Berita dan Event

14 Januari St. Fulgensius dari Astigi

Mirifica.net - Min, 14/01/2018 - 00:00

 

Cartagena, abad VI – Astigi c. 632

Uskup Astigi yang keluarganya juga rombongan para kudus. Saudaranya: St. Leandrus, uskup Sevilla, St. Isidorus, Doktor Gereja, dan Sta. Florentina, superior Benediktin. Penggembaaannya tidak lebih dari 20 tahun sampai meninggal, meski ia menjadi uskup pada usia 50 tahun. Namun, ialah yang meminta Isidorus untuk menulis karya agung “De origine officiorum sive de ecclesasticis”.

Sumber dan gambar: Borrelli, Antonio. 30 Maret 2004. Dalam santiebeati.it. Diakses pada 2 Januari 2017

Renungan Harian, Minggu: 14 Januari 2018, Yoh. 1:35-42

Mirifica.net - Sab, 13/01/2018 - 19:00

ARI ini kita diperkenalkan dengan dua sosok “guru”, yakni imam Eli dan Yohanes Pembaptis. Imam Eli mempunyai seorang “murid” yang bernama Samuel sementara Yohanes Pembaptis mempunyai pengikut, yakni Andreas an Simon Petrus. Dua guru spiritual ini benar-benar istimewa . Mereka menyerahkan sepenuhnya (para) pengikutnya itu kepada Allah ketika Ia menghendaki mereka. Eli menyerahkan Samuel kepada Allah, sementara Yohanes Pembaptis mempersilahkan Andreas dan Simon Petrus mengikuti Yesus.

Eli dan Yohanes memiliki kerendahan hati dan niat suci untuk mengarahkan para murid ke jalan hidup yang semestinya. Keduanya menghendaki agar (para) pengikutinya menemukan Tuhan, Sang Guru sejati. Mereka tahu hanya Tuhanlah yang paling layak untuk diikuti.

Kita mungkin cenderung mengikuti guru-guru palsu, yang mengarahkan hidup kita ke arah yang keliru.Atau terkadang pula kita menjadi murid yang enggan taat untuk mengikuti nasehat Sang Guru Sejati. Tuhan Yesus Kristus. Padahal, Dia selalu memanggil kita untuk meninggalkan segalanya dan mengikuti Dia. Ia senantiasa mewartakan kabar gembira dan mengerjakan segala kebaikan. Ibarat gembala, Ia menuntun domba-domba-Nya memasuki padang rumput yang hijau, yang bermandikan susu dan madu. Siapa saja yang setia mengikuti-Nya akan memperoleh ganjaran hidup kekal.

Ya Bapa, panggillah aku menjadi murid-Mu dan tuntunlah aku menuju jalan keselamatan.Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2018, Penerbit OBOR Indonesia

Pelita Hati: 14.01 2018 – Memperkenalkan Tuhan

Sesawi.Net - Sab, 13/01/2018 - 17:00
Bacaan Yohanes 1:35-42 Dan ketika Yohanes  melihat Yesus lewat, ia berkata: “Lihatlah Anak domba Allah!” Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus. Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: “Kami […]

Brevir Sore 1: Sabtu, 13 Januari 2018 Pekan Biasa I – O PEKAN I – HARI BIASA Ibadat Sore I: Pekan Biasa II

Mirifica.net - Sab, 13/01/2018 - 16:00

PEMBUKAAN
P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.
U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.
Alleluya.

MADAH
Hari kan berlalu, namun cinta Allah
Pasti dekat s’lalu tidak kan berpisah.
Cemas tidak perlu, tak usah gelisah,
Hati harus tetap tabah.

Tinggallah ya Bapa, dampingilah kami
Dalam suka duka yang kami hadapi
Agar senantiasa kami mengimani
KehadiranMu yang sakti.

T’rimalah luapan rasa syukur kami
Atas kelimpahan kebaikan hati
Yang Kauperlihatkan pada hari ini
Ya Tuhan dan Allah kami.

Terpujilah Bapa pencipta semesta
Bersama Putera penebus dunia
Yang mengutus RohNya di tengah Gereja
Untuk tinggal selamanya. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon
FirmanMu pelita bagi langkahku, ya Tuhan, alleluya.

Mazmur 118 (119), 105-112

FirmanMu adalah pelita bagi langkahku,*
dan cahaya bagi jalanku.

Aku telah bersumpah dan akan bertekun,*
untuk memelihara ketetapanMu yang adil.

Aku sangat tertindas, ya Tuhan,*
hidupkan aku sesuai dengan firmanMu.

Berkenanlah menerima pujian, persembahan mulutku,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan.

Hidupku selalu terancam bahaya,*
tetapi aku tidak lupa akan hukumMu.

Orang berdosa memasang jerat terhadapku,*
tetapi aku tidak menyimpang dari titahMu.

KesaksianMu menjadi milik pusakaku selama-lamanya,*
dan merupakan kegirangan hatiku.

Hatiku bersedia melaksanakan kehendakMu,*
sekarang dan selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon
FirmanMu pelita bagi langkahku, ya Tuhan, alleluya.

Antifon
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah, ya Tuhan, alleluya.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,†
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.†
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah, ya Tuhan, alleluya.

Antifon
Semoga dalam nama Yesus bertekuklah setiap lutut di surga tinggi dan di bumi, alleluya.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,†
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,†
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,†
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,†
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,†
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,†
untuk kemuliaan Allah Bapa,*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon
Semoga dalam nama Yesus bertekuklah setiap lutut di surga tinggi dan di bumi, alleluya.

BACAAN SINGKAT
(Kol 1,3-6a)
Semoga Allah Bapa serta Tuhan kita Yesus Kristus memberikan rahmat dan damai kepadamu. Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu. Sebab kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus berdasarkan harapan yang disediakan bagimu di surga. Tentang harapan itu sudah kamu dengar dalam sabda kebenaran, yaitu Injil. Injil itu telah sampai kepadamu seperti kepada seluruh dunia, dan berbuah serta berkembang di mana-mana seperti di antara kamu.

LAGU SINGKAT
P: Dari terbitnya matahari sampai terbenamnya,* Nama Tuhan patut dipuji.
U: Dari terbitnya matahari sampai terbenamnya,* Nama Tuhan patut dipuji.
P: Kemuliaan Tuhan mengatasi langit.
U: Nama Tuhan patut dipuji.
P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U: Dari terbitnya matahari sampai terbenamnya,* Nama Tuhan patut dipuji.

Antifon Kidung
Dialah Anakdomba Allah yang menghapus dosa dunia, alleluya.

KIDUNG MARIA
(Luk 1,46-5)
Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon Kidung
Dialah Anakdomba Allah yang menghapus dosa dunia, alleluya.

DOA PERMOHONAN
Allah membantu umat yang dipilihNya sebagai milik pusakaNya sendiri, dan melindunginya supaya tetap bahagia. Marilah kita bersyukur kepada Tuhan, mengenangkan kebaikanNya dan berkata:
U: PadaMulah kami berharap, ya Tuhan.

Bapa yang mahamurah, kami berdoa kepadaMu bagi paus kami… dan uskup kami…* lindungilah dan kuduskanlah mereka dengan kekuatanMu.

Semoga orang-orang sakit menyatukan penderitaan mereka dengan penderitaan Kristus,* dan diikutsertakan juga dalam kebahagiaan PuteraMu.

Perhatikanlah kiranya para tunawisma,* agar mereka berhasil memperoleh perumahan yang pantas.

Tumbuhkanlah dan kembangkanlah kiranya hasil tanah,* supaya semua orang mendapat rezeki secukupnya.

Bermurahhatilah, ya Tuhan, terhadap orang-orang yang telah berpulang,* dan kurniakanlah kepada mereka tempat kediaman di surga.

BAPA KAMI
Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini.
Dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP
Allah yang kekal dan kuasa, Engkau mengatur langit dan bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan umat-Mu, dan berilah kami damai senantiasa. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

PENUTUP
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Sumber : Ibadat Harian Komisi Liturgi KWI

Bagaimana Kitab Suci seharusnya dibaca?

Pen@ Katolik - Sab, 13/01/2018 - 13:35

KATEKISMUS GEREJA KATOLIK

18. Mengapa Kitab Suci mengajarkan kebenaran?

Karena Allah sendirilah pengarang Kitab Suci. Atas alasan inilah Kitab Suci disebut ”terinspirasikan”, dan tanpa kesalahan mengajarkan kebenaran yang perlu untuk keselamatan kita. Roh Kudus menginspirasikan para pengarang yang menuliskan apa yang Dia inginkan untuk mengajar kita. Tetapi, iman Kristen bukanlah ”agama Kitab”, tetapi agama Sabda Allah – ”bukan kata-kata yang tertulis dan bisu, melainkan Sabda yang menjadi manusia dan hidup” (Santo Bernardus dari Clairvaux).

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 105-108, 135-136

19. Bagaimana Kitab Suci seharusnya dibaca?

Kitab Suci harus dibaca dan ditafsirkan dengan bantuan Roh Kudus dan di bawah tuntunan Kuasa Mengajar Gereja menurut kriteria: 1) harus dibaca dengan memperhatikan isi dan kesatuan dari keseluruhan Kitab Suci, 2) harus dibaca dalam Tradisi yang hidup dalam Gereja, 3) harus dibaca dengan memperhatikan analogi iman, yaitu harmoni batin yang ada di antara kebenaran-kebenaran iman itu sendiri.

Teruslah membacanya dalam Katekismus Gereja Katolik 109-119, 137

Ngaku Pastor KWI, Penelpon Gelap Desak Operator Beri Nomor Kontak Para Imam

Sesawi.Net - Sab, 13/01/2018 - 10:58
PADA hari Jumat (12/1/2-18) malam, seorang imam (pastor) yang berkarya di lingkungan Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan menjadi Sekretaris Eksekutif sebuah komisi di KWI menghubungi Redaksi. Pastor ini mengungkapkan sebuah ‘insiden’aneh telah terjadi di komunitas para imam setarekat dengannya. Empat hari lalu, tepatnya hari Senin tanggal 8 Januari 2018, kata imam religius ini dari […]

Brevir Siang: Sabtu, 13 Januari 2018 Pekan Biasa I – O PEKAN I – HARI BIASA Ibadat Sore I: Pekan Biasa II

Mirifica.net - Sab, 13/01/2018 - 10:00

PEMBUKAAN
P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.
U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.
Alleluya

MADAH
Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon
Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.

Mazmur 118,33-40

Perlihatkanlah kepadaku, ya Tuhan, jalan ketetapanMu,*
aku akan berpegang kepadanya sampai saat terakhir.

Berilah aku pengertian, maka aku akan mentaati hukumMu,*
aku akan menepatinya dengan segenap hati.

Bimbinglah aku pada jalan perintahMu,*
sebab aku menyukainya.

Condongkan hatiku kepada perintahMu,*
jangan kepada keuntungan.

Jauhkanlah perhatianku dari yang sia-sia,*
buatlah aku hidup menurut hukumMu.

Tepatilah janjiMu kepada hambaMu,*
sabdaMu yang Kausampaikan kepada orang takwa.

Singkirkanlah dari aku cela yang menggelisahkan daku,*
karena baiklah segala ketetapanMu.

Sungguh aku rindu kepada titahMu,*
berilah aku hidup demi keadilanMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon
Bimbinglah aku, ya Tuhan, pada jalan perintahMu.

Antifon
Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.

Mazmur 33 – I

Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,*
mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

Karena Tuhan aku bermegah-megah,*
hendaknya orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukaria.

Agungkanlah Tuhan bersama dengan daku,*
mari kita bersama memasyhurkan namaNya.

Dalam doa aku mencari Tuhan, dan Ia menjawab aku,*
Ia melepaskan daku dari segala yang menakutkan.

Pandanglah Dia, maka Engkau akan berbahagia,*
Ia tak akan mengecewakan dikau.

Orang yang malang ini berseru, dan Tuhan mendengarkannya,*
Tuhan menyelamatkan dia dari segala derita.

Bala malaikat Allah berkemah di sekeliling orang yang takwa,*
untuk melindunginya terhadap bahaya.

Rasailah dan nikmatilah, betapa baiknya Tuhan,*
berbahagialah orang yang berlindung kepadaNya.

Seganilah Tuhan, hai orang-orang suci,*
sebab yang takwa tidak berkekurangan.

Orang kaya telah menjadi miskin dan lapar,*
yang mencari Tuhan takkan kekurangan suatupun.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon
Orang yang mencari Tuhan, takkan kekurangan suatupun.

Antifon
Perjuangkanlah damai sejahtera.

Mazmur 33 – II

Saudara-saudara, dengarkanlah aku,*
kuajar kamu menjadi takwa.

Siapakah yang merindukan hidup,*
merindukan umur panjang penuh bahagia?

Jagalah lidahmu terhadap yang jahat,*
dan bibirmu jangan menipu.

Jauhilah yang jahat, lakukanlah yang baik,*
perjuangkanlah damai sejahtera.

Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar,*
telingaNya kepada seruan mereka

Wajah Tuhan menentang para penjahat,*
untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Bila orang benar berseru, Tuhan mendengarkan,*
dan Ia melepaskan mereka dari segala derita.

Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat,*
Ia menyelamatkan orang yang remuk redam.

Orang benar menghadapi banyak kemalangan,*
tetapi Tuhan menyelamatkan dia dari semuanya.

Tuhan melindungi segala tulangnya,*
tak satupun akan dipatahkan.

Orang berdosa dibunuh oleh kejahatannya,*
yang membenci orang saleh akan menanggung kesalahannya sendiri.

Tuhan menyelamatkan para hambaNya,*
semua yang berlindung kepadaNya tidak menanggung hukuman.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon
Perjuangkanlah damai sejahtera.

BACAAN SINGKAT
(1Raj 8,60-61)
Segala bangsa di dunia ini akan mengetahui bahwa Tuhan itu Allah, dan tak ada Allah selain Dia. Hendaknya hati kita sempurna di hadapan Tuhan Allah kita, sehingga kita hidup menurut ketetapanNya dan menepati perintahNya.

P: Perkenalkanlah jalanMu kepadaku, ya Tuhan.
U: Bimbinglah aku menurut sabdaMu yang benar.

DOA PENUTUP
Ya Tuhan, Engkaulah api cinta kasih abadi. Kobarkanlah cinta kasih dalam hati kami, supaya kami mengasihi Engkau melebihi segala-galanya dan mencintai semua orang tanpa memandang muka. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

PENUTUP
P: Marilah memuji Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.

Sumber : Ibadat Harian Komisi Liturgi KWI

Kamis 25 Januari 2018: Tahbisan Diakonat untuk 17 Frater Calon Imam di Seminari Tinggi St. Paulus Yogyakarta

Sesawi.Net - Sab, 13/01/2018 - 09:17
PADA hari Kamis tanggal 25 Januarri 2018 akan berlangsung misa tahbisan diakonat untuk 17 orang frater calon imam. Para frater calon diakon-imam ini berasal dari berbagai tarekat religius (SJ, Karmelit tak Berkasut, MSF) dan diosesan dari berbagai Keuskupan (KAS, Merauke). Tahbisan diakonat ini akan berlangsung di Kapel Seminari Tinggi St. Paulus di Kentungan, Yogyakarta, mulai […]

Kesempatan Untuk Mengubah Haluan Hidup

Sesawi.Net - Sab, 13/01/2018 - 05:36
PROFESINYA sebagai seorang pemungut cukai, menjadikan Lewi tidak disukai oleh masyarakat Yahudi. Bahkan ahli Taurat dan kaum Farisi menganggapnya sebagai seorang pendosa yang tidak layak didekati. Namun Yesus justru memanggil Lewi agar mengikuti Dia dan menjadi muridNya. Sikap Yesus kepadanya, membuat Lewi mengambil keputusan untuk meninggalkan kehidupannya yang lama dan menjadi pengikut Yesus yang setia. […]

Kata Mutiara – Sabtu 13 Januari 2018

Sesawi.Net - Sab, 13/01/2018 - 05:30
KITA diberikan kesempatan kedua setiap hari di dalam hidup kita. Biasanya kita melewatkannya, tapi kesempatan tersebut selalu ada, menunggu kita untuk mengambilnya. Andrew M. Greely Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Memadukan Firman Tuhan dan Tantangan Lokal - Koran Jakarta

Google News - Sab, 13/01/2018 - 05:22

Koran Jakarta

Memadukan Firman Tuhan dan Tantangan Lokal
Koran Jakarta
Buku ini mengungkap gerak langkah Gereja Katolik Indonesia membumikan Gereja. Dengan dokumen dan inspirasi Konsili Vatikan II, Gereja Katolik Indonesia berusaha untuk setia kepada warta injili, tetapi sekaligus mengakomodasi situasi lokal. Indra ...

Keuskupan Ruteng tetapkan 2018 sebagai Tahun Persekutuan dari keuskupan hingga KBG

Pen@ Katolik - Sab, 13/01/2018 - 04:57

“Semoga kita sehati sejiwa membangun kembali persekutuan di keuskupan ini, di dekanat,di paroki, di stasi, di lingkungan, dan terutama di KBG-KBG, dan juga di komunitas-komunitas rohani dan komunitas-komunitas kategorial. Ini yang perlu menjadi perhatian kita.”

Ajakan untuk membangun persekutuan itu diungkapkan oleh Administrator Apostolik Keuskupan Ruteng Mgr Silvester San ketika membuka Sidang Pastoral Post Natal Keuskupan Ruteng yang berlangsung di Aula Efata, Ruteng, tanggal 9 hingga 12 Januari 2018.

Topik yang dibahas sidang itu adalah upaya membangun persekutuan, sebagai implementasi dari Sinode Ketiga Keuskupan Ruteng, yang menetapkan tahun 2018 sebagai Tahun Persekutuan. Sidang empat hari yang melibatkan para imam, biarawan-biarawati dan tokoh-tokoh umat itu diawali dengan rekoleksi yang dipimpin Praeses Seminari Santo Yohanes Paulus II, Labuan Bajo, Pastor Laurens Sopang Pr.

Melihat Program Pastoral Keuskupan Ruteng 2017 tentang Pewartaan, Uskup Denpasar itu menegaskan bahwa Injil yang diwartakan itu “membangun persekutuan Gereja” dan “kita menyadari bahwa Gereja itu adalah sebuah persekutuan.”

Sementara itu, dalam homili Misa Natal Bersama peserta sidang itu di tempat yang sama, 12 Januari 2018, yang juga dihadiri Bupati Manggarai Deno Kamelus, Wakil Bupati Manggarai Victor Madur bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Manggarai, Mgr Silvester San mengungkapkan bahwa Natal membawa harapan bagi Keuskupan Ruteng.

“Yang perlu kita lakukan adalah membangun persekutuan, persaudaraan terutama di KBG sebagai bentuk kesepakatan dari hasil sinode,” kata Mgr Silvester seraya menegaskan bahwa dalam situasi tidak adanya persatuan atau persekutuan, “akan muncul pihak ketiga atau provokator yang merusak persekutuan, persaudaraan dan kedamaian.”

Terkait proses Pilkada yang akan datang, Mgr Silvester berpesan agar masyarakat memanfaatkan hak pilih dengan baik dan mimbar gereja tidak dipakai sebagai tempat untuk mempraktekkan politik praktis. “Meskipun tahun 2018 adalah tahun politik, namun kita tetap menjaga persaudaraan dan perdamaian di tengah masyarakat,” pesan Mgr Silvester.

Pada tahun yang sama pemerintah akan menjalankan agenda politik yakni pemilihan gubernur dan wakil gubernur dan menyebut 2018 sebagai Tahun Politik. Menurut Bupati Deno Kamelus, Tahun Politik dan Tahun Persekutuan “menjadi tantangan bagi pemerintah dan Gereja lokal, terutama bagaimana mewujudkan persekutuan di tengah peluang perbedaan pilihan politik.”

Untuk itu, Bupati mengharapkan agar Gereja, baik sebagai institusi, juga melalui pribadi para pemimpinnya, menjalankan peran profetisnya, sehingga masyarakat yang berbeda pilihan dalam politik mampu hidup dalam persekutuan yang utuh berlandaskan cinta kasih. “Tentang bagaimana langkah-langkah praktisnya, saya yakin para imam, biarawan-biarawati, dan tokoh umat yang hadir di sini pasti telah memikirkannya dengan baik,” kata Bupati Deno Kamelus.

Atas nama pemerintah, bupati berharap Gereja “membantu memberi pencerahan terkait ideal pemimpin yang dibutuhkan wilayah ini … sehingga yang nantinya terpilih adalah pemimpin kita, dan bukan pemimpin kami yang mewakili kelompok atau kepentingan tertentu.”(pcp berdasarkan laporan Komsos Ruteng, Tim Humas pro Manggarai dan Floresa.co)

Kardinal Parolin: 2018 adalah tahun kaum muda dan keluarga untuk Paus Fransiskus

Pen@ Katolik - Sab, 13/01/2018 - 03:14

Dalam wawancara dengan Alessandro Gisotti dari Vatikan News seperti dilaporkan oleh Devin Watkins, Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin menggambarkan bahwa tahun 2018 menjadi “perhatian khusus Gereja bagi harapan, tujuan, dan tantangan yang dihadapi kaum muda.”

Tanggal 21-26 Agustus 2018, lanjut kardinal itu, akan dilakukan Pertemuan Keluarga se-Dunia Dublin, Irlandia,  sebelum berlangsungnya  Majelis Biasa Sinode Para Uskup di Roma (Oktober 2918), yang fokusnya adalah “tentang Kaum Muda, Iman, dan Pilihan Hidup.”

Menurut Kardinal Parolin, aspek inovatif dan penting adalah “hubungan baru Gereja dengan kaum muda, yang terungkap dalam paradigma tanggung jawab, tanpa jenis paternalisme apa pun.”

“Gereja dan Paus meminta kaum muda … kontribusi apa yang dapat mereka berikan bagi Injil dan pewartaannya, saat ini!” kata kardinal itu..

Tentang seruan apostolik Amoris laetitia, Kardinal Parolin mengatakan bahwa dokumen itu “dihasilkan dari sebuah paradigma baru yang Paus Fransiskus lanjutkan dengan kebijaksanaan, kehati-hatian, dan kesabaran.” Kesulitan yang kini mengitari dokumen itu, “selain beberapa aspek isi, adalah karena perubahan sikap yang Paus minta dari kita,” lanjut kardinal.

Selain menjadi perhatian Gereja terhadap keluarga dan persoalan-persoalannya dalam dunia sekarang ini, dan sungguh-sungguh membantu menginkarnasikan Injil di dalam keluarga, yang sudah merupakan Injil: Injil keluarga, Kardinal Parolin yakin bahwa “Amoris laetitia juga merupakan ajakan bagi keluarga untuk ikut bekerja sama dan berkontribusi bagi pertumbuhan Gereja.”

Tentang reformasi Kuria, yang katanya “sudah mengambil beberapa langkah penting ke depan,” Kardinal Parolin menegaskan bahwa Paus Fransiskus lebih fokus “pada semangat lebih dalam yang harus menjiwai setiap reformasi Kuria, yang merupakan dimensi fundamental kehidupan Kristen, yaitu pertobatan.”

Sikap ini, kata kardinal, lebih diutamakan daripada “reformasi struktural, dengan promulgasi undang-undang baru, norma-norma, nominasi, dan lain-lain.”

Reformasi harus membuat Kuria Romawi menjadi “bantuan nyata bagi Paus untuk pewartaan Injil,” kata Kardinal Parolin seraya menegaskan bahwa dia akan mendesak dan bersikeras pada aspek itu.

Mengenai perjalanan apostolik Paus Fransiskus ke Chili dan Peru, kardinal itu mengatakan bahwa “Paus akan pergi sebagai Gembala Gereja universal untuk bertemu dengan gereja-gereja lokal … yang kini menghadapi berbagai tantangan akibat realitas dunia sekarang ini.”

Yang pertama, kata kardinal itu, “adalah tantangan bagi penduduk pribumi” yang mengacu pada Sinode Amazonia 2013 yang Paus Fransiskus adakan “tentang peran dan kontribusi penduduk ini dalam negara dan masyarakat mereka.”

Tantangan kedua adalah korupsi. “Topik yang sungguh dirasakan Paus dan kembali diungkapkan dengan bahasa sangat tajam adalah korupsi, yang menghambat pembangunan dan pengurangan kemiskinan dan kesengsaraan,” kata Kardinal Parolin.

Kardinal itu yakin, kunjungan itu tidaklah mudah, “tapi pasti akan sangat menyenangkan.” (pcp berdasarkan Vatican News)

13 Januari St. Hermilus dan Stratonikus

Mirifica.net - Sab, 13/01/2018 - 00:00

 

Belgrade, Serbia, c. 315

Setelah sejumlah siksaan, dua martir ini ditenggelamkan di Sungai Danube dekat Belgrade di bawah pemerintahan Kaisar Licinius, sekitar 315.

Sumber dan gambar: Sauget, Joseph-Marie. 14 Juni 2009. Dalam santiebeati.it. Diakses pada 2 Januari 2017

Pinjam Nama KWI, Penelpon Gelap Ancam Suster Biarawati di Jateng

Sesawi.Net - Jum, 12/01/2018 - 22:36
SEORANG suster biarawati di Jateng baru saja  mengontak japri kepada Redaksi Sesawi.Net. Ia menyebutkan telah terjadi pengalaman tidak mengenakkan  pada hari Jumat siang tanggal 12 Januari 2018 ini. Menurut suster yang punya nama kecil Tatik ini, penelpon gelap itu mengaku bernama Albert dan mengaku diri dari KWI (Konferensi Waligereja Indonesia). Ia telepon ke jalur telepon […]

Catatan Perjalanan ke OKU Timur – Sumsel: Mobil Masuk Kobangan Jembatan dan Penumpang Mandi Lumpur (8)

Sesawi.Net - Jum, 12/01/2018 - 22:16
USAI kunjungan, kami langsung menuju Stasi St. Stefanus Sumegar. Sesuai nasihat Lurah Sugiyono, kami menyusuri jalan ke arah kami datang. Banyak lobang dengan air berlumpur mesti dilintasi mobil Panther milik paroki. Tidak lama kemudian, ban mobil menjejak jembatan dengan besi bulat jarang-jarang yang terhampar begitu saja. Dari seberang sedang menunggu mobil Rush yang hendak menyeberang. […]

Lingkungan St. Antonius VI Paroki St. Clara Bekasi Hibur Anak Panti Asuhan Sinar Pelangi

Sesawi.Net - Jum, 12/01/2018 - 21:13
SUASANA khidmat dan meriah menyelimuti Perayaan Natal bersama yang digelar seluruh warga Lingkungan Antonius VI, Paroki Santa Clara, Bekasi Utara di Panti Asuhan Sinar Pelangi, Jatibening, Bekasi, Minggu. 7 Januari 2018. Kebersamaan dan semangat kasih begitu terasa dalam perayaan Natal bersama seluruh keluarga beserta anak-anak warga Lingkungan Antonius VI dengan seluruh penghuni panti asuhan. Panti […]

Cegah Tangkal ‘Pastor’ Gadungan, Tanyai Punyakah Celebret, ‘SIM’ Pastor untuk Jalankan Fungsi Imamatnya

Sesawi.Net - Jum, 12/01/2018 - 19:34
CELEBRET adalah kata khusus yang tidak lazim kita dengar dan apalagi kita pakai dalam berbahasa sehari-hari. Namun, celebret ini merupakan satu kata penting dalam hidup seorang imam (pastor). Kata celebret  ini melekat erat pada diri setiap imam (pastor); apakah dia itu seorang imam diosesan (praja) atau imam religius anggota Ordo atau Kongregasi lain. Dengan memiliki […]

Renungan Harian, Sabtu: 13 Januari 2018, Mrk. 2:13-17

Mirifica.net - Jum, 12/01/2018 - 19:00

LEWI, seperti juga semua pemungut pajak dikenal sebagai orang berdosa. Sebab, mereka memeras rakyat melalui pajak untuk kekayaan pribadi. Karena dosanya, orang banyak mengucilkan mereka. Komunikasi dan interaksi dengan mereka dianggap sebagai pantangan. Orang-orang farisi dana li Taurat adalah kelompok irang yang sangat mencibir keberadaan mereka. Akan tetapi, Yesus justru memanggil Lewi sebagai pengikut-Nya. Ia bergaul, makan, dan minum bersama mereka. Ia tidak peduli pada pekerjaannya, pada kata-kata orang sekitar, dan pada perlakukan orang terhadap kaumnya. Yesus beranggapan bahwa justru merekalah kelompok orang yang membutuhkan-Nya.

Tentu saja kedekatan Yesus dengan pemungut cukai dan orang berdosa ini menimbulkan pertanyaan di kalangan ahli-ahli Taurat golongan Farisi.

Mereka bertanya, “Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Yesus pun menjawab: “ Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar melainkan orang berdosa.

Betapa bahagianya kita sekarang karena dalam keadaan berdosa sekalipun Yesus memihak kita. Ia tetap menunjukkan cinta dan kerahiman-Nya. Marilah kita mengikuti Dia dan bertobat. Mari kita menaruh pada pengharapan akan keselamatan dari pada-Nya.

Ya Bapa, tidak terlalu mudah bagiku untuk bertobat. Namun, utusalah Putra-Mu untuk memanggil dan menyelamatkan aku. Amin.

Sumber: Ziarah Batin 2018, Penerbit OBOR Indonesia

Gali Makam Para Imam CM dan Pindahkan Kerangka Jenazahnya dari Surabaya ke Pohsarang – Kediri

Sesawi.Net - Jum, 12/01/2018 - 18:31
DARI jaringan kerjasama dengan para aktivis di Surabaya, Jatim, kami memperoleh informasi tentang kegiatan pemindahan kerangka jenazah para imam Kongregasi Misi CM dari Surabaya menuju Kediri.  Berikut ini rincian kegiatannya sebaimana diinfokan oleh Herry Tjahjono. Jumat, 12 Januari 2018, 15.00 WIB: Ibadat untuk penggalian makam di TPU Kembang Kuning dipimpin oleh Rm. Dodik CM dan […]

Halaman

Subscribe to Unio Indonesia agregator