Berita dan Event

Pemahaman Agama Indonesia tentang KB Tersebar ke Luar Negeri - Mata Mata Politik

Google News - Kam, 20/09/2018 - 11:23

Mata Mata Politik

Pemahaman Agama Indonesia tentang KB Tersebar ke Luar Negeri
Mata Mata Politik
Sesi pelatihan terbaru diadakan di Mindanao, daerah mayoritas Muslim di Filipina, negara dengan mayoritas Katolik, awal tahun ini. Petugas program UNFPA Indonesia untuk advokasi, Samidjo, mengatakan Mindanao “melakukan apa yang dilakukan ...

“Crazy Rich Asians”, Duit tak Bisa Beli Tidur Nyenyak

Sesawi.Net - Kam, 20/09/2018 - 10:53
JALAN hidup orang kaya tak selamanya hepi sebagaimana sering kita pikirkan. Bergelimang harta dengan cadangan ‘devisa’ duit tak berseri ternyata tidak menjamin keseharian hidup para bilyuner ini bahagia. Justru ketika bisa meninggakan seluruh status sosialnya yang teronggok di puncak tangga sosial bernama la crême de la crême itulah, keseharian hidup Nick Young (Henry Golding) berjalan di […]

#RIPMgr.Ludovicus Simanullang, OFM.Cap

Mirifica.net - Kam, 20/09/2018 - 10:31
HABAR meninggalnya Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Ludovicus Simanullang, OFM.Cap pada Kamis (23/9/2018) kemarin, menyisakan duka mendalam bagi umat Katolik Indonesia pada umumnya, dan umat Katolik Keuskupan Sibolga khususnya. Duka ini hadir di tengah rangkaian persiapan Gereja Katolik Indonesia menyambut dua uskup baru yang akan ditahbiskan pada bulan September dan Oktober 2018. Sebuah moment yang ditunggu-tunggu …

Breaking News: RIP Uskup Keuskupan Sibolga Mgr. Ludovicus Simanullang OFMCap di Medan

Sesawi.Net - Kam, 20/09/2018 - 07:23
KABAR duka kali ini dikirim dari jaringan kerja para imam diosesan Keuskupan Sibolga melalui Sekretaris Uskup Romo Blasius S. Yesse Pr, para Suster OSF Sibolga, dan para Suster FSE Medan. Telah meninggal dunia pada hari Kamis tanggal 20 September 2018 dinihari tadi sekitar pukul 03.30 WIB di RS St. Elisabeth Medan. Mgr. Ludovicus Simanullang OFMCap, […]

Uskup Sibolga Mgr Ludovikus Simanullang OFMCap meninggal dunia

Pen@ Katolik - Kam, 20/09/2018 - 05:52
Mgr Ludovicus Simanullang OFMCap. Foto dari Kantor Waligereja Indonesia

RIP. Telah wafat MGR. LUDOVIKUS SIMANULLANG OFMCap, hari Kamis 20 September 2018, jam 03.25 di ruang ICU RSE Medan. Setelah jenazahnya diurus, akan dibawa ke dalam kapel dan diikutsertakan dalam Misa pagi jam 6.00. Kemudian akan diantar ke Sibolga dengan ambulans.

Berita kematian Mgr Simanullang itu disampaikan oleh Vikaris Episcopalis (Vikep) Pro Religiosis et Clericis Keuskupan Agung Medan Pastor Leo Sipahutar OFMCap lewat halaman Facebook sekitar pukul 4.30 pagi ini.

Ketika PEN@ Katolik meminta konfirmasi berita itu sekitar 15 menit kemudian, Pastor Sipahutar membenarkan dan menceritakan bahwa Mgr Simanullang masuk Rumah Sakit Elisabeth sejak 1 September 2018 karena keluhan sakit pada ginjalnya.

“Tanggal 6 September, saluran empedunya dibersihkan dengan tembak laser. Hasilnya baik. Lalu tanggal 8 September dilakukan operasi empedu sebab di empedu itu ada batu dan sudah bernanah. Hasilnya baik. Tetapi dua hari kemudian mulai sesak dan tensinya tidak stabil. Ternyata jantungnya tak sanggup menahan kondisinya itu,” jelas imam itu.

