Berita dan Event

Dua Siswa Seminari Lalian Harus Menjalani Operasi Kaki, Ini Penyebabnya! - Amorpost Berita Katolik (Siaran Pers) (Blog)

Berita Seminari Tinggi - Rab, 19/09/2018 - 16:25

Amorpost Berita Katolik (Siaran Pers) (Blog)

Dua Siswa Seminari Lalian Harus Menjalani Operasi Kaki, Ini Penyebabnya!
Amorpost Berita Katolik (Siaran Pers) (Blog)
Dua Siswa Seminari Lalian Harus Menjalani Operasi Kaki, Ini Penyebabnya! Amorpost.com – Dua siswa Seminari Menengah St Maria Immaculata Lalian, Atambua, NTT, harus menjalani operasi di kaki hari ini, setelah ditemukan luka yang sudah cukup lama ...

Gereja Katolik Bayar Jutaan Dolar ke Korban Pelecehan Seksual - CNN Indonesia

Google News - Rab, 19/09/2018 - 15:22

CNN Indonesia

Gereja Katolik Bayar Jutaan Dolar ke Korban Pelecehan Seksual
CNN Indonesia
Langkah pembayaran ganti rugi ini terjadi ketika sejumlah negara bagian yang khawatir dengan laporan terkait pelecehan seksual anak oleh 300 pastor Katolik di negara bagian Pennsylvania, sedang melakukan penyelidikan atas kemungkinan hal itu ...

and more »

Sandi, Lulusan Sekolah Katolik yang Digelari Ulama - Tagar News (Sindiran) (Siaran Pers) (Blog)

Google News - Rab, 19/09/2018 - 15:11

Tagar News (Sindiran) (Siaran Pers) (Blog)

Sandi, Lulusan Sekolah Katolik yang Digelari Ulama
Tagar News (Sindiran) (Siaran Pers) (Blog)
Dan SMA saya di SMA Katolik Pangudi Luhur," kata Sandi kala itu. Ia pun mengaku keberagaman membuatnya bangga sebagai bangsa Indonesia. "Saya bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika, yang sangat pluralis," ...

and more »Google News

Umat Kristiani Filipina Siap Memimpin Protes Anti-Kediktatoran

UCANews - Rab, 19/09/2018 - 15:02

Umat Kristiani dari berbagai Gereja di Filipina akan menjadi ujung tombak protes “anti-kediktatoran” di Manila pada 21 September untuk menandai peringatan ke-46 deklarasi darurat militer oleh almarhum diktator Ferdinand Marcos.

Marcos mengumumkan darurat militer pada 21 September 1972, yang  tetap berlaku hingga tahun 1981.

Para pemimpin Gereja  mengatakan demonstrasi itu bukan bagian dari apa yang digambarkan juru bicara pemerintah adalah “pemufakatan  destabilisasi besar” dengan mengkritik Presiden Rodrigo Duterte.

Tahun lalu, Duterte meliburkan sekolah pemerintah pada 21 September setelah mengumumkan peringatan Hari Protes Nasional, namun, metode dan gayanya telah berubah secara signifikan tahun ini

Nardy Sabino dari kelompok aktivis mengatakan, “keinginan  presiden yang mendara daging  sangat mempengaruhi reputasi dan stabilitas ekonomi” negara itu.

“Kami harus membela kebenaran dan memaksa pemerintahan Duterte  bertanggung jawab atas pelanggaran HAM  dan salah urus ekonomi,” kata Sabino, mengacu pada perang mematikan terhadap pengguna narkoba yang telah menelan ribuan korban, lanjut kelompok-kelompok HAM.

Uskup Auksiliar  Manila, Mgr Broderick Pabillo, sebelumnya menyerukan agar para warga yang bergabung dengan pengunjukrasa, mengatakan, “dalam demokrasi  sehat, harus ada oposisi yang kuat terhadap penyalahgunaan kekuasaan.”

Prelatus itu mengatakan bahwa klaim destabilisasi oleh juru bicara pemerintah adalah “penggunaan orangtua yang kuat ketika mereka mendarat di air panas.”

Para pemimpin awam Katolik, imam, seminaris, dan biarawati akan memulai unjuk rasa dengan perayaan Misa di Gereja San Agustin yang bersejarah di kota Walled Intramuros.

Umat Kristen Protestan akan mengadakan kebaktian terpisah di Gereja Methodis yang berjarak beberapa kilometer jauhnya dari Manila.

