Gagasan Homili

Ulasan Injil mingguan

Injil Minggu Biasa XVII/A 30 Jul 2017 (Mat 13:44-52)

SEUMPAMA HARTA DAN MUTIARA...
Rekan-rekan yang budiman!
Kerajaan Surga menjadi pokok pengajaran dalam serangkaian perumpamaan yang disampaikan dalam Mat 13. Ketiga yang pertama dibacakan sebagai Injil Minggu Biasa XVI/A, yakni perumpamaan mengenai penabur beserta penjelasan khusus bagi para murid; perumpamaan mengenai lalang dan gandum dan penjelasannya yang mengapit perumpamaan biji sesawi dan ragi.

Injil Minggu Biasa XV/A 17 Jul 2017 (Mat 13:1-23)

TANAH SUBUR - TANAH KERSANG

Rekan-rekan sekalian!
Dalam petikan Injil Minggu Biasa XV tahun A ini, Yesus menerangkan kepada murid-muridnya arti perumpamaan mengenai seorang penabur yang disampaikannya kepada orang banyak dalam Mat 13:1-9. Menurut ay. 18-23 perumpamaan ini dimaksud menjelaskan bahwa sabda Tuhan datang kepada siapa saja. Tetapi belum tentu pada semua orang sabda itu akan tumbuh dan membawa hasil berlimpah. Benih sabda yang tertabur di pinggir jalan tak sempat tumbuh karena dimakan burung. Ada yang sempat tumbuh tapi tidak berakar seperti yang jatuh ke tanah berbatu-batu atau segera mati terhimpit semak duri. Hanya yang jatuh ke tanah subur bisa bertumbuh dan berbuah berlipat ganda. Apa warta perumpamaan itu? Dan apa maksud penjelasan yang khusus ditujukan kepada para murid?

Injil Minggu Biasa XIV/A 9 Juli 2017 (Mat 11:25-30 & Za 9:9-10)

SIAPAKAH DIA ITU?

Rekan-rekan yang baik!
Kemarin saya minta Matt mengupas Injil yang dibacakan Minggu Biasa XIV A ini (Mat 11:25-30) yang memuat pernyataan Yesus mengenai siapa dirinya di hadapan Allah (ay. 25-27), dan siapa dia bagi orang-orang yang bersedia menerimanya (27-30). Berikut ini jawabannya. Ia malah menambah amatan mengenai Za 9:9-10 yang diperdengarkan Minggu itu juga. Selamat membaca!
A. Gianto.
=====================================
Rekan-rekan di ruang Alkitab!

Banyak orang ingin tahu mengenai siapa tokoh Yesus yang katanya mengerjakan hal-hal yang hebat. Mereka bertanya-tanya bagaimana dia dapat mengajarkan tentang Allah dengan caranya sendiri, dari mana dia peroleh kepandaian menyembuhkan dan kekuatan mengusir roh jahat, mengapa dia memilih dan mengutus rasul untuk menjalankan hal-hal yang hingga kini dilakukannya sendiri. Itulah pertanyaan yang mengusik batin orang.

SIAPAKAH YESUS ITU?

Injil Minggu Biasa XIII Th A - 2 Jul 17 (Mat 10:37-42)

MENGIKUTI YESUS? SYARATNYA...
Injil Minggu Biasa XIII tahun A ini, Mat 10:37-42, keras bunyinya. Mereka yang mengasihi anggota keluarga lebih daripada Yesus dikatakan tak layak baginya. Juga yang tak sanggup memikul salib disebut tak layak baginya. Yang mau mempertahankan nyawa bahkan akan kehilangan, sedangkan yang kehilangan nyawa karena dia akan memperolehnya. Begitulah ay. 37-39. Apakah semua tuntutan tadi sepadan?

Injil Minggu Biasa XIIA 25 Jun 17 (Mat 10:26-33)

TAK USAH TAKUT, TAPI JADILAH ORANG TAKWA!

Rekan-rekan yang baik!

Ditegaskan dalam Mat 10:26-33 bahwa para rasul tak usah takut akan kesulitan, perlawanan, dan penderitaan dalam menjalankan tugas mereka. Malah mereka didorong agar berteguh mempersaksikan Yesus. Apa warta petikan yang dibacakan dalam Injil Minggu Biasa XII/A bagi kita pada zaman ini?

Injil Minggu 18 Jun 2017- Tubuh dan Darah Kristus (Yoh 6:51-58)

Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Yoh 6:51-58)

Rekan-rekan yang baik!

Pada hari raya Tubuh dan Darah Kristus tahun ini dibacakan Yoh 6:51-58. Marilah sekadar kita tengok konteksnya. Dalam Yoh 6:25-58 Yesus memperkenalkan diri sebagai “roti kehidupan”, yakni makanan yang memberi hidup. Pengajaran di rumah ibadat di Kapernaum ini mengingatkan pada pokok mengenai “air kehidupan” yang diutarakannya kepada perempuan Samaria (Yoh 4:1-42).

Tritunggal Mahakudus 11 Juni 2017 (Yoh 3:16-18)

HARI RAYA TRITUNGGAL MAHAKUDUS

Bacaan Injil tahun A bagi Hari Raya Tritunggal Mahakudus ialah Yoh 3:16-18. Intinya, Allah sedemikian mengasihi dunia sehingga mengutus Putra-Nya yang tunggal ke dunia untuk menyelamatkannya. Jadi bukan sebarang utusan. Inilah ungkapan kerahiman yang paling besar.

Pentakosta 4 Juni 2017 (Yoh 20:19-23 dan Kis 2:1-11)

HARI RAYA PENTAKOSTA (Yoh 20:19-23 dan Kis 2:1-11)

Rekan-rekan yang baik!

Apa hubungan antara