Berita dan Event

Pelita Hati: 14.11.2017 – Hati S’bagai Hamba

Sesawi.Net - Sen, 13/11/2017 - 17:00
Bacaan Lukas 17:7-10 Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan! Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau […]

Brevir Sore, Senin: 13 November 2017 Pekan Biasa XXXII – O PEKAN IV – HARI BIASA (H)

Mirifica.net - Sen, 13/11/2017 - 16:00

PEMBUKAAN
P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.
U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Alleluya.

MADAH
Allah pencipta semesta
Yang mengatur segalanya
Siang Kauhiasi terang
Malam Kaujadikan tenang.

S’moga istirahat kami
Membuat kuat kembali
Jiwa raga yang tertekan
Oleh beban pekerjaan.

Hari mengayunkan langkah
Malam mendekatlah sudah
Kami menyanyikan lagu
Untuk bersyukur padaMu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon
Bersyukurlah kepada Tuhan, kekal abadi kasih setiaNya.

Mazmur 135 (136) – I

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Allah segala dewata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan segala penguasa,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Sebab hanya Tuhanlah yang mengerjakan karya agung,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang menciptakan langit dengan bijaksana,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Kepada Tuhan yang membentangkan bumi di atas samudera raya,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang mebuat penerang yang besar,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Matahari untuk menguasai siang,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bulan dan bintang untuk menguasai malam,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Bersyukurlah kepada Tuhan, kekal abadi kasih setiaNya.

Antifon
KaryaMu sungguh agung dan mengagumkan, ya Tuhan, Allah yang mahakuasa.

Mazmur 135 (136) – II

Bersyukurlah kepada Tuhan yang membunuh anak sulung Mesir,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang mengantar umat Israel ke luar dari Mesir,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dengan tangan kuat dan lengan terentang,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang membelah Laut Merah,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang menyeberangkan umat Israel melalui air,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang mencampakkan Firaun dengan tentaranya ke dalam laut,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memimpin umatNya melintasi padang gurun,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang menaklukkan kerajaan besar,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang membunuh raja-raja termasyhur,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Sihon, raja bangsa Amori,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dan Og, raja negeri Basan,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memberikan kerajaan mereka,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Menjadi milik pusaka Israel, hambaNya,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memperhatikan kemalangan kita,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Yang membebaskan kita dari para penindas,
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Tuhan yang memberi makan segala makhluk,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Bersyukurlah kepada Allah di surga,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
KaryaMu sungguh agung dan mengagumkan, ya Tuhan, Allah yang mahakuasa.

Antifon
Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,†
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,†
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,†
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,†
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,†
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,†
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,†
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Allah telah merencanakan kehendakNya untuk menyatukan segala sesuatu dalam diri Kristus sebagai kepala.

BACAAN SINGKAT
(1Tes 3,12-13)
Semoga Tuhan mengembangkan kamu dalam cinta kasih yang melimpah kepada sesama umat dan kepada semua orang, seperti kamipun mengasihi kamu. Hendaknya Tuhan menguatkan hatimu, supaya kamu kudus dan tak bernoda di hadapan Allah dan Bapa kita, pada waktu Tuhan Yesus datang bersama semua orang kudusNya.

LAGU SINGKAT
P: Semoga doaku, ya Tuhan,* Tertuju kepadaMu.
U: Semoga doaku, ya Tuhan,* Tertuju kepadaMu.
P: Seperti asap dupa membubung ke hadiratMu.
U. Tertuju kepadaMu.
P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U: Semoga doaku, ya Tuhan,* Tertuju kepadaMu.

Antifon Kidung
Aku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

KIDUNG MARIA
(Luk 1,46-5)
Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon Kidung
Aku hendak mengagungkan Dikau selalu, ya Allahku.