Dijelaskan,obat pengencer darah sudah diberikan agar jantung dapat lebih baik mengasup darah. “Ternyata hal itu kemudian mengakibatkan pendarahan pada bekas operasi empedu. Kemudian operasi kedua terpaksa dilaksanakan untuk membersihkan darah yang banyak di dalam lambungnya, sekaligus mengatasi pendarahan itu, dan terpaksa dilakukan transfusi darah sebab sudah banyak darah yang habis,” lanjut imam yang juga sering terdengar di Radio Karina mewartakan Kabar Sikacita itu.

Sesudah itu, lanjut imam itu, ternyata ada keracunan pada ginjal Mgr Simanullang “sehingga perlu darahnya dicuci, dan tubuhnya makin lemah, sehingga tidak dapat lagi dibawa ke Singapura untuk tindakan lebih canggih.”

Diinformasikan bahwa Mgr Simanullang sudah menerima Sakramen Orang Sakit tanggal 12 September 2018 dari tangan Uskup Agung Medan Mgr Anicetus Bongsu Antonius Sinaga OFMCap.

Mgr Simanullang ditunjuk sebagai Uskup Sibolga tanggal 14 Maret 2007 untuk mengisi sede vacante Keuskupan Sibolga yang sudah berlangsung hampir tiga tahun, sejak Mgr Sinaga diangkat sebagai sebagai Uskup Agung Koadjutor Medan, 3 Januari 2004.

Mgr Simanullang ditahbiskan sebagai Uskup Sibolga 20 Mei 2007 oleh Penahbis Utama Duta Vatikan untuk Indonesia Uskup Agung Leopoldo Girelli, didampingi Uskup Padang Mgr Martinus Dogma Situmorang OFMCap dan Uskup Agung Koadjutor Medan yang kemudian menjadi Uskup Agung Medan Mgr Sinaga.

Mantan Minister Provinsial di Propinsi Kapusin Santo Fidelis (Sibolga) sejak 1997-2003 dan 2006-2007 (tidak selesai karena diangkat menjadi uskup) itu lahir di Sogar, Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, 23 April 1955, mengikrarkan kaul kekal sebagai Kapusin tanggal 2 Agustus 1981, dan menjadi imam Kapusin tanggal 10 Juli 1983

Seusai tahbisan, tugas perdananya adalah berkarya di Paroki Tarutung Bolak, kemudian mengikuti studi lanjut di Universitas Antonianum Roma, Italia: 1988-1993 dan lulus dalam program doktoral. Setelah kembali, imam itu menjadi Magister Postulan Mela dan Moderator Paroki Tarutung Bolak (1993-1997)

Selama menjadi imam, Mgr Simanullang juga aktif sebagai formator bagi para calon imam di STFT Santo Yohanes Pematang Siantar, Sumatera Utara.(PEN@ Katolik, paul c pati)

Gereja Katolik Indonesia Berduka

Mirifica.net - Kam, 20/09/2018 - 05:39
Hari ini, Kamis, 20 September 2018, jam 03.30 WIB, Bapa Uskup Mgr Ludovicus Simanullang, OFMCap meninggal dunia di RSU St Elisabeth Medan. Jenazah Mgr Ludovicus akan diberangkatkan dari Medan pagi ini dan diperkirakan akan tiba sore hari ini di Sibolga. Jenazah akan disemayamkan di Gereja Katedral St Teresia Liseux Sibolga. Marilah kita berdoa bagi keselamatan …

Paus pada audiensi umum: Hormatilah orangtua bahkan dengan ketidaksempurnaan mereka

Pen@ Katolik - Rab, 19/09/2018 - 23:57
Paus Fransiskus dalam Audiensi Umum 19 September 2018. Foto Vatican Media

Paus Fransiskus mendedikasikan katekese audiensi umum Rabu, 19 September, pada perintah keempat, “Hormatilah ibu-bapamu,” dengan mengatakan “Menghormati orangtua menyebabkan umur yang panjang yang bahagia.”

