Gagasan Homili

Ulasan Injil mingguan

Minggu Adven I/C tanggal 2 Desember 2012

DUA WAJAH YERUSALEM
Rekan-rekan yang baik!
Pada hari Minggu Adven I tahun C dibacakan Luk 21:25-28.34-36. Di situ disebutkan bahwa pada akhir zaman nanti akan ada pelbagai kekacauan. Tapi pada saat itu juga orang akan "akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaannya" (ayat 27). Lukas menerapkan Dan 7:13 pada Yesus, yang dengan kebangkitannya telah menandai berakhirnya kekuasaan maut dan kekacauan. Ulasan kali ini ada banyak hubungannya dengan pembicaraan mengenai Injil bagi Minggu Biasa XXXIII/B tgl. 18 November 2012 yang lalu, yakni Mrk 13:24-32 karena sama-sama mengupas tema "akhir zaman". Tetapi ada beberapa hal yang dapat disebut sebagai kekhasan Lukas.

InjMg XXXIV/B tgl. 25 Nov: Kristus Raja (Yoh 18:33b-37)

BERKUASA ATAS SEMESTA ALAM?

Pada hari raya Kristus Raja Semesta Alam tahun B ini dibacakan Yoh 18:33b-37. Petikan ini memperdengarkan pembicaraan antara Pilatus dan Yesus. Pilatus menanyai Yesus apa betul ia itu raja orang Yahudi guna memeriksa kebenaran tuduhan orang terhadap Yesus. Yesus menjelaskan bahwa keraja­an­nya bukan dari dunia sini. Ia datang ke dunia untuk bersaksi akan kebenaran.

InjMg XXXIII-B 18 Nov 12 (Mrk 13:24-32)

Rekan-rekan yang baik!
Karangan ini membicarakan Mrk 13:24-32 yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XXXIII tahun B. Ada dua pokok yang disampaikan dalam petikan dari Injil Markus ini. Yang pertama mengenai kedatangan Anak Manusia yang didahului "zaman edan" (ay. 24-27). Yang kedua mengajak orang memperhatikan kapan saat itu tiba (ay. 28-32).
 

InjMg XXXII/B 11 nov (Mrk 12:38-44 )

LURUS DI HADAPAN TUHAN DAN SESAMA?

Menurut isinya, Mrk 12:38-44 (Injil Minggu Biasa XXXII tahun B) terdiri dari dua bagian. Yang pertama, ay. 38-40, memuat amatan keras Yesus terhadap perilaku sementara ahli Taurat yang suka mempertontonkan kesalehan dan menyalahgunakan penghormatan orang terhadap mereka, tapi lebih-lebih karena mereka "menelan rumah janda-janda", serta mengelabui mata orang dengan doa mereka yang berkepanjangan. Dalam bagian selanjutnya, ay. 41-44, didapati pengajaran Yesus kepada para muridnya ketika mengamati orang-orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan di Bait Allah. Ada seorang janda miskin yang memberikan uang receh paling kecil - itulah seluruh nafkahnya. Kata Yesus, pemberiannya lebih dari orang-orang yang memberi dari kelimpahan mereka. Apa ini pujian bagi sang janda dan sindiran terhadap orang yang memberi dari kelimpahan? Mari kita temukan Kabar Gembira petikan kali ini agar kita dapat pula ikut mewartakannya.

Halaman

Subscribe to RSS - Gagasan Homili