DOA PERMOHONAN
Yesus tidak pernah meninggalkan orang yang berharap kepadaNya. Marilah kita menghadap Dia dengan rendah hati dan berdoa:
U: Allah kami, kabulkanlah doa kami.
P: Kristus Tuhan, cahaya dunia, sinarilah umatMu dengan terang cahayaMu,* agar kami mewartakan kepada semua bangsa rahasia agung iman kami.
U: Allah kami, kabulkanlah doa kami.
P: Peliharalah semua imam dan para pelayan umatMu,* supaya dalam mewartakan Injil kepada orang lain, mereka sendiri mengabdi Engkau dengan setia.
U: Allah kami, kabulkanlah doa kami.
P: Dengan darahMu Engkau telah mendamaikan dunia,* maka singkirkanlah segala percekcokan dan hentikanlah peperangan.
U: Allah kami, kabulkanlah doa kami.
P: Bantulah para suami isteri dengan kelimpahan rahmatMu,* supaya mereka menampakkan hubungan mesra antara Engkau dan Gereja.
U: Allah kami, kabulkanlah doa kami.
P: Ampunilah dosa semua orag yang telah meninggal,* dan hiburlah mereka dalam belaskasihanMu bersama para kudus.
U: Allah kami, kabulkanlah doa kami.

BAPA KAMI
Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini.
Dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP
Tuhan Yesus, tinggallah kiranya bersama kami, karena hari sudah hampir malam. Sertailah kami di jalan, kobarkanlah hati kami dan bangkitkanlah pengharapan kami. Semoga kami mengenal Engkau dalam sabda Kitab suci dan dalam perjamuan ekaristi bersama saudara-saudara kami. Sebab Engkaulah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Sumber : Ibadat Harian Komisi Liturgi KWI

Malam Puncak Dies Natalis Kewaka XXIII - Tribun Pontianak

Google News - Sen, 13/11/2017 - 15:39

Tribun Pontianak

Malam Puncak Dies Natalis Kewaka XXIII
Tribun Pontianak
ID, PONTIANAK - Perayaan Malam Puncak Dies Natalis ke 23 Kerabat Mahasiswa Katolik (Kewaka) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura berlangsung dengan sangat hikmat dan meriah di Aula Radakng Dayak, Pontianak, Kalimantan Barat ...

Google News

DPRD: BNN Kota Medan Harus Segera Dibentuk - Waspada Online

Google News - Sen, 13/11/2017 - 14:07

Waspada Online

DPRD: BNN Kota Medan Harus Segera Dibentuk
Waspada Online
Terkait maraknya peredaran narkoba di Kota Medan yang sudah memasuki zona merah, Hendrik Sitompul yang juga Ketua Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) Sumut ini, mengimbau Polrestabes Medan dan BNNP Sumut supaya rutin menggelar razia.
Anggota DPRD Desak Pembentukan BNN MedanHarian Medan Bisnis - Membangun Indonesia yang Lebih Baik

all 5 news articles »

Senin, 13 November 2017

Pen@ Katolik - Sen, 13/11/2017 - 13:46

PEKAN BIASA XXXII (H)

Santo Stanislaus Kostka; Santo Didakus; Santa Fransiska Xaveria Cabrini; Santo Aloisius Versiglia dan Santo Callistus Caravario; Beato Engenius Bossilkov

Bacaan I: Keb. 1:1-7

Mazmur: 139:1-10; R: 24b

Bacaan Injil: Luk. 17:1-6

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: ”Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan ke dalam laut, dari pada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah ini. Jagalah dirimu! Jikalau saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia, dan jikalau ia menyesal, ampunilah dia. Bahkan jikalau ia berbuat dosa terhadap engkau tujuh kali sehari dan tujuh kali ia kembali kepadamu dan berkata: Aku menyesal, engkau harus mengampuni dia.” Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: ”Tambahkanlah iman kami!” Jawab Tuhan: ”Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu.”

Renungan

Pepatah Inggris mengatakan, ”To err is human”—Melakukan kesalahan itu manusiawi. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana kita bersikap bila terjadi kesalahan? Atau, lebih tepatnya, bagaimana bila orang lain melakukan kesalahan kepada kita? Kurang lebih pertanyaan itu yang disampaikan Yesus kepada murid-murid-Nya.

Kenyataan bahwa manusia itu dekat dengan kesalahan tidak secara otomatis membuat pengampunan juga menjadi hal yang dekat dengan hidup manusia. Yesus mengingatkan para murid-Nya akan nilai penting pengampunan. Berusaha untuk menghindari dosa itu penting, tetapi mengampuni yang bersalah mengantar manusia pada kemanusiaan sejati.