Kata “kebahagiaan” dalam Sepuluh Perintah Allah, tegas Paus, hanya muncul dalam kaitannya dengan orangtua. Sebenarnya, perintah keempat adalah sebuah janji, “supaya kalian berumur panjang dan hidup baik di tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepada kalian.”

Dengan bantuan ilmu pengetahuan manusia, kata Paus, “kami dapat memahami apakah seseorang bertumbuh dalam lingkungan yang sehat dan seimbang atau telah mengalami pengabaian atau kekerasan di masa kanak-kanak.”

Bapa Suci mengatakan, perintah keempat tidak mengharuskan ibu dan bapa menjadi sempurna, dan tidak berbicara tentang tugas anak-anak terlepas dari jasa orangtua mereka. Bahkan jika tidak semua orangtua baik dan tidak setiap anak senang, semua anak bisa bahagia, karena pencapaian hidup sepenuhnya dan bahagia tergantung pada bersyukur kepada mereka yang melahirkan.

Mengenai hal ini, Paus menunjuk beberapa contoh orang kudus dan orang Kristen yang meskipun masa kanak-kanaknya menyakitkan, namun bisa menjalani “kehidupan cemerlang,” berkat Yesus Kristus, mereka telah berdamai dengan kehidupan.

Salah satu contoh adalah Nunzio Sulprizio, orang Italia berusia 19 tahun, yang akan dinyatakan sebagai orang kudus bulan depan. “Dia meninggal dunia setelah terbebas dari banyak rasa sakit dan banyak hal, karena hatinya tenang dan dia tidak pernah menolak orangtuanya,” kata Paus.

Santo Camillus de Lellis yang membangun kehidupan cinta dan pelayanan dari masa kanak-kanak yang kacau, Santa Josephine Bakhita yang dibesarkan dalam perbudakan mengerikan, Beato Carlo Gnocchi sebagai seorang anak yatim piatu yang miskin, dan Santo Yohanes Paulus II yang kehilangan ibunya di usia dini.

Apa pun masa lalu seseorang, kata Paus, “perintah keempat memberi kita orientasi yang mengarah kepada Kristus yang di dalam-Nya Bapa yang sejati diperlihatkan, Bapa yang mengajak kita untuk “dilahirkan kembali dari tempat tinggi.” Oleh karena itu “teka-teki kehidupan kita tercerahkan kalau kita menemukan bahwa Tuhan selalu mempersiapkan kita untuk hidup sebagai anak-anak-Nya, di mana setiap tindakan adalah misi yang diterima dari-Nya.”

Karena rahmat, luka-luka kami mendapatkan kekuatan untuk menemukan bahwa pertanyaan yang sesungguhnya bukan lagi “mengapa”, tetapi “untuk siapa?” Jadi, lanjut Paus, “semuanya terbalik dan menjadi berharga dan konstruktif.”

Dalam terang cinta, lanjut Paus, “pengalaman kita yang menyedihkan dan menyakitkan menjadi sumber kesehatan bagi orang lain. Karenanya kita dapat mulai menghormati orangtua kita dengan kebebasan anak-anak dewasa dan menerima keterbatasan mereka dengan penuh belas kasih.”

Mengakhiri katekesenya, Paus Fransiskus mendesak orang Kristiani untuk mengunjungi orangtua mereka di masa tuanya, “dan jangan pernah menghina mereka dengan kata-kata jelek dan kasar, termasuk orangtua orang lain, karena mereka telah memberi kehidupan.”(PEN@ Katolik/pcp berdasarkan Vatican News)

 

 

Injil Minggu Biasa XXV/B 23.09.18  Mrk 9:30-37: Mengikuti Dia pada Jalan-Nya

Sesawi.Net - Rab, 19/09/2018 - 23:13
REKAN-rekan, Injil bagi hari Minggu Biasa XXV tahun B kali ini (Mrk 9:30-37) memuat pernyataan Yesus yang kedua kalinya kepada murid-murid-Nya mengenai kesengsaraan, salib, serta kebangkitannya. Sesudah itu, Ia juga memberi pengajaran agar dalam mengikuti-Nya para murid tidak berpamrih bakal mendapat kedudukan. Sebelum mendalami pengajaran ini, marilah ditengok sejenak maksud serta makna pemberitahuan mengenai sengsara […]