Mereka kemudian akan bertemu dengan mahasiswa, pekerja, dan sektor lain untuk unjuk rasa “Persatuan Rakyat Menentang Kediktatoran” di Luneta Park.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada 11 September, Duterte menantang para pengunjuk rasa  untuk menggelar unjuk rasa “teruskan unjuk rasa, Anda bersatu … lalu Anda meluncurkan kudeta.”

Kelompok-kelompok aktivis  mengatakan klaim presiden dari persekongkolan destabilisasi adalah “kebingungan yang berlebihan.”

“Ungkapan paranoid Duterte tentang dugaan aliansi dan rencana pengusiran hanyalah upaya menyedihkan untuk mengalihkan perhatian rakyat Filipina dari masalah yang mendesak,” kata pemimpin pemuda Einstein Recedes.

Aksi Rakyat Bersatu, sebuah aliansi dari berbagai kelompok yang mengorganisir demonstrasi besar-besaran  pada 21 September, mengatakan “melawan tirani bukanlah destabilisasi.”

“Tidak ada ‘destabilisasi besar-besaran’ pada 21 September. Hanya ada satu titik simpul  gabungan melawan kediktatoran, dulu dan sekarang,” demikian bunyi pernyataan kelompok itu.

 

Pengadilan India Tunda Permohonan Jaminan Dalam Kasus Perkosaan Oleh Uskup

UCANews - Rab, 19/09/2018 - 14:40

Pengadilan Tinggi di Negara Bagian Kerala, India, menunda permohonan jaminan yang diajukan oleh Uskup Jalandhar Mgr Franco Mulakkal pada Selasa (18/9), sehari sebelum ia dijadwalkan untuk menemui polisi atas tuduhan perkosaan terhadap seorang biarawati.

Uskup mengajukan permohonan jaminan karena empat biarawati dari kongregasi di mana korban berasal terus melakukan aksi protes untuk menuntut penangkapannya atas pelanggaran non-jaminan tersebut.

Pengadilan menunda persidangan hingga 25 September, kata pengacara Uskup Mulakkal, Vijay Bhanu, kepada ucanews.com setelah pembacaan keputusan itu.

Keputusan pengadilan itu bukan penghalang bagi hukum untuk menangkap tertuduh, katanya. Namun jika polisi mengikuti prosedur seperti biasa, mereka seharusnya menunggu hingga persidangan selanjutnya.

“Polisi tidak perlu mendesak pengadilan,” katanya.

“Tuduhan yang dibuat oleh biarawati itu hanya karangan belaka dan digoreng hanya untuk membalas dendam atas perbuatan yang saya lakukan,” demikian bunyi permohonan jaminan Uskup Mulakkal.

Polisi di Negara Bagian Kerala tengah melakukan investigasi terhadap laporan yang disampaikan oleh seorang biarawati berusia 48 tahun yang menuduh uskup memerkosanya empat tahun lalu dan melecehkannya sebanyak 13 kali selama dua tahun di sebuah rumah di dekat biaranya di Negara Bagian Kerala.

Polisi mengajukan sejumlah pertanyaan kepada uskup pada pertengahan Agustus lalu di keuskupannya di India bagian utara di mana kongregasi biarawati itu berada. Namun mengingat aksi protes para biarawati yang dimulai sejak 8 September lalu itu mencapai puncaknya, polisi meminta uskup untuk datang ke kantor polisi pada 19 September. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa uskup mungkin ditahan.

Bhanu mengatakan laporan perkosaan itu terdaftar pada 29 Juni.

“Tertuduh tidak meninggalkan negeri ini. Ia telah bekerjasama dengan polisi. Tidak ada alasan untuk menduga bahwa ia akan menghindari hukum pada tahap ini,” katanya, seraya menjelaskan alasan mengapa uskup tidak ditangkap.

“Sejauh yang saya tahu, uskup akan datang ke kantor polisi sesuai jadwal dan bekerjasama dalam penyelidikan,” lanjutnya.

Uskup Mulakkal, pelindung Kongregasi Misionaris Yesus untuk kaum religius wanita, menyerahkan tanggungjawabnya untuk sementara waktu kepada para imam senior pada 13 September. Ia telah menyurati Vatikan untuk meminta pembebasan dari pelayanan keuskupan agar ia bisa fokus pada kasusnya.