Salah satu aspek penting dari pengampunan yang disampaikan Yesus adalah memberi kesempatan. Pengampunan bukan hanya memberikan maaf, tetapi juga kesediaan menerima kembali dan memberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Tentu saja ini adalah hal yang sulit. Bukan hanya untuk kita, karena bagi para murid Yesus pun demikian. Permintaan mereka sangat tepat, ”tambahkan iman kami!”. Pengampunan hanya bisa diberikan bila manusia membuka diri untuk dipenuhi oleh kebijaksanaan Allah. Keterbukaan itulah yang kita sebut iman.

Ya Allah, tambahkanlah imanku supaya hatiku senantiasa terbuka untuk mengampuni sesamaku. Amin.

Renungan Ziarah Batin 2017

 

Imam Ini Yakin Penolakan Kasino di Taiwan Dampak Ancaman Presiden China

UCANews - Sen, 13/11/2017 - 13:05

Seorang imam menghubungkan kampanye anti-korupsi yang dilakukan oleh Presiden China Xi Jinping di China daratan dengan penolakan  yang berhasil terhadap kasino yang rencananya dibangun di atas pulau Kinmen di Taiwan.

Warga di pulau itu memilih untuk tidak memiliki kasino di wilayah mereka. Sebuah laporan pada 28 Oktober mengatakan  24.368 orang memilih “tidak”, sementara 2.705 memilih “ya”.

Pastor Chou Jung dari Gereja Hati Kudus Kinmen mengatakan kepada ucanews.com bahwa sebelum voting diadakan dia khawatir akan hasilnya. Namun pastor tersebut percaya titik baliknya adalah oposisi pemerintah China terhadap kasino dan ancaman selanjutnya untuk mengakhiri kebijakan “Mini Three Links” antara daratan dan Kinmen.

Didirikan pada tahun 2001, Mini Three Links membuka jaringan pos, transportasi dan perdagangan antara Fujian dan Kinmen yang jaraknya hanya dua kilometer.

“Dukungan untuk membuka kasino di Kinmen adalah untuk merangsang ekonomi namun dorongan besar bagi ekonomi Kinmen adalah Mini Three Links,” kata Pastor Chou. “Ketika China menentang proposal tersebut dan mengatakan akan menutup jaringan, bagaimana orang-orang pulau dapat mendukungnya?” katanya.

Ho Tsung-hsu, direktur eksekutif Anti-Legalisasi Koalisi Judi Taiwan, juga memberikan penekanan pada renana pemerintah China dalam menghalangi tawaran tersebut. Ho mengatakan bahwa China ingin mencegah pencucian uang oleh pejabat pemerintah daratan dengan berjudi.

“Presiden Xi sekarang memerangi korupsi dan Kinmen begitu dekat dengan Xiamen,” kata Ho. “Kalau ada kasino, China pasti takut itu akan menjadi tempat pencucian uang,” katanya.

Pengamat China mengatakan bahwa Xi telah menggunakan apa yang disebut kampanye anti-korupsi untuk mengkonsolidasikan kekuasaan di dalam Partai Komunis China.

Pastor Chou mengatakan jika kasino diizinkan di Kinmen, hal itu akan membawa unsur-unsur yang merusak. “Perjudian adalah tindakan keserakahan,” katanya. “Orang bangkrut dan merusak nyawa mereka melalui itu,” katanya. “Terlebih lagi, pelacuran dan kejahatan lainnya akan menyusul.”

Sebagai bagian dari perlawanannya, Pastor Chou memimpin demonstrasi anti-kasino dengan  300 orang yang terdiri dari anggota gereja dan masyarakat seminggu sebelum referendum diadakan.