Seluruh anak perintis Gereja Merauke diajak lanjutkan misi Kristus di negeri Anim-Ha

Pen@ Katolik - Rab, 19/09/2018 - 22:50
Pastor Andreas Fanumbi Pr menyampaikan homili dalam Misa Syukur Pesta Peraknya di Gedung Vertenten Sai. Foto PEN@ Katolik/YM

“Estafet pelayanan misi Kerajaan Allah di Keuskupan Agung Merauke yang sudah dilakukan para perintis yakni para misionaris, imam dan biarawan-biarawati, serta para guru dan katekis awam dari Tanimbar dan Kei harus dilanjutkan. Ini tugas mulia yang dipercayakan oleh Tuhan.”

Pastor Andreas Fanumbi Pr mengucapkan seruan itu dalam homili Misa Syukur Pesta Perak Imamatnya bersama Keluarga Tanimbar di Gedung Serba Guna Vertenten Sai, kompleks Katedral Santo Fransiskus Xaverius, Merauke, 15 September 2018. Dalam Misa bertema ‘Berbagi dari Kekurangan’ itu, imam yang akrab disapa Pastor Andy itu didampingi konselebran Pastor Antonius Fanumbi MSC dan Pastor John Kandam Pr.

Di gedung Vertenten Sai yang dulu digunakan sebagai Katedral Mereuke itu, Pastor Andy mengajak seluruh anak perintis untuk melanjutkan misi Kristus di negeri Anim-Ha. “Tempat ini menjadi tempat bersejarah, karena para perintis, yakni para Misionaris Hati Kudus Yesus (MSC) datang ke tempat ini bersama para katekis, tokoh agama, guru dan perintis lain yang dibawanya. Sebagai anak perintis dan mewakili seluruh anak perintis, saya berbicara di tempat ini.”

Anak-anak perintis adalah anak-anak para guru dan katekis dari suku Tanimbar dan Kei, yang dibawa oleh para misionaris Belanda ke Papua Selatan. Pastor Andy sendiri berasal dari suku Tanimbar namun lahir dan besar di Papua. Imam itu adalah juga anak dari perintis.

Estafet harus mereka lanjutkan dan tidak boleh berhenti, minta imam itu seraya menegaskan bahwa dia pun wajib melanjutkan misi Kristus. “Komitmen saya, 25 tahun yang akan datang, adalah fokus pada option for the poor, perhatian bagi orang-orang miskin. Inilah misi khusus yang harus dilanjutkan oleh anak-anak perintis,” tegas imam itu.

Pastor Andy mengingatkan bahwa saat ini, Merauke memiliki potret yang baru yaitu potret kemiskinan di seluruh pinggiran kota, potret buruk dari semua pelayanan yang tidak difokuskan kepada mereka. “Melihat potret ini, sebagai seorang imam, saya bertekad terus membaharui diri dengan pertobatan,” kata imam itu.

Seluruh anak perintis lalu diajak untuk bersama-sama melaksanakan misi Kristus yang dipercayakan para pendahulu. Seluruh anak perintis, tegas Pastor Andy, “harus memberikan pelayanan tulus kepada orang asli Papua dan seluruh umat Allah.”

Ingatlah, seru imam itu, “tete-nenek kita berbagi dari kekurangan, maka kita pun juga berbagi dari kekurangan. Kita memberi apa yang ada pada kita. Kita harus keluar dari zona nyaman dan pergi ke zona yang ada tantangan untuk memberitakan bahwa domba-domba Kristus harus mendapat porsi yang sesungguhnya untuk karya pelayanan lebih jauh,” tegas Pastor Andy.

