Selamat Natal (Luk. 2:8-20)

Luk. 2:8-20
 
Merenungkan peristiwa Gembala di malam Natal, selalu timbul pertanyaan dalam hati saya: bagaimana para gembala itu dapat percaya? Kabar hebat dalam tanda yang sebaliknya. Juru selamat hadir di palungan? Bagaimana mereka dapat percaya? Demikian juga dengan ibu Maria. Mendapat janji besar dari Malaikat Gabriel dan sekarang mendengar lagi kabar hebat Malaikat dari gembala. Tapi yang dialami adalah kelelahan dalam perjalanan, sakitnya melahirkan dan juga rasa kecewa karena penolakan orang Bethlehem. Mana janji Allah? Saya bertanya-tanya, apa yang dilihat oleh para gembala dan apa yang direnungkan ibu Maria sehingga mereka dapat melihat dan percaya?
 
Saya melihat kunci jawaban ada pada pujian para malaikat: "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya." Kemuliaan Allah terjadi saat Allah mengirimkan sang Sumber Hidup ke dunia, hadir di tengah manusia. Damai dibumi terjadi, saat Sumber Hidup yang menjadi manusia lemah, bayi kecil, diterima dan dikenali oleh manusia: para gembala dan ibu Maria.
 
 Natal adalah peristiwa yang dialami semua orang, tapi natal tidak terjadi untuk semua. Orang Bethlehem mendengar kabar gembala, hadir di sekitar tempat Yesus lahir, mereka merasa heran. Lalu selesai. Ada tamu-tamu yang datang. Ada urusan orang menginap, ada bisnis yang harus diurus. Mereka tidak melihat lebih dari sekedar sebuah perisriwa tidak biasa, yang sesudah diketahui, lewat begitu saja. Bagi banyak orang, naral pun sekedar suatu peristiwa istimewa yang terjadi setahun sekali. Sesudah upacara Natal di Gereja, yang ada adalah pesta, baju baru, makan enak, liburan, reuni keluarga sampai Tutup Tahun dan lalu selesai. Tahun Baru dimulai dengan kelelahan karena sibuk berlibur.
 
Peristiwa Natal terjadi lagi dimana hidup dirayakan, disambut dan dipelihara. Allah dimuliakan saat hidup jadi perhatian utama manusia. Damai di buni hadir saat kepentingan dan kebahagiaan sesama diutamakan. Barisan Malaikat bersuka ria saat kasih diwujudkan, pelayanan disebarkan dan damai ditaburkan dalam tiap relung kehidupan. Semoga kita tergabung bersama para malaikat dan para gembala, menemani ibu Maria, memandang kemuliaan Allah hadir di tengah kita dan kita boleh ikut menyebarkan kasih dan damai ke sekitar kita.
 
SELAMAT HARI NATAL 2012