rahasia alam guna mengatur dunia,* semoga ilmu dan karya manusia memuliakan Dikau dan membahagiakan semua orang.

Lindungilah mereka yang membaktikan diri demi kepentingan sadudara-saudaranya,* agar mereka bebas dan tanpa gangguan dapat menjalankan keryanya.

Tuhan, ingalah semua orang yang meninggal dengan harapan akan bangkit lagi,* dan hantarkanlah mereka kepada terang cahayaMu.

BAPA KAMI
Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini.
Dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP
Ya Tuhan, sambutlah dengan rela ibadat sore kami ini. Semoga kami mengikuti jejak PuteraMu, berbuat baik dengan sabar dan tekun serta menghasilkan buah berlimpah. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Sumber : Ibadat Harian Komisi Liturgi KWI

Setelah beberapa dekade tanpa tahbisan, seorang pemuda Belanda ditahbiskan diakon Dominikan

Pen@ Katolik - Kam, 01/02/2018 - 15:21

Setelah beberapa dekade tanpa tahbisan, terjadilah tahbisan pertama atas seorang pemuda dari Ordo Dominikan (OP) Provinsi Belanda. Tahbisan diakon itu diterima oleh Frater Richard Steenvoorde OP di Blackfriars, Oxford, tanggal 21 Januari 2018. Uskup Auksilier Birmingham Mgr William Kenney yang memimpin pentahbisan itu menekankan dalam homilinya bahwa seorang diakon, pertama dan terutama,  dipanggil untuk melayani umat Allah, “untuk meneladani Kristus yang datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani.” Diakon Richard adalah salah satu dari sejumlah panggilan baru-baru ini untuk Dominikan di Belanda. Kerja sama antarprovinsi Dominikan memungkinkan frater-frater dari Belanda menjalani tahun novisiat di Cambridge bersama para frater Provinsi Inggris. (pcp berdasarkan http://www.op.org/)

Bagaimana Gereja mengungkapkan iman trinitarisnya?

Pen@ Katolik - Kam, 01/02/2018 - 15:05

KATEKISMUS GEREJA KATOLIK

48. Bagaimana Gereja mengungkapkan iman trinitarisnya?

Gereja mengungkapkan iman trinitarisnya dengan percaya kepada keesaan Allah yang dalam-Nya terdapat tiga Pribadi, Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Ketiga Pribadi ilahi ini hanya satu Allah karena masing-masing memiliki secara setara kepenuhan kodrat ilahi yang satu dan tak terbagi. Mereka berbeda satu sama lain karena relasi yang menghubungkan mereka satu sama lain. Bapa melahirkan Putra, Putra dilahirkan oleh Bapa, Roh Kudus keluar dari Bapa dan Putra.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 249-256, 266

49. Bagaimana ketiga Pribadi Ilahi ini bekerja?

Tidak terpisahkan dalam satu hakikat, ketiga Pribadi Ilahi ini juga tidak terpisahkan dalam aktivitas mereka. Tritunggal mempunyai satu tindakan yang satu dan sama. Namun di dalam tindakan yang satu ini, setiap Pribadi hadir menurut cara adanya yang khas baginya di dalam Tritunggal.

”Ya Allahku, Tritunggal yang kusembah …

berilah damai di dalam jiwaku;

jadikanlah ini surga-Mu, tempat tinggal-Mu yang tercinta

dan tempat istirahat-Mu.

Semoga aku tak pernah meninggalkan-Mu,

tetapi tetap tinggal di situ, seluruhnya dan seutuhnya,

siap sedia di dalam imanku, sepenuhnya memuja-Mu,

dan sepenuhnya menyerahkan diriku kepada tindakan kreatif-Mu”

(Elizabet dari Tritunggal)

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 257-260, 267

Gereja di Pakistan akan Dipersenjatai

UCANews - Kam, 01/02/2018 - 15:05

Pemerintah Propinsi Balochistan di Pakistan berencana mengeluarkan izin kepemilikan senjata untuk gereja-gereja di wilayah itu. Pemerintah juga telah menyumbang jutaan rupee untuk sebuah gereja Metodis guna mendukung para korban dan keluarga bom bunuh diri yang menewaskan sembilan umat Kristiani yang tengah beribadah Desember lalu.

Pada 24 Januari lalu, pemerintah propinsi memberitahu seluruh 41 gereja di Quetta, ibukota propinsi, agar menyeleksi relawan keamanan untuk mengikuti pelatihan keamanan di bawah Direktorat Keamanan Sipil.

Pemberitahuan tersebut dikeluarkan menyusul pertemuan antara Forum Implementasi Hak Minoritas (FIHM) dan sejumlah pejabat serta aparat polisi di Quetta minggu lalu.

“Departemen Dalam Negeri Balochistan akan mengeluarkan ijin kepemilikan senjata atas nama gereja-gereja,” kata Ketua FIHM Samuel Pyara kepada ucanews.com.

“Hal ini juga memungkinkan sebuah satuan khusus yang terdiri atas para relawan untuk membantu polisi setempat ketika ada ibadah. Kami akan membentuk sebuah komite untuk memantau perkembangannya dan menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh para korban ledakan,” lanjutnya.

Departemen Dalam Negeri dan Warga Suku dari pemerintah propinsi juga mengalokasikan dana sebesar 26,4 juta rupee atau sekitar 239.000 dolar AS untuk Gereja Metodis Memorial Bethel di Quetta sebagai ganti rugi para korban ledakan bom yang terjadi 17 Desember di gereja itu.

Sebelumnya, Kementerian Federal Agama dan Kerukunan Lintas-Iman mengumumkan bahwa kementerian akan mengalokasikan 5 juta rupee untuk membantu renovasi setelah delegasi pemerintah mengunjungi gedung gereja itu akhir tahun lalu.

“Proses yang rumit dari pemerintah dan koordinasi yang lamban antara berbagai departemen merupakan hambatan besar (bagi langkah keamanan yang baru tersebut),” kata Pyara.

“Baik polisi maupun pejabat rumah sakit telah menyampaikan daftar korban atau penilaian kerugian kepada wakil komisioner Quetta. Kami harus meyakinkan mereka untuk mempercepat persoalan itu,” lanjutnya.

Sekitar 30 orang yang mengalami luka-luka akibat ledakan itu masih menjalani perawatan, kata sejumlah pejabat.

Simon Bashir, seorang pendeta dari gereja yang dibom, berada di Karachi minggu ini untuk mengunjungi seorang gadis berusia 16 tahun yang akan menjalani operasi mata dan janggut.

“Kami secara literal mengejar para pasien di sejumlah rumah sakit. Orang, bukan bangunan, adalah prioritas kami saat ini. (Para korban) tidak puas dengan pelayanan di rumah sakit pemerintah,” katanya.

“Sedikitnya empat pasien menderita luka-luka di bagian paha dan perlu menjalani operasi. Seorang wanita berusia 30 tahun menderita amnesia akibat luka di kepala,” lanjutnya.

Ia juga prihatin tentang orang-orang yang mengeksploitasi serangan itu.

“Saya mendapat telepon dari sebuah kedutaan besar di Islamabad terkait seorang anggota parlemen beragama Kristiani yang tengah mengumpulkan dana atas nama kami. Namun saya belum pernah merekomendasikan atau memberi wewenang kepada siapa pun untuk melakukannya,” katanya.

“Aksi korupsi atas nama mereka yang menderita semacam itu tercela,” katanya.

 

Caritas Berikan Tempat Berlindung bagi Pengungsi Akibat Letusan Gunung Mayon

UCANews - Kam, 01/02/2018 - 13:14

Aksi sosial konferensi  wali Gereja Filipina mendirikan tenda –tenda  darurat  bagi para pengungsi  letusan gunung berapi di sebuah provinsi yang berjarak  330 kilometer selatan Manila.

Per 31 Januari, pihak berwenang mengatakan 23.250 keluarga atau 89.828 orang di 61 desa di provinsi Albay terkena dampak letusan Gunung Mayon.

Kementrian  kesejahteraan sosial  mengatakan 72.972 orang mencari tempat penampungan sementara di 76 pusat evakuasi sementara 11.993 orang tinggal dengan keluarga di daerah terdekat.

Berdasarkan  “penilaian kebutuhan cepat” yang dilakukan oleh Caritas Filipina menekankan hal yang paling mendesak untuk mengurangi tempat penampungan yang penuh sesak.

“Kebutuhan mendesak di  tempat pengungsian sementara untuk meringankan beban hidup mereka,” kata Pastor Rex Arjona, direktur aksi sosial Keuskupan Legazpi.

Imam tersebut mengatakan bahwa ruang kelas di sekolah umum yang dirancang untuk menampung 40 murid sekarang dipenuhi oleh 90 pengungsi. “Ini tidak kondusif terutama bagi yang rentan ,” kata Pastor Arjona.

“Ada masalah dengan ketersediaan kamar kecil,” katanya, menambahkan bahwa hingga 70 orang menggunakan satu toilet di pusat evakuasi.

Jing Rey Henderson, juru bicara Caritas Filipina, mengatakan bahwa organisasi tersebut akan memindahkan 500 keluarga pertama dalam waktu dua minggu ini.

Dia mengatakan Caritas sudah berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk mengidentifikasi lokasi tempat tenda darurat, yang memiliki sanitasi, drainase, dan sistem air minum,yang  akan dibangun.

“Ini adalah prototipe dari jenis kamp evakuasi yang harus kita bangun,” kata Henderson, menambahkan bahwa Caritas bermitra dengan organisasi berbasis agama lainnya dalam proyek tersebut.

Catholic Relief Services akan membangun sistem drainase dan air.

Pastor Edwin Gariguez, sekretaris eksekutif kantor aksi sosial konferensi Wali Gereja Filipina, mengatakan bahwa kantornya terus mengkoordinasikan dengan semua pihak  untuk mencegah duplikasi distribusi bantuan.

“Ada cukup bantuan makanan sekarang, itulah sebabnya Caritas fokus pada tempat penampungan sementara,” katanya kepada ucanews.com.

Gunung Mayon adalah yang paling aktif dari 22 gunung berapi di negara ini. Pada tahun 1814, letusan dasyat magmanya  mengubur kota Cagsawa dan menewaskan sekitar 1.200 orang.

 

13 PTS Anggota APTIK Pengabdian di Gunungkidul - Radar Jogja

Google News - Kam, 01/02/2018 - 11:51

Radar Jogja

13 PTS Anggota APTIK Pengabdian di Gunungkidul
Radar Jogja
Ke-13 PTS anggota APTIK itu adalah Universitas De Lasalle Manado, Stikes Stella Maris Makassar, Universitas Atma Jaya Makassar, Universitas Widya Mandala Surabaya, Universitas Dharma Cendika Sidoarjo, Universitas Widya Karya Malang, Universitas Widya ...

13 PTS Anggota APTIK Pengabdian di Gunungkidul - Radar Jogja

Google News - Kam, 01/02/2018 - 11:51

13 PTS Anggota APTIK Pengabdian di Gunungkidul
Radar Jogja
Ke-13 PTS anggota APTIK itu adalah Universitas De Lasalle Manado, Stikes Stella Maris Makassar, Universitas Atma Jaya Makassar, Universitas Widya Mandala Surabaya, Universitas Dharma Cendika Sidoarjo, Universitas Widya Karya Malang, Universitas Widya ...

India dan Penduduk Muslim Terbesar di Dunia - Republika Online

Google News - Kam, 01/02/2018 - 11:20

India dan Penduduk Muslim Terbesar di Dunia
Republika Online
Selebihnya menganut agama Protestan, Katolik, Budha, Jainisme, Sikh, dan Yahudi. Sampai saat ini, Indonesia boleh berbangga sebagai negara dengan populasi umat Islam terbanyak sedunia. Padahal, NKRI tidak mengambil bentuk negara agama, melainkan negara ...

and more »Google News

Halaman

Subscribe to Unio Indonesia agregator