Di akhir homili, Pastor Andy berharap Keluarga Besar Tanimbar, Keluarga Besar Kei dan lain-lain berbagi dari kekurangan. “Tuhan mengharapkan supaya kita berbagi dari kekurangan dan kita memberi dengan tulus, kita memberi dengan kesederhanaan, kita memberi dengan ikhlas. Maka pemberian kita itu akan diberkati oleh Tuhan,” kata Pastor Andy. (PEN@ Katolik/Yakobus Maturbongs)

Artikel Terkait:

Pastor Andy Fanumbi rayakan pesta perak dengan operasi bibir sumbing dan gerakan seribu rupiah

Puncta 20.09.18. PW ST. Andreas Kim Taegon, Luk 7:36-50: Minyak Narwastu Mahal

Sesawi.Net - Rab, 19/09/2018 - 22:45
SEORANG perempuan  datang kepada Yesus sambil menangis dan bersimpuh di kaki-Nya dan meminyaki kaki Yesus dengan minyak wangi. Minyak itu sangat mahal harganya. Satu botol kecil harganya 300 dinar. Itu berarti gaji karyawan untuk 300 hari, hampir sekitar 18 juta rupiah. Minyak wangi itu adalah minyak narwastu yang diimpor dari Pegunungan Himalaya ke Mesir lalu dibawa […]

Temu Unio Regio Jawa: Belajar dari ‘Keuskupan Bogor Merajut Relasi dengan Komunitas Lintas Iman (4)

Sesawi.Net - Rab, 19/09/2018 - 22:39
PELANGI itu sungguh indah karena terdiri dari berbagai warna menjadi satu. Hari kedua Temu Imam Diosesan Regio Jawa berlangsung dengan agenda wawanhati pengalaman pastoral Keuskupan Bogor. Romo Fabianus Heatubun Pr, Romo Yohanes Driyanto Pr, dan Romo Mikael Endro Susanto Pr –ketiganya imam diosesan Keuskupan Bogor– tampil memberi masukan inspirarif tentang aneka terobosan membangun toleransi dan […]

Apa arti ”Dekalog”?

Pen@ Katolik - Rab, 19/09/2018 - 22:28
Foto diambil dari blog Kevinnunez

KATEKISMUS GEREJA KATOLIK

436. Apa arti ”Dekalog”?

Dekalog artinya ”sepuluh firman” (Kel 34:28). Firman ini meringkas Hukum Taurat yang diberikan oleh Allah kepada umat Israel dalam konteks Perjanjian, dan Musa sebagai perantara mereka. Dekalog ini, yang menyajikan perintah-perintah cinta kepada Allah (tiga yang pertama) dan kepada sesama (tujuh yang lainnya), diperuntukkan bagi umat terpilih dan setiap orang, khususnya yang mau menjalani hidup yang terbebas dari perbudakan dosa.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 2056-2057

437. Apa hubungan antara Dekalog dengan Perjanjian?

Dekalog harus dipahami dalam terang Perjanjian tempat Allah mewahyukan Diri dan menyatakan kehendak-Nya. Dalam menaati perintah-perintah-Nya, umat menunjukkan bahwa mereka milik Allah dan mereka menjawab inisiatif cinta-Nya dengan persembahan syukur.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 2058-2063, 2077

438. Seberapa pentingnya Dekalog ini bagi Gereja?

Gereja, dalam kesetiaannya kepada Kitab Suci dan teladan Kristus, mengakui kepentingan paling dasar dan makna Dekalog: Orang-orang Kristen wajib menaatinya.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 2064-2068

AM Putut Prabantoro: Saya Bukan Yahya Waloni - BeritaSatu

Google News - Rab, 19/09/2018 - 20:44

BeritaSatu

AM Putut Prabantoro: Saya Bukan Yahya Waloni
BeritaSatu
Saat memenuhi undangan dari Vatikan tersebut, Hermawi Taslim selaku Ketua Umum Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (FORKOMA PMKRI) dan AM Putut Prabantoro selaku Ketua Gerakan Ekayastra Unmada ...

and more »Google News

Kisah Menristek Dikti Kesulitan Cetak Dokter di Daerah Terluar - KOMPAS.com

Google News - Rab, 19/09/2018 - 18:18

KOMPAS.com

Kisah Menristek Dikti Kesulitan Cetak Dokter di Daerah Terluar
KOMPAS.com
SEMARANG, KOMPAS.com – Problem pelayanan kesehatan di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) di Indonesia diakui masih sangat tidak layak. Salah satunya karena penyediaan tenaga kesehatan yang belum tersedia dengan baik di daerah-daerah tersebut ...

In Memoriam Alm. Romo Julius Paiman MSC – RIP 19 September 2016

Sesawi.Net - Rab, 19/09/2018 - 18:14
BERIKUT ini kami sampaikan semacam riwayat hidup almarhum Romo Julius Paiman MSC. Lahir: Minggir, Sendangmulya, Klepu,  Yogyakarta, 1 Januari 1940. Nama ayah: Yusuf Tukimin Mangunsemita (+ 1986). Nama ibu : Ny. Maria Waikem (+ 2004). Baptis: di Gereja St Petrus dan Paulus, Ngidjon – Klepu, 14 Desember 1952 oleh PJ van Leengoed SJ Pastor Julius […]

Renungan Harian, Kamis: 20 September 2018, Luk. 7:36-50

Mirifica.net - Rab, 19/09/2018 - 17:00
ERISTIWA Paskah Yesus menjadi dasar iman kita. Sebab, berkat Paksah Yesus hidup manusia menjadi berarti dan memperoleh makna baru. Yesus yang bangkit meneguhkan harapan baru akan perjuangan dan perjalanan setiap anak manusia. Berbagai persoalan, derita, gelapnya kehidupan, tidak menghentikan pengharapan dan sukacita karena ada terang kebangkitan. Rasul Paulus menegaskan peristiwa Yesus sesuai kesaksian Kitab Suci; …

Pelita Hati: 20.09.2018 – Berkah Tak Berbatas

Sesawi.Net - Rab, 19/09/2018 - 17:00
Bacaan Lukas 7:36-50 Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan. Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. […]

Tag : Seminari Keuskupan Atambua - Amorpost Berita Katolik (Siaran Pers) (Blog)

Berita Seminari Tinggi - Rab, 19/09/2018 - 16:28

Tag : Seminari Keuskupan Atambua
Amorpost Berita Katolik (Siaran Pers) (Blog)
Dua Siswa Seminari Lalian Harus Menjalani Operasi Kaki, Ini Penyebabnya! Amorpost.com – Dua siswa Seminari Menengah St Maria Immaculata Lalian,. Kesehatan Siswa Seminari LalianPrefek Seminari LalianRomo Stef Seran PRRumah Sakit Marianum ...

Tag : Prefek Seminari Lalian - Amorpost Berita Katolik (Siaran Pers) (Blog)

Berita Seminari Tinggi - Rab, 19/09/2018 - 16:28

Tag : Prefek Seminari Lalian
Amorpost Berita Katolik (Siaran Pers) (Blog)
Dua Siswa Seminari Lalian Harus Menjalani Operasi Kaki, Ini Penyebabnya! Amorpost.com – Dua siswa Seminari Menengah St Maria Immaculata Lalian,. Kesehatan Siswa Seminari LalianPrefek Seminari LalianRomo Stef Seran PRRumah Sakit Marianum ...

Tag : Seminari Lalian Atambua - Amorpost Berita Katolik (Siaran Pers) (Blog)

Berita Seminari Tinggi - Rab, 19/09/2018 - 16:28

Tag : Seminari Lalian Atambua
Amorpost Berita Katolik (Siaran Pers) (Blog)
Dua Siswa Seminari Lalian Harus Menjalani Operasi Kaki, Ini Penyebabnya! Amorpost.com – Dua siswa Seminari Menengah St Maria Immaculata Lalian,. Kesehatan Siswa Seminari LalianPrefek Seminari LalianRomo Stef Seran PRRumah Sakit Marianum ...

Halaman

Subscribe to Unio Indonesia agregator