Deo Gratias Award untuk Romo GP Sindunata SJ: Menulis, Laku Menempuh Jalan Sunyi

Sesawi.Net - Sen, 13/11/2017 - 12:57
ATAS konsistensinya di bidang dunia kepenulisan, wartawan senior yang juga budayawan GP Sindunata SJ menerima Deo Gratias Award (DGA) di Griya Paseban, Semarang pada 12 November 2017. Deo Gratias adalah komunitas Katolik penggiat literasi yang anggotanya berasal dari seluruh Indonesia bahkan dari berbagai belahan dunia. Ketika memberi orasi dalam malam penganugerahan bertema “Mewartakan Kasih bagi […]

Cegah Terorisme, Pers Harus Kedepankan Profesionalisme

UCANews - Sen, 13/11/2017 - 12:52

Persaingan media menjadikan profesionalisme wartawan menurun dan itu berdampak pada pemberitaan terkait radikalisme dan terorisme. Untuk mencegah penyebarluasan paham radikal terorisme, media disarankan meminimalisir persaingan.

Hal ini disampaikan anggota Majelis Etik Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Willy Pramudya,  saat menjadi narasumber Visit Media Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Gorontalo ke Mimoza TV, 8 Nov. 2017).

“Karena alasan persaingan media sekarang mendewakan klik, rating dan oplah, yang ujungnya media menjadi tidak profesional,” kata Willy.

Ketidakprofesionalan media, lanjut Willy, di antaranya nampak dari terjadinya glorifikasi, fabrikasi, justifikasi, dan pelanggaran-pelanggaran lainnya. Dalam isu terorisme, tak jarang berbagai pelanggaran menjadikan berita yang disajikan media menjadi teror baru bagi masyarakat.

“Contoh kasus bom di Jalan Thamrin, Jakarta. Kejadiannya tidak besar, tapi karena media mengejar rating dan membuatnya heboh, masyarakat yang di Gorontalo juga merasakan kengeriannya,” tambah Willy.

Willy menambahkan, menjadi tugas industri pers dan wartawan secara pribadi untuk meningkatkan independensi dan profesionalismenya. “Profesionalisme akan mencegah persaingan antar media,” tutupnya.

Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, mengatakan pencegahan terorisme bukan hanya menjadi tugas pemerintah, namun juga pers.

“Pers adalah bagian dari yang wajib ikut terlibat dalam pencegahan terorisme. Bagaimana keterlibatannya, salah satunya dengan menjaga profesionalisme,” kata Yosep.

Ia mengaskan empat fungsi pers, yaitu penyampaian informasi kepada masyarakat, media pendidikan, media hiburan serta sarana pengingat dan pengawal pemerintahaan.

“Media harus mampu menyampaikan kritik apabila menemukan ketidakadilan, karena ketidakadilan dalah salah satu penyebab seseorang menjadi radikal dan mau melakukan aksi terorisme,” tandas Yosep.

Ia mengajak media menjalankan  fungsi mata dan telinga bagi masyarakat, mengingatkan bahwa ancaman radikalisme dan terorisme ada di mana-mana dan bisa terjadi kapan saja.

Visit Media merupakan salah satu metode yang dijalankan di kegiatan Pelibatan Media Massa dalam Pencegahan Terorisme. Satu metode lainnya adalah dialog Literasi Media sebagai Upaya Cegah dan Tangkal Radikalisme dan Terorisme di Masyarakat.

Sumber: BNPT.go.id

Lentera Keluarga – Bijaksana

Sesawi.Net - Sen, 13/11/2017 - 11:55
Senin, 13 November 2017 .  Hari Orang Miskin. Bacaan: Keb 1:1-7; Mzm 139:1-10; Luk 17:1-6 Renungan “KEBIJAKSANAAN tidak masuk ke dalam hati keruh dan tidak pula tinggal dalam tubuh yang dikuasai dosa” .  Benar, bahwa orang yang dikuasai oleh pikiran-pikiran buruk, perasaan-perasaan tak kendali dan tubuh yang dikuasai dosa akan sangat berpengaruh dalam cara pandangnya […]

Usai putusan MK, Kemendagri prediksi jumlah penghayat kepercayaan bertambah - merdeka.com

Google News - Sen, 13/11/2017 - 11:09

merdeka.com

Usai putusan MK, Kemendagri prediksi jumlah penghayat kepercayaan bertambah
merdeka.com
Sementara itu dari aspek manajemen pemerintahan, Zudan mengatakan, perlu pendataan lebih rinci jumlah penghayat kepercayaan di Indonesia untuk memudahkan pelayanan publik, perencanaan pembangunan dan alokasi anggaran nantinya.
Kemendagri Yakin Jumlah Penghayat Kepercayaan Bakal MelonjakJPNN.com

all 23 news articles »