Dalam siaran pers tertanggal 16 September, Pastor Peter Kavumpuram, humas Keuskupan Jalandhar, mengatakan uskup memutuskan sendiri untuk menyurati Paus Fransiskus untuk menyampaikan keinginannya untuk turun dari jabatannya sebagai uskup.

“Ia yakin permintaannya akan diterima,” demikian bunyi siaran pers itu.

Uskup Mulakkal menegaskan bahwa biarawati itu menggoreng kisah perkosaan ketika ia mulai memberi aksi disipliner terhadap pelanggaran kaul yang dilakukannya, termasuk kemurnian dan ketaatan.

“Kebisuan biarawati itu selama lebih dari empat tahun juga merupakan indikator bahwa tuduhan itu tidak benar,” demikian bunyi permohonan jaminan uskup.

Dewan Selamatkan Para Biarawati Kami tengah memelopori aksi protes di jalan-jalan dekat Pengadilan Tinggi Negara Bagian Kerala. Koordinator aksi, Pastor Augustine Vattoli, mengatakan kepada ucanews.com bahwa dewan tidak akan berhenti melakukan aksi protes sampai uskup diadili.

George Joseph dari Dewan Kristen Bersatu mengatakan para biarawati yang melakukan aksi protes ini kehilangan harapan karena para saksi – yang sebagian besar berasal dari dalam Gereja, menjadi lawan mereka.

Aktivis Gereja itu mengatakan sebagian besar saksi dari dalam Gereja mungkin dipengaruhi oleh uskup dan otoritas Gereja.

“Tidak ada saksi langsung dalam kasus ini. Satu-satunya saksi adalah mereka yang mendengar keluhan dari biarawati itu. Sepertinya mereka tidak membelanya,” katanya.

Ia yakin uskup mengklaim tidak bersalah karena ia menyadari bahwa para saksi tidak akan menentangnya.

“Ini bisa jadi alasan mengapa otoritas Gereja belum melawan uskup sejauh ini,” lanjutnya.

 

Foto Putut Prabantoro Dicatut sebagai Ilustrasi Video di YouTube

Sesawi.Net - Rab, 19/09/2018 - 14:14
HOAKS benar-benar telah merajalela di jalur medsos dan tak kenal batas. Itu terjadi dan tak terkecuali di platform tampilan video di laman YouTube. Penggerak komunitas lintas iman AM Putut Prabantoro menjelaskan, foto dirinya tengah berswafoto bersama Paus Fransiskus di laman YouTube telah berganti “identitas diri” sebagai orang lain sebagaimana dikisahkan dalam konten video tersebut. “Padahal, […]

Gandeng Unika Musi Charitas dan PGU, Seminari Menengah St Paulus Palembang Gelar LDK - Warta Kota

Berita Seminari Tinggi - Rab, 19/09/2018 - 14:11

Warta Kota

Gandeng Unika Musi Charitas dan PGU, Seminari Menengah St Paulus Palembang Gelar LDK
Warta Kota
“WAH, ternyata kita dibohongi Romo (guru/pembimbing Seminari Menengah St Paulus Palembang, red). Katanya mau disuruh kerja di pabrik tempe atau pabrik tahu, ternyata malah ke rumah retret ini,” kata seorang Seminaris (siswa seminari) sambil tertawa ...

Peraturan Internet di Cina “Akan Mengoyak Agama”

UCANews - Rab, 19/09/2018 - 13:54

Cina dituduh tengah berupaya mengoyak agama setelah menerbitkan rancangan peraturan untuk mengatur distribusi informasi terkait agama di internet.

Minggu lalu, pada 10 September, Administrasi Negara untuk Urusan Agama mengeluarkan rancangan peraturan itu untuk meminta tanggapan. Batas waktu pengiriman komentar adalah 9 Oktober.

Administrator sebuah jaringan menggambarkan rancangan peraturan itu sebagai “sebuah batasan menyeluruh” yang bertujuan untuk mengendalikan secara tegas agama-agama dalam kehidupan nyata di internet sehingga evangelisasi menjadi semakin sulit.

Philip, administrator sebuah situs keuskupan di Cina, mengatakan kepada ucanews.com bahwa peraturan yang paling kontroversial adalah para penyedia layanan informasi terkait agama di internet adalah organisasi perusahaan yang sah atau organisasi non-perusahaan yang sah yang berbasis di Cina. Sementara perwakilan mereka atau para penanggungjawab yang sah harus warga negara Cina.

Penyedia layanan informasi dan perwakilan atau penanggungjawab yang sah harus tidak memiliki catatan kejahatan yang dilakukan dalam tiga tahun terakhir dan tidak melanggar peraturan dan kebijakan tentang agama.

Selain itu, para peninjau informasi harus memahami peraturan dan kebijakan tentang agama; sistem manajemen layanan informasi terkait agama di internet yang baik; sistem manajemen keamanan informasi yang baik; dan dana, fasilitas dan tempat yang sesuai dengan layanan informasi.

Sebelumnya para penyedia layanan informasi hanya membutuhkan persetujuan dari Kantor Informasi Internet Negara, tetapi kini harus juga mendapat persetujuan dari departemen agama.

Sebuah catatan dalam rancangan peraturan itu menyatakan bahwa rancangan peraturan ini dibuat sesuai dengan UU keamanan siber, peraturan tentang layanan informasi internet dan peraturan tentang agama yang bertujuan untuk menjaga kerukunan agama dan sosial.

Philip mengatakan rancangan peraturan itu bersifat destruktif bagi media sosial pribadi karena individu-individu tidak diperkenankan mempublikasikan informasi terkait agama apa pun termasuk teks, gambar dan video.

Ia menyebut ada banyak situs keuskupan dan akun umum atas nama anggota Gereja atau manajemen jaringan. Jika rancangan peraturan itu disetujui, semua situs-situs ini terancam ditutup.

Rancangan peraturan itu juga menyebutkan bahwa organisasi atau orang asing – meskipun mereka berada di Cina – tidak boleh terlibat dalam layanan informasi terkait agama di internet.

Selain itu, nama-nama layanan informasi terkait agama di internet tidak bisa menggunakan kata-kata seperti “Cina,” “Nasional,” “Buddha,” “Dao,” “Islam,” “Katolik” dan “Kristen” atau nama-nama kelompok agama, lembaga keagamaan dan tempat-tempat keagamaan.

Informasi terkait agama di internet harus tidak melanggar prinsip-prinsip kemerdekaan agama dan manajemen pribadi dan tidak mengandung iklan propaganda, distribusi dan transmisi artikel terkait agama, publikasi informasi internal terkait agama dan publikasi ilegal atas nama agama, demikian menurut rancangan peraturan itu.

Hanya anggota lembaga agama atau kelompok agama, lembaga dan tempat yang memiliki ijin yang diperkenankan menyampaikan ceramah di media daring mereka sendiri di bawah manajemen yang sah. Organisasi dan individu lain tidak diperkenankan menyampaikan ceramah, pidato atau meneruskan kaitan berita.

Philip mengatakan otoritas telah menerapkan larangan evangelisasi dalam kehidupan nyata dan sekarang mengatur internet yang sungguh-sungguh melanggar kebebasan berpendapat dan kebebasan beragama.

Ying Fuk-tsang, direktur sekolah agama di Universitas Cina Hong Kong, mengatakan kepada Christian Times bahwa rancangan peraturan itu diperkenalkan setelah President Xi Jinping mempersoalkan aturan terkait agama di internet pada 2016.

Ia juga mengatakan informasi terkait agama di internet yang ada dalam rancangan peraturan itu luas dan mencakup hampir semua bentuk informasi jaringan dan siaran kegiatan keagamaan termasuk ibadah, pembaptisan dan doa umat Buddha dalam bentuk teks, gambar, audio dan video.

“Rancangan peraturan itu, plus tekanan terhadap tempat ibadah, mengungkapkan bahwa otoritas menghilangkan ruang bagi Gereja untuk menyebarkan informasi karena internet adalah media utama bagi Gereja untuk berkotbah,” kata Ying.

 

Gereja Pertama di Banglades Merayakan 150 Tahun

UCANews - Rab, 19/09/2018 - 13:01

Ribuan umat Katolik  merayakan 150 tahun sebuah gereja di Banglades dengan memberi penghormatan kepada para misionaris yang telah setia berkontribusi bagi pertumbuhan Gereja di negara itu.

Gereja Salib Suci di sebuah daerah yang dikenal sebagai Dhaka tua, didirikan  tahun 1868 dan dikelola oleh Ordo Salib Suci (OSC), pada 14-15 September diadakan  untuk memperingati hari pendiriannya dengan Misa Kudus, acara kebudayaan dan hidangan persaudaraan.

Kardinal Patrick D’Rozario OSC, uskup agung  Dhaka, ibukota negara itu, bersama dengan Uskup Shorot F. Gomes, mengadakan Misa konselebarasi dan pertunjukan budaya dihadiri oleh lebih dari 3.000 orang, termasuk umat Katolik, Protestan, dan non-Kristen.

“Gereja paroki ini adalah tanda persekutuan ilahi dan keluarga,” kata Kardinal D’Rozario.

Tuhan secara khusus telah memberkati Gereja Salib Suci sehingga berperan penting dalam pertumbuhan Gereja Katolik dan berkontribusi bagi bangsa, tambahnya.

“Kami menyampaikan terima kasih dan syukur kami kepada Tuhan atas berkahnya,” kata Kardinal D’Rozario.

Dalam sebuah pesan, Duta Besar Vatikan  Mgr George Kocherry menjelaskan  peringatan itu sebagai masa pembaruan spiritual.

“Sangat menggembirakan untuk dicatat bahwa terlepas dari konteks dunia yang sedang berubah, orang-orang Banglades dengan tekun menyaksikan dan mengikuti perjalanan spiritual, ziarah untuk memenuhi prinsip dan tuntutan Kerajaan Allah,” kata Uskup Agung Kocherry.

“Peringatan ini adalah saat yang tepat bagi umat paroki untuk merenungkan masa lalu dan  menghormati para pendahulu.”

Gereja Salib Suci terletak di Luxmi Bazar di daerah yang telah menjadi pusat komersial sejak zaman Kekaisaran Mughal di India.

Meskipun masih menjadi perdebatan lokasi yang tepat ketika misionaris Katolik pertama kali menginjili di Dhaka lama, para sejarawan Gereja percaya bahwa Gereja Katolik yang didedikasikan untuk Bunda Maria didirikan pada 1628.

Gereja itu dihantam  dari waktu ke waktu oleh banjir, serta bencana alam lainnya, dan tidak pernah dibangun kembali.

Belakangan, sebuah kapel kecil didirikan di Luxmi Bazar untuk melayani umat Katolik setempat, kebanyakan dari mereka adalah keturunan para pedagang Eropa.

Tahun 1868, sebuah gereja paroki dibangun, tetapi bangunan itu rusak parah akibat topan tahun 1883.

Tahun 1845, Vatikan mendirikan Vikariat Benggala Timur dan menunjuk Uskup Thomas Oliff sebagai administrator pertama. Uskup Oliff berbasis di kota pesisir Chittagong pada awalnya, tetapi kemudian pindah ke Dhaka.

Gereja Salib Suci melayani sebagai gereja katedral pertama di Dhaka dan menjadi keuskupan sampai tahun 1963, ketika sebuah dekrit kepausan mengangkat Gereja Maria Dikandung Tanpa Noda di Ramna di pusat kota Dhaka untuk menjadi katedral dan kediaman uskup Dhaka.

Gereja Salib Suci telah melahirkan lembaga-lembaga gereja dan lembaga-lembaga yang menganut  nilai-nilai kristiani yang luar biasa, termasuk Perguruan Tinggi Notre Dame, Kolese Salib Suci, Sekolah Tinggi dan Kolese Santo Gregorius, Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi Santo Joseph, Sekolah Teknik Santo Joseph, dan koperasi kristiani.

 

AM Putut Prabantoro: Saya Bukan Yahya Waloni - Investor Daily

Google News - Rab, 19/09/2018 - 12:52

Investor Daily

AM Putut Prabantoro: Saya Bukan Yahya Waloni
Investor Daily
Saat memenuhi undangan dari Vatikan tersebut, Hermawi Taslim selaku Ketua Umum Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (FORKOMA PMKRI) dan AM Putut Prabantoro selaku Ketua Gerakan Ekayastra Unmada ...

Temu Unio Regio Jawa di Bogor: Imam adalah “Man of Communion” (3)

Sesawi.Net - Rab, 19/09/2018 - 12:40
SEBAGAI tuan rumah dan memimpin Perayaan Ekaristi konselebran bersama para Ketua Unio Keuskupan di seluruh Jawa plus Ketua Unio Indonesia dan Ketua Panitia, Uskup Keuskupan Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM mengemukakan pesan penting tentang jatidiri orang tertahbis. Kepada 174 imam diosesan (praja) dari tujuh Keuskupan di Jawa (KAJ, KAS, Purwokerto, Bandung, Surabaya, Bogor, dan […]

“Urang Sadayana Sadulur”: Temu Unio Regio Jawa di Bogor 18-21 Sept 2018 (2)

Sesawi.Net - Rab, 19/09/2018 - 11:39
DENGAN semangat “Urang Sadaya Sadulur” yang berarti “Kita semua bersaudara”, 174 imam praja (diosesan) dari tujuh  keuskupan di Regio Jawa (Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Purwokerto, Surabaya, dan Malang) berkumpul bersama di wilayah gerejai Keuskupan Bogor. Mereka datang, berkumpul dan wawanhati bersama  untuk menghayati persaudaraan imamat, sambil belajar bersama atas beberapa topik paparan. Pertemuan Unio di […]

Uskup Amboina : Pesparani Nasional di Ambon Jadi Model Untuk Semua Daerah - TERASMALUKU.COM

Google News - Rab, 19/09/2018 - 09:53

TERASMALUKU.COM

Uskup Amboina : Pesparani Nasional di Ambon Jadi Model Untuk Semua Daerah
TERASMALUKU.COM
TERASMALUKU.COM,-AMBON-Uskup Diosis Amboina Mgr. Petrus Canisius Mandagi, Msc, mengungkapkan, Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional pertama di Kota Ambon menghadirkan semua umat Katolik di Indonesia. Dan dari ...

Membangun Toleransi di Tengah Pluralitas: Temu Unio Jawa ke-3 di Keuskupan Bogor (1)

Sesawi.Net - Rab, 19/09/2018 - 09:52
KEUSKUPAN Bogor memfasilitas forum Temu Unio Regio Jawa ke 3 di kawasan Sentul. Acara ini berlangsung mulai tanggal 18-21 September 2018. Tema yang digeluti adalah “Membangun Toleransi di Tengah Pluralitas.” Acara ini dibuka dengan Perayaan Ekaristi konselebrasi bersama “tuan rumah” Mgr. Paskalis Bruno Syukur  OFM didampingi Ketua Unio Indonesia Romo PC Siswantoko Pr, Ketua Unio […]

Uskup Amboina: Pesparani Nasional di Ambon Jadi model Untuk Semua Daerah - TERASMALUKU.COM

Google News - Rab, 19/09/2018 - 09:39

TERASMALUKU.COM

Uskup Amboina: Pesparani Nasional di Ambon Jadi model Untuk Semua Daerah
TERASMALUKU.COM
TERASMALUKU.COM,-AMBON- Uskup Diosis Amboina Mgr. Petrus Canisius Mandagi, Msc, mengungkapkan, Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional menghadirkan semua umat Katolik di Indonesia. Dan dari sinilah akan jadi model ...

Google News

RIP Romo Yulius Paiman MSC (78) di Purworejo, Pemakaman di Kaliori (20/9/18)

Sesawi.Net - Rab, 19/09/2018 - 09:34
KABAR duka kali ini datang dari Provinsialat Kongregasi Imam Misionaris Hati Kudus (MSC) melalui Romo Yance Mangkey MSC. Telah meninggal dunia dengan tenang hari Rabu tanggal 19 September 2018 pukul 04.30 WIB di RS Palang Biru Kutoarjo: Romo Yulius Paiman MSC dalam usia 78 tahun. Saat ini, jenazah disemayamkan di Rumah Pengobatan Lukman, Jl. Jend. […]

Jika tak Memiliki Kasih

Sesawi.Net - Rab, 19/09/2018 - 08:57

Yesus Menyembuhkan Orang Sakit

Sesawi.Net - Rab, 19/09/2018 - 06:55

Puncta 19.09.18. Lukas 7:31-35: Tidak Cuma Ikut Arus

Sesawi.Net - Rab, 19/09/2018 - 06:14
ORANG disebut dewasa kalau dia bisa bertanggungjawab atas segala kata dan tindakannya. Keputusan yang dibuat bukan berdasarkan rasa senang tidak senang, emosional sesaat atau yang selaras dengan seleranya saja. Ia memutuskan dengan dasar baik atau buruk dengan mempertimbangkan segala dampak dan risikonya. Yesus mengkritik orang-orang di sekitarnya yang tidak dapat menilai zaman. Orang mudah menilai […]

Halaman

Subscribe to Unio Indonesia agregator