Berita dan Event

Keuskupan Palangka Raya bersinode agar punya dasar dan data umat untuk berpastoral

Pen@ Katolik - Rab, 23/05/2018 - 19:55
Mgr Sutrisnaatmaka saat tahbisan imam Pastor Yohanes Benyamin Wedu MSF di Paroki Raja Semesta Alam Nanga Bulik, Keuskupan Palangka Raya. Foto Cyril Us

Dalam rangkaian 25 tahun berdirinya, Keuskupan Palangka Raya melakukan Sinode I di Aula Magna Wisma Unio Keuskupan Palangka Raya, 22 Mei 2018, yang dihadiri sekitar 150 peserta. Menurut Uskup Palangka Raya Mgr Aloysius Sutrisnaatmaka MSF yang membuka sinode itu, umat keuskupan itu akan membahas pendataan umat agar memiliki dasar yang kuat untuk berpastoral dan melayani umat dengan metode yang dipertanggungjawabkan.

Sinode bertema “Gereja Palangka Raya yang Mandiri, Misioner dan Peduli Lingkungan Hidup” dan akan berlangsung hingga 27 Mei 2018 itu mengingatkan Pertemuan Pastores (perpas) Keuskupan Palangka Raya yang dilakukan untuk mempersiapkan sinode itu. PEN@ Katolik membaca dari media online keuskupan itu bahwa keuskupan itu mau bersyukur atas hadirnya 25 paroki dan 25 imam diosesan.

“Semuanya itu patut kita syukuri dalam pesta perak keuskupan. Demikian juga, peningkatan dalam hal kemandirian finansial semakin nampak. Dalam perkembangan beberapa tahun terakhir ini, jumlah paroki yang mandiri semakin banyak. Dari 25 paroki, tinggal 5 yang masih bersubsidi,” tulisnya.

Laporan itu juga menulis bahwa para peserta perpas sepakat untuk tidak mengundang narasumber sinode itu dari luar. “Kita tidak hanya memerlukan pembahasan yang sifatnya teoritis, tetapi juga pembahasan yang kontekstual yang bertolak dari situasi konkret keuskupan kita. Hal itu dapat dicapai dengan menghadirkan para narasumber yang mengetahui situasi lokal keuskupan,” tegas laporan 20 Februari 2018 itu.

Mgr Sutrisnaatmaka MSF berharap, seperti ditulis dalam laporan yang disebarkan oleh mirifica.net, agar sinode itu “menelurkan hasil yang bukan sekadar pemikiran, refleksi dan diskusi manusiawi, melainkan sungguh merupakan kehendak Allah melalui bimbingan Roh Kudus dan usaha keras bersama sebagai sarana melayani umat menuju kesejahteraan yang menyeluruh.”

Melihat perkembangan misi, baik dari segi kuantitas maupun kualitas, terus berlanjut di pedalaman Kalimantan Tengah, tulis sejarah Keuskupan Palangka Raya, Uskup Banjarmasin Mgr FX Prajasuta MSF berniat agar wilayah kegembalaannya dimekarkan menjadi dua keuskupan, yakni Keuskupan Banjarmasin dan Keuskupan Palangka Raya. “Tanggal 14 November 1992, surat permohonan perihal pemekaran keuskupan dikirim ke Tahta Suci. Tanggal 14 April 1993, Tahta Suci mengabulkan permohonan itu dan mengumumkannya secara resmi, sebagai tahun berdirinya Keuskupan Palangka Raya dengan wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dan mengangkat Mgr Julius Aloysius Husin MSF sebagai uskup pertama Keuskupan Palangka Raya. Pentahbisannya dilaksanakan di Palangka Raya tanggal 17 Oktober 1993,” tulis sejarah itu.(paul c pati)

Renungan Harian, Kamis: 24 Mei 2018

Mirifica.net - Rab, 23/05/2018 - 19:00
ITA pasti memiliki harta. Ada harta yang didapatkan dengan halal, ada juga yang diperoleh dengan merugikan orang lain. Kekayaan yang halal merupakan berkat Tuhan. Tapi kekayaan yang didapatkan dengan menindas orang kecil merupakan perampasan. Hal itu menimbulkan keluh kesah dari mereka yang tertindas. Teriakan mereka sampai ke telinga Tuhan. Menolong orang miskin sama dengan menolong …

Pelita Hati: 24.05.2018 – Militan dalam Beriman

Sesawi.Net - Rab, 23/05/2018 - 17:00
Bacaan Markus 9:41-50 Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke dalam laut. Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam […]

Presiden Duterte Klaim Imam yang Dibunuh Mengencani 8 Wanita

UCANews - Rab, 23/05/2018 - 16:35

Konferensi Waligereja Filipina (KWF) mengecam apa yang mereka sebut sebagai “rumor tidak berdasar dan sindiran keji” yang tengah diedarkan oleh Presiden Rodrigo Duterte tentang motif pembunuhan terhadap seorang imam di bagian utara negara itu.

Pastor Mark Anthony Ventura, 37, ditembak mati setelah memimpin Misa di Kota Gattaran, Propinsi Cagayan, pada 29 April.

Menurut polisi, seorang laki-laki bersenjata api menembak imam itu dua kali saat ia memberkati anak-anak pada perayaan Misa.

Pada 20 Mei, Presiden Duterte mengeluarkan sebuah daftar perselingkuhan gelap yang diduga melibatkan imam itu. Berjudul “Possible Motive (Love Triangle)” atau Kemungkinan Motif (Cinta Segitiga), daftar itu memuat sebuah gambar yang memperlihatkan Pastor Ventura dan delapan wanita.

Presiden Duterte mengatakan para wanita itu adalah istri wakil walikota, polisi, tentara dan pengusaha. Salah seorang suami bisa saja merupakan dalang dari pembunuhan itu.

“Bagaimana kamu tidak mati,” kata Presiden Duterte sambil memperlihatkan gambar pertemuan di Propinsi Cebu itu. “Kamu berhubungan dengan istri polisi, istri wakil walikota, kamu pasti akan mati.”

Uskup Kalookan Mgr Pablo Virgilio David mengecam komentar Presiden Duterte dan mengatakan Pastor Ventura dibunuh “dua kali” setelah sindiran Presiden Duterte yang mengatakan bahwa imam itu berselingkuh dengan delapan wanita.

Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada para imam di keuskupannya, Uskup David mengatakan “menyakitkan bagi saya untuk mengatakan bahwa Pastor Ventura dibunuh dua kali … oleh pejabat tertinggi di negeri ini.”

Prelatus itu meminta para imam untuk membunyikan lonceng gereja mulai 23 Mei hingga 31 Mei “untuk mengajak umat agar berdoa bagi pembunuhan kedua (terhadap Pastor Ventura).”

Uskup David juga mengingatkan para imam dan umat Katolik agar mendukung imbauan Kardinal Luis Antonio Tagle dari Manila untuk melawan “berita bohong.”

Dalam sebuah surat pernyataan, Uskup Agung Lingayen-Dagupan Mgr Socrates Villegas, mantan ketua KWF, mengingatkan akan “kekuatan anti-Kristen” yang tengah mengoyak nilai-nilai Katolik.

Menurut prelatus itu, penyebaran “berita bohong,” pembunuhan para pengedar narkoba dan kekasaran adalah “penyakit sosial yang perlahan-lahan memakan jiwa nasional.”

Ia mengatakan bahasa vulgar yang digunakan oleh Presiden Duterte telah menodai perempuan di negara itu.

“Amarah bisa saja dibenarkan secara moral, tetapi dalam beberapa bulan terakhir amarah telah kehilangan nilai kebenarannya,” katanya.

Ia pun mengecam penggunaan kata “kekasaran … untuk mengejek kenangan orang yang tewas dibunuh, memfitnah orang beriman yang tidak bisa membela dirinya sendiri, menyebarkan gosip tentang orang yang telah meninggal, menambah kepedihan bagi mereka yang berduka atas kepergian orang yang dikasihi.”

“Apakah pembunuhan bisa dimaafkan karena imoralitas yang tidak terbukti dari orang yang meninggal? Cukup,” katanya.

Uskup Agung Tuguegarao Mgr Utleg mengatakan ia akan terus berharap dan berdoa agar kebenaran muncul sehingga kadilan bagi Pastor Ventura bisa terpenuhi.

“Kami tidak ingin berspekulasi tentang latar belakang pembunuhannya,” kata prelatus itu, seraya menambahkan bahwa ia percaya otoritas “dengan sepenuh hati menjalankan tugas mereka.”

“Kami juga tidak ingin investigasi dikacaukan oleh penyebaran rumor tidak berdasar dan sindiran keji,” lanjutnya.

“Kami ingin mereka sukses, mendapat bukti yang kuat, menangkap pembunuh dan dalangnya,” katanya.

Uskup Agung Utleg menekankan bahwa Pastor Ventura adalah “orang yang sangat penyayang, simpatis dan dekat dengan banyak orang kaya dan miskin, laki-laki dan perempuan, muda dan tua.”

 

RIP Br. WJ Widodo Widjajanto FIC

Sesawi.Net - Rab, 23/05/2018 - 16:03
KABAR duka kali ini datang dari Kongregasi Bruder FIC. Dari Sr. Priska PI di Semarang, Redaksi menerima kabar lelayu sebagai berikut. Telah meninggal dunia di RS St. Elisabeth Semarang, Rabu tanggal 23 Mei 2018 pkl. 01.58: Br. William Joseph Widodo Widjajanto FIC, anggota Komunitas FIC di Ainaro, Timor Leste. Misa requiem berlangsung di Kapel Bruderan […]

Brevir Sore, Rabu: 23 Mei 2018 Pekan Biasa IX – O PEKAN I – HARI BIASA

Mirifica.net - Rab, 23/05/2018 - 16:00
PEMBUKAAN P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku. U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu. Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya. MADAH Pada waktu senja ini Malam mulai mendekat Kami menyerahkan diri Penuh pasrah dan hormat KepadaMu Bapa kami Sumber segala rahmat. Kami bersyukur padaMu Atas …

Seruan Keadilan Bagi Ribuan Warga Suku Tamil yang Hilang

UCANews - Rab, 23/05/2018 - 15:52

Sebuah seruan dibuat untuk mendorong agar tanggal 18 Mei diperingati setiap tahun sebagai Hari Genosida Warga Suku Tamil dan agar komunitas internasional menjamin keadilan bagi minoritas etnis di Sri Lanka itu.

Pemerintah Sri Lanka menyatakan bahwa perang sipil separatis – yang dimulai pada 1983 menyusul pembunuhan terhadap pemimpin Pembebasan Macan Tamil Eelam Velupillai Prabhakaran – berakhir pada Mei 2009.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), perang sipil tersebut menewaskan sedikitnya 40.000 warga sipil hanya pada hari-hari terakhir dan puluhan ribu lainnya, banyak diantaranya ditahan oleh militer, masih dinyatakan hilang.

Amnesty International meminta pemerintah untuk memberi data dan informasi detil tentang warga Suku Tamil yang menyerah kepada militer pemerintah pada 18 Mei 2009.

Pada 18 Mei tahun ini, ribuan warga Suku Tamil dan Suku Sinhala menghadiri upacara peringatan.

Seorang imam dan pejuang hak warga Suku Tamil, Pastor Jeyabalan Croos, mengatakan keluarga dari orang hilang, tahanan politik dan korban konflik lahan masih menderita. Ia mengimbau agar penyelidikan internasional dilakukan terhadap penderitaan mereka.

Militer Sri Lanka hendaknya ditarik mundur dari wilayah warga Suku Tamil karena tanggal 18 Mei diakui sebagai Hari Genosida Warga Suku Tamil, lanjutnya.

Dr. Jehan Perera, seorang pengamat politik dan pembela hak asasi manusia (HAM), mengatakan tahun ini merupakan tahun pertama di mana berbagai kegiatan politik diadakan pada 18 Mei sejak berakhirnya perang sipil.

Hal ini signifikan dari perspektif rekonsiliasi, katanya. Pemerintah tidak berupaya menghalangi berbagai kegiatan politik dan publik yang diadakan oleh warga negara dan partai politik di bagian utara negara itu.

Sebelumnya, hanya perayaan keagamaan umum yang boleh diadakan pada hari ini.

Kedua belah pihak dituduh melakukan pelanggaran HAM berat selama konflik berlangsung.

Militer mengatakan 23.962 tentara Angkatan Darat, 2.598 polisi, 1.160 tentara Angkatan Laut, 443 tentara Angkatan Udara dan 456 karyawan Departemen Keamanan Sipil terbunuh.

Jumlah total orang yang meninggal dunia diperkirakan lebih dari 100.000.

Pada hari yang sama, sekitar 15 imam dan biarawati mengenang kematian Pastor Mariampillai Sarathjeevan, seorang imam yang meninggal akibat serangan jantung saat memimpin pengungsi keluar dari wilayah konflik pada hari terakhir perang.

Sedikitnya 10 imam terbunuh dan tiga lainnya hilang selama perang berlangsung.

 

Begini Harapan Walikota Kupang Terhadap Empat Kontingen - Pos Kupang

Google News - Rab, 23/05/2018 - 13:49

Pos Kupang

Begini Harapan Walikota Kupang Terhadap Empat Kontingen
Pos Kupang
Pesparani merupakan suatu even bagi umat Katolik di Indonesia dalam rangka membina kerukunan dan persaudaraan di antara umat beragama dan masyarakat. Terutama kaum muda agar akar nilai-nilai budaya bangsa tetap terjaga dalam bangsa yang ...
NTT Seleksi Duta Pesparani Menuju ke Tingkat Nasional di AmbonSuara Pembaruan

all 12 news articles »

Duta Vatikan Baru untuk Vietnam dan Singapura

UCANews - Rab, 23/05/2018 - 13:35

Seorang diplomat Polandia telah ditunjuk sebagai Duta Besar Vatikan untuk Vietnam dan Singapura, mengakhiri delapan bulan lowongan untuk kedua negara itu.

Pada 21 Mei, Paus Fransiskus mengangkat Uskup Agung Marek Zalewski sebagai Duta Besar Vatikan untuk  Singapura dan wakil non-residen dari Takhta Suci untuk Vietnam, Uskup Agung Joseph Nguyen Chi Linh, ketua Konferensi Waligereja Vietnam, mengumumkan pengangkatan tersebut.

“Kita patut bersyukur kepada Tuhan, melalui perwakilan Takhta Suci, untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi Gereja Katolik di Vietnam, di mana kebebasan beragama terus dibatasi, untuk tetap berada dalam persekutuan erat dengan Paus, pejabat Vatikan dan Gereja di seluruh dunia,” kata Uskup Agung Linh.

Lahir  tahun 1963 di Augustow, Polandia, Uskup Agung Zalewski ditahbiskan menjadi imam  tahun 1989. Ia menerima gelar doktor dalam bidang hukum kanonik dari Universitas Kepausan Gregorian Roma  tahun 1995 dan belajar mata kuliah diplomatik. Dia dapat berbicara banyak bahasa termasuk bahasa Polandia, Italia, Inggris, Perancis, Jerman dan Spanyol.

Sebelum pengangkatannya baru-baru ini, Uskup Agung Zalewski menjabat sebagai nuncio apostolik untuk Zimbabwe.

Dia akan menggantikan Uskup Agung  Leopoldo Girelli  di kedua negara itu. Uskup Agung Girelli, yang menjabat sebagai Duta Besar Vatikan pertama untuk Vietnam sejak negara itu bersatu kembali di bawah kekuasaan komunis  tahun 1975, diangkat menjadi Duta Besar Takhta Suci  bagi Israel, Siprus dan Palestina pada  September 2017.

Uskup Agung Linh meminta umat Katolik setempat  berdoa bagi Duta Besar yang baru diangkat untuk melakukan yang baik dalam misi barunya.

Dia menyatakan harapannya bahwa Uskup Agung Zalewski akan meningkatkan hubungan antara Vatikan dan Vietnam.

Prelatus itu juga mengatakan dia akan mengundang Duta Besar Vatikan yang baru untuk mengunjungi Vietnam secepatnya.

 

Tragedi Bom di Surabaya, Masyarakat Sintang Gelar Aksi 1000 Lilin untuk Duka di Surabaya - Tribun Pontianak

Google News - Rab, 23/05/2018 - 13:18

Tribun Pontianak

Tragedi Bom di Surabaya, Masyarakat Sintang Gelar Aksi 1000 Lilin untuk Duka di Surabaya
Tribun Pontianak
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin. TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Aksi Penyalaan 1000 Lilin digelar dalam rangka berbelasungkawa atas jatuhnya korban jiwa ledakan bom tiga gereja di Surabaya dan kejadian di Mako Brimob digelar ...

Google News

Selalu Ada Solusi

Sesawi.Net - Rab, 23/05/2018 - 12:07

Brevir Siang, Rabu: 23 Mei 2018 Pekan Biasa IX – O PEKAN I – HARI BIASA

Mirifica.net - Rab, 23/05/2018 - 10:00
PEMBUKAAN P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku. U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu. Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya MADAH Marilah kita bernyanyi Bagi penebus ilahi Dengan iman dan harapan Penuh cinta yang bertahan. Sambil mohon dibebaskan Dari tipu daya lawan Agar selalu setia …

Orang Kristen India Bersiap Menghadapi Pemilu

UCANews - Rab, 23/05/2018 - 10:00

Enam bulan sebelum pemilihan di tiga negara bagian India utara, para pemimpin Kristen telah berjanji  memilih partai politik yang menjamin perlindungan komunitas mereka dari diskriminasi dan pelecehan.

Kelompok Kristen Ekumenis Sarva Isai Mahasangh (Forum semua orang kristen) telah memutuskan untuk tidak mendukung partai-partai yang bekerja menentang  minoritas agama  dalam pemilihan federal dan negara bagian mendatang.

Negara-negara bagian – Madhya Pradesh, Rajasthan dan Chhattisgarh –  diperintah oleh Partai Bharatiya Janata (BJP) yang pro-Hindu,  menghadapi pemilu  pada  November dan Desember sementara masa jabatan Perdana Menteri BJP Narendra Modi akan berakhir pada Mei mendatang.

“Kami melewati periode yang sangat kritis dalam sejarah negara kami di mana orang-orang terpecah  atas garis kasta dan agama,” kata Uskup Agung Bhopal Mgr Leo Cornelio.

“Tren yang sangat berbahaya yang ada di negara ini adalah dirongrongnya prinsip-prinsip sekuler dalam konstitusi kita.”

Dia menambahkan: “Apa pun yang terjadi, kami akan melanjutkan misi kami melayani orang miskin dan yang membutuhkan.”

Uskup agung itu berada di antara sekitar 700 wakil Kristen dari sembilan negara bagian India utara yang menghadiri pertemuan 19 Mei di Bhopal untuk membahas “peningkatan mengkhawatirkan” dalam ketidaktoleranan terhadap kelompok agama minoritas.

Para pemimpin Kristen mengatakan kelompok Hindu ekstrim telah meningkatkan kekerasan terhadap orang Kristen dalam upaya mereka  menjadikan India sebagai negara  Hindu dengan dukungan dari BJP, yang mengendalikan sebagian besar pemerintah negara bagian di India utara.

Kasus sebelumnya, umat Islam telah dihukum gantung karena melanggar hukum perlindungan sapi, hewan yang dihormati oleh umat Hindu.

Para imam dibunuh dan orang-orang Kristen biasa diserang ketika mengadakan kegiatan peribadatan.

India mencatat 736 serangan terhadap orang Kristen tahun 2017, naik dari 348  tahun 2016, menurut data dari sebuah forum ekumenis, Persecution Relief.

Kelompok-kelompok Hindu juga diduga mengajukan gugatan kepada polisi yang tidak beralasan terhadap praktisi agama lain dengan mengklaim, antara lain, kasus hasutan dan menentang integrasi nasional serta menghina agama Hindu.

Para pakar yakin hasil pemilu negara bagian yang akan datang akan mempengaruhi pemilihan federal tahun depan.

Sementara umat Kristen hanya terdiri dari 2,3 persen dari 1,3 miliar penduduk India, suara mereka dapat membuat perbedaan ketika ada banyak partai politik yang bersaing.

 

Inilah sup yang dimakan politisi Swiss ketika berseteru - BBC Indonesia

Google News - Rab, 23/05/2018 - 09:16

Inilah sup yang dimakan politisi Swiss ketika berseteru
BBC Indonesia
Selama Reformasi Swiss di awal abad ke-16, Milchsuppestein menandai perbatasan yang bergejolak dan membagi garis antara wilayah-wilayah yang menentang Protestan -dan Katolik. Di sebelah utara adalah wilayah yang beragama Protestan di Zürich, ...

Google News

6 Kekeliruan Dalam Berdoa, Mana yang Pernah Kamu Lakukan?

Mirifica.net - Rab, 23/05/2018 - 07:29
MIRIFICA.NEWS, SIDIKALANG – Tidak ada manusia yang sempurna. Inilah peribahasa yang menggambarkan juga bagaimana cara hidup doa seseorang. Manusia kerap melakukan kesalahan dalam menjalankan peziarahan hidupnya, termasuk dalam berdoa. Katekismus Gereja Katolik mencatat enam kekeliruan umum yang dilakukan seseorang ketika berdoa. Geser ke samping gambar-gambar di bawah ini: Apakah kamu pernah melakukannya?

RIP Sr. Bernadetti OSF, Requiem dan Pemakaman Rabu (23/5)

Sesawi.Net - Rab, 23/05/2018 - 06:50
KABAR duka kali ini datang dari Kongregasi Suster Fransiskanes Semarang (OSF). Telah meninggal dunia di Banyumanik, Semarang, Selasa (22/5/18) pukul 19.00 WIB semalam: Sr. M. Bernadetti OSF. Pada hari Rabu (23/5) pukul 11.00 WIB ini akan berlangsung misa requiem di Kapel RS Elisabeth Semarang dan kemudian berlanjut dengan prosesi pemakaman di Ambarawa, Jateng. Requiescat in […]

Membaca Lukisan Tangan Tuhan di Bejana Iman Umat Paroki Halilulik – 100 Tahun Paroki Halilulik - Amorpost Berita Katolik (Siaran Pers) (Blog)

Berita Seminari Tinggi - Rab, 23/05/2018 - 05:52

Amorpost Berita Katolik (Siaran Pers) (Blog)

Membaca Lukisan Tangan Tuhan di Bejana Iman Umat Paroki Halilulik – 100 Tahun Paroki Halilulik
Amorpost Berita Katolik (Siaran Pers) (Blog)
Bahkan pada awal tahun 1950 ketika Seminari Menengah mau dibuka di Timor, Halilulik menjadi calon tempat berdirinya seminari itu. P. Regional Duffels SVD yang waktu itu tinggal di Halilulik bermaksud supaya Seminari itu berdiri di Halilulik, tetapi ...

Brevir Pagi, Rabu: 23 Mei 2018 Pekan Biasa IX – O PEKAN I – HARI BIASA

Mirifica.net - Rab, 23/05/2018 - 04:00
  PEMBUKAAN P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku. U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu. Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Seperti pada permulaan, sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin Alleluya. MADAH Mari kita putra terang Tampil maju dan berjuang Diresapi s’mangat Kristus Jadi abdi dengan tulus. Jangan lupa mohon Tuhan Agar kita diarahkan Pada …

Doa Perdamaian Umat Lintas Agama di Belanda untuk Indonesia ... - kumparan.com

Google News - Rab, 23/05/2018 - 02:39

kumparan.com

Doa Perdamaian Umat Lintas Agama di Belanda untuk Indonesia ...
kumparan.com
Masyarakat Indonesia di Belanda, terdiri dari unsur agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha, menggelar doa perdamaian bersama. Acara doa bersama ...
Masyarakat Indonesia di Belanda Gelar Doa Perdamaian - Tribun ...Tribun Pontianak
Masyarakat Indonesia di Belanda gelar doa perdamaian - ANTARA ...ANTARA
Warga RI di Belanda Gelar Doa Bersama untuk Korban TerorismeHarian Medan Bisnis - Membangun Indonesia yang Lebih Baik
info terbaru (Blog)
all 3 news articles »

Bausastra Jawa: Kidung Rubiyatmoko

Sesawi.Net - Rab, 23/05/2018 - 02:18
Dhandhanggula 1. Amrih manis Keuskupan iki Kalanira ari Tumpak Jenar, Maret tanggal wolulase, Tanapi warsanipun, Kalihewu pitulas nguni, Sanyata tinanggenah, Lenggah dhampar suwung, Rubiyatmoko silihnya, Kang tinuding Sri Paus Fransiskus yekti, Dados Uskup Semarang. 2. Rantamane upacara suci, Sukra Manis Mei ping sangalas, Kalihewu pitulase, Semarang kithanipun, Mapan Akademi Polisi, Ngaluhur sinengkakna, Jejuluk Monsinyur, Jubah […]

Halaman

Subscribe to Unio Indonesia agregator