Mengambilalih Pengelolaan Ruang Udara dari Tangan Singapura: Sudah Siapkah? - www.netralnews.com

Google News - Sen, 13/11/2017 - 10:30

Mengambilalih Pengelolaan Ruang Udara dari Tangan Singapura: Sudah Siapkah?
www.netralnews.com
Saat ini berkarya dengan menjadi konsultan hukum di ibu kota Jakarta; dosen tamu untuk mata kuliah hukum udara dan ruang angkasa di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta; serta tenaga ahli sekaligus pemateri di Institute of Air and Space Law ...

and more »

Brevir Siang, Senin: 13 November 2017 Pekan Biasa XXXII – O PEKAN IV – HARI BIASA (H)

Mirifica.net - Sen, 13/11/2017 - 10:00

PEMBUKAAN
P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.
U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Alleluya

MADAH
Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s’mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon
Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu, ya Tuhan.

Mazmur 118 (119),129-136

SabdaMu mengagumkan, ya Tuhan,*
aku berpegang padanya.

Singkapkanlah firmanMu yang memberi terang,*
yang memberi pengertian kepada orang yang bersahaja.

Dengan mulut ternganga aku termengah-mengah,*
sebab aku rindu akan perintahMu.

Perhatikan daku dan kasihanilah aku,*
sebab aku cinta padaMu.

Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu,*
janganlah kejahatan menguasai aku.

Bebaskanlah aku dari penindasan,*
supaya aku berpegang pada titahMu.

Pandanglah hambaMu dengan wajah berseri,*
ajarkanlah kehendakMu kepadaku.

Air mataku berlinang-linang,*
sebab banyak orang tidak berpegang pada hukumMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Teguhkanlah langkahku sesuai dengan janjiMu, ya Tuhan.

Antifon
Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu?

Mazmur 81 (82)

Allah memimpin sidang surgawi,*
menghakimi para dewata:

“Berapa lama lagi kamu menghakimi dengan lalim,*
dan memihak kepada orang jahat?

Belalah orang lemah dan yatim piatu,*
berilah keadilan kepada orang hina dan papa.

Luputkanlah orang lemah dan miskin,*
luputkanlah mereka dari tangan orang berdosa”.

Para dewata kehilangan akal berkeliaran dalam kegelapan,*
segala dasar bumi goyang.

“Tadinya kukira kamu semua dewata,*
putera Allah yang mahatinggi.

Nyatanya kamu mati seperti manusia,*
tewas seperti perwira gadungan”.

Bangkitlah, ya Allah, hakimilah bumi,*
rajailah sendiri segala bangsa.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Hanya ada satu yang membuat hukum dan menjadi hakim. Siapakah engkau, sehingga engkau mau menghakimi sesamamu?

Antifon
Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

Mazmur 119 (120)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*
dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*
dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*
Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*
dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*
entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga,*
pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*
sedangkan mereka hanya peperangan.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Aku berseru kepada Tuhan, dan Ia mendengarkan daku.

BACAAN SINGKAT
(Im 20,26)
Hendaklah kamu kudus, sebab Aku Tuhanmu kudus. Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milikKu.

P: Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan.
U: Umat yang terpilih menjadi milikNya.

DOA PENUTUP
Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa. Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusanMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

PENUTUP
P: Marilah memuji Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.

Sumber : Ibadat Harian Komisi Liturgi KWI

Di Era Digital, Orangtua Jangan Buta Teknologi

Sesawi.Net - Sen, 13/11/2017 - 08:44
SAAT ini, dunia telah memasuki era digital di semua bidang. Anak-anak, khususnya yang lahir 10 tahun terakhir adalah generasi digital yang tumbuh, dan berhubungan dengan dunia lewat smartphone, tablet, dan komputer. Unsur penting dalam generasi ini adalah layar, informasi, dan kecepatan. Pernyataan ini disampaikan Ketua Program Studi (Kaprodi) Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Sanata Dharma […]

Gereja Katolik Mempertegas Kehadirannya

Sesawi.Net - Sen, 13/11/2017 - 08:32
BERTEPATAN dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017, Ketua Umum Vox Point Indonesia (VPI), Yohanes Handoyo Budhisejati, melantik pengurus DPD VPI Yogyakarta dan Kota Yogyakarta. Pelantikan dilakukan di aula Gereja Santo Yusuf, Bintaran, Yogyakarta. Pelantikan pengurus ormas Katolik di gereja bersejarah tersebut mengingatkan catatan sejarah keikutsertaan Gereja Katolik Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan bangsa ini. Ketika […]

Perspektif: Penutupan Bandara Supadio, Penumpang Terlantar, dan Right to Care - www.netralnews.com

Google News - Sen, 13/11/2017 - 07:14

www.netralnews.com

Perspektif: Penutupan Bandara Supadio, Penumpang Terlantar, dan Right to Care
www.netralnews.com
Idealnya menurut Ridha konsultan hukum di ibu kota Jakarta, dosen tamu untuk mata kuliah hukum udara dan ruang angkasa di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, hidup di negara yang menjunjung tinggi supermasi hukum, klaim ganti ...

and more »

Perspektif: Penutupan Bandara Supadio, Penumpang Terlantar, dan Right to Care - www.netralnews.com

Google News - Sen, 13/11/2017 - 07:14

www.netralnews.com

Perspektif: Penutupan Bandara Supadio, Penumpang Terlantar, dan Right to Care
www.netralnews.com
Idealnya menurut Ridha konsultan hukum di ibu kota Jakarta, dosen tamu untuk mata kuliah hukum udara dan ruang angkasa di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta, hidup di negara yang menjunjung tinggi supermasi hukum, klaim ganti ...

and more »

Brevir Pagi, Senin: 13 November 2017 Pekan Biasa XXXII – O PEKAN IV – HARI BIASA (H)

Mirifica.net - Sen, 13/11/2017 - 04:00

PEMBUKAAN
P: Ya Allah, bersegeralah menolong aku.
U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin
Alleluya.

MADAH
Sumber cahaya mulia
Yang menerangi dunia
Malam Kauhentikan sudah
Kauterbitkan fajar cerah.

Engkaulah terang sejati
Melebihi matahari
Dasar lubuk hati kami
Kausinari Kauselami

Terangilah diri kami
Ya Bapa yang murah hati
Dengan rahmat dan kasihMu
Agar selamat selalu

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Dalam ikatan Roh suci
Sepanjang seluruh hari. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon
Ya Tuhan, penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi.

Mazmur 89 (90)

Tuhan, Engkaulah pelindung kami,*
turun-temurun.

Sebelum gunung-gemunung dijadikan,†
sebelum bumi dan jagat dilahirkan,*
dari kekal sampai kekal Engkaulah Allah.

Engkau mengembalikan manusia kepada debu,*
degan bersabda: “Kembalilah, hai anak Adam!”

Sebab bagiMu seribu tahun sama dengan hari kemarin,*
sama dengan satu giliran ronda malam.

Manusia hilang lenyap seperti mimpi,*
seperti rumput yang disabit.

Pagi-pagi berkembang dan berbunga,*
waktu sore layu dan kering.

Hari kami hancur luluh karena amarahMu,*
karena geram murkaMu kami remuk redam.

Kesalahan kami Kaubeberkan di hadapanMu,*
dan dosa kami yang tersembunyi terbongkar dalam pandanganMu.

Segala hari kami lenyap dalam murkaMu,*
segenap tahun kami hilang bagaikan nafas.

Batas umur kami tujuh puluh tahun,*
atau delapanpuluh jika kuat.

Dan hampir selurunya susah dan derita,*
dalam sekejap mata kami lenyap.

Mengapa gerangan Engkau murka begitu hebat?*
Mengapa orang takwa Kaumarahi?

Ajarlah kami meghitung-hitung hari hidup kami,
supaya kami beroleh budi yang arif.

Kembalilah kepada kami, ya Tuhan! Mengapa Engkau berlambat?*
Kasihanilah kami, para hambaMu!

Penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi,*
supaya kami bernyanyi gembira seumur hidup.

Berilah kami kegembiraan seimbang dengan hari-hari penderitaan kami,*
seimbang dengan tahun-tahun kemalangan kami.

Perlihatkanlah karyaMu kepada para hambaMu,*
dan keagunganMu kepada anak-anak mereka.

Ya tuhan, limpahkanlah kemurahaMu kepada kami,*
dan teguhkanlah pekerjaan tangan kami.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Ya Tuhan, penuhilah kami dengan kasih setiaMu waktu pagi.

Antifon
Pujilah Tuhan di seluruh bumi.

Yes 42,10-16

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,*
pujilah Dia di seluruh bumi.

Hendaklah laut seisinya bersorak-sorai,*
segala pulau dan semua penduduknya.

Hendaklah gurun beserta kota-kotanya bersukaria,*
semua perkampungan yang didiami suku Kedar.

Hendaklah penduduk bukit bersorak gembira,*
menggemakan seruannya dari puncak gunung.

Hendaklah mereka semua memuliakan Tuhan,*
mewartakan pujianNya di segala pulau.

Tuhan bergerak maju laksana pahlawan,*
bagaikan perwira Ia mengobarkan semangat.

Tuhan menyerukan pekik pertempuran,*
menghadapi lawan dengan gagah berani.

“Terlalu lama Aku membisu,*
terlalu lama Aku menahan diri.

Kini Aku hendak menjerit bagaikan wanita bersalin,*
ngap-ngap menghembuskan gelora murkaKu.

Aku hendak menghanguskan gunung dan bukit,*
membuat layu segala tetumbuhan.

Aku hendak mengubah bengawan menjadi lembah kersang,*
dan mengeringkan segala danau.

Tetapi orang buta akan Kutuntun di jalan,*
dan Kubimbing pada lorong yang tidak mereka lihat.

Kegelapan mereka akan Kuubah menjadi terang,*
dan jalan yang berlekuk liku Kujadikan rata”.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Pujilah Tuhan di seluruh bumi.

Antifon
Pujilah nama Tuhan, hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan.

Mazmur 134 (135),1-12

Pujilah nama Tuhan,*
pujilah karya Tuhan.

hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan,*
di pelataran rumah Allah kita.

Pujilah Tuhan, sebab Tuhan itu baik,*
bermazmurlah bagi namaNya, sebab nama itu indah.

Sebab Tuhan telah memilih Yakub bagi diriNya,*
dan Israel sebagai milik pusakaNya

Sungguh kuakui, bahwa Tuhan itu agung,*
bahwa Tuhan kita melebihi segala dewata.

Tuhan melakukan semua yang dikehendakiNya,*
di langit dan di bumi, maupun di laut sampai ke dasar-dasarnya.

Tuhan membubungkan awan dari pinggir bumi,†
memanahkan kilat yang menyertai hujan,*
menyuruh angin ke luar dari sumbernya.

Tuhan memukul mati anak sulung Mesir,*
baik manusia maupun hewan.

Tuhan mendatangkan tanda dan mukjizat di tengah-tengah Mesir,*
melawan Firaun dan semua hambanya.

Tuhan menaklukkan bangsa-bangsa besar,*
dan membunuh raja-raja yang kuat.

Sihon, raja bangsa Amori, dan Og, raja negeri Basan,*
dan semua raja Kanaan.

Tuhan memberikan tanah mereka sebagai milik pusaka,*
sebagai milik pusaka kepada Israel, umatNya.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon
Pujilah nama Tuhan, hai umat yang berhimpun di rumah Tuhan.

BACAAN SINGKAT
(Ydt 8,21b-23)
Ingatlah bahwa para leluhur kita diuji, apakah mereka benar-benar mengabdi Allahnya. Ingatlah bahwa bapa kita Abraham dicobai, dan bahwa ia menjadi sahabat Allah karena tahan uji dalam banyak kesesakan. Demikian pula Ishak, Yakub, Musa dan semua orang yang berkenan kepada Allah telah terbukti setia dalam aneka ragam kesusahan.

LAGU SINGKAT
P: Bersoraklah, orang jujur, bagi Tuhan,* Patutlah orang saleh memuji-muji.
U: Bersoraklah, orang jujur, bagi Tuhan,* Patutlah orang saleh memuji-muji.
P: Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan.
U: Patutlah orang saleh memuji-muji.
P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U: Bersoraklah, orang jujur, bagi Tuhan,* Patutlah orang saleh memuji-muji.

Antifon Kidung
Terpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

KIDUNG ZAKARIA
(Luk 1,68-79)
Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus, seperti pada permulaan sekarang selalu dan sepanjang segala abad. Amin

Antifon Kidung
Terpujilah Tuhan, sebab Ia mengunjungi dan membebaskan kita.

DOA PERMOHONAN
Kristus mendengarkan dan menyelamatkan semua orang yang berharap kepadaNya. Sebab itu marilah kita berdoa:
U: Terpujilah Engkau, Tuhan, kami berharap padaMu.
P: Kami mengucap syukur kepadaMu, sebab kerahimanMu tiada batasnya,* dan amat besarlah cinta kasih yang Kaulimpahkan kepada kami.
U: Terpujilah Engkau, Tuhan, kami berharap padaMu.
P: Setiap saat Engkau bekerja di dunia bersama dengan Bapa,* maka perbaharuilah segala seuatu dengan kuasa Roh kudus.
U: Terpujilah Engkau, Tuhan, kami berharap padaMu.
P: Bukalah kiranya mata hati kami,* supaya pada hari ini kami dapat mengimani karyaMu yang luhur.
U: Terpujilah Engkau, Tuhan, kami berharap padaMu.
P: Engkau memanggil kami hari ini untuk mengabdiMu,* semoga kami dapat menyalurkan rahmatMu kepada saudara-saudara kami.
U: Terpujilah Engkau, Tuhan, kami berharap padaMu.

BAPA KAMI
Bapa kami yang ada di surga,
dimuliakanlah namaMu.
Datanglah kerajaanMu.
Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini.
Dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.
Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,
Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP
Ya Allah, Engkau telah mempercayakan bumi ini kepada manusia untuk dipelihara dan dikerjakan. Engkau juga menganugerahkan tanah kepada kami untuk didiami dan digarap. Maka kami mohon kepadaMu, semoga kami pada hari ini bekerja dengan giat untuk memuliakan Dikau dan membantu sesama kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin

PENUTUP
P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Sumber : Ibadat Harian Komisi Liturgi KWI

13 November St. Brisius dari Tours

Mirifica.net - Sen, 13/11/2017 - 00:00

 

Setelah selesai belajar, ia mengambil kaul dan berkarya di Biara Marmoutier. Karakternya yang suka memberontak mengakibatkan ia melawan kepalanya juga. Bagaimanapun, ia ditahbiskan menjadi uskup Tours dan 33 tahun kemudian, muncullah sebuah skandal terhadapnya. Ia pergi ke Roma, Justinian, lalu Armenia, berharap bimbingan dari Paus. Ia tinggal di Roma selama tujuh tahun dan boleh kembali ke Tours untuk memimpin sebuah komunitas lokal selama tujuh tahun. Brisius lalu mendirikan gereja untuk menghormati St. Martinus yang mengantarnya kepada panggilan Tuhan di Marmoutier dulu.

Sumber dan gambar: Bataille, Gilbert. 24 Oktober 2001. Dalam santiebeati.it. Diakses pada 27 Oktober 2017

Nasihat Yesus Kepada Kita Semua

Sesawi.Net - Min, 12/11/2017 - 23:30
LEWAT sabdaNya pada hari ini, Yesus memberikan wejanganNya kepada kita semua untuk: Selalu memberikan teladan yang baik; dalam perkataan, sikap dan perbuatan kita, agar memberikan dampak positif kepada orang di sekitar kita, yang mengarahkan mereka untuk melangkah di jalan yang benar, sesuai dengan ajaranNya Berani memberikan teguran kepada orang yang melakukan kesalahan dengan sikap lemah […]

Kata Mutiara – Senin 13 November 2017

Sesawi.Net - Min, 12/11/2017 - 23:27
PENGAMPUNAN adalah seperti iman. Anda harus terus menerus kembali menghidupinya. Mason Cooley Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Halaman

Subscribe to Unio Indonesia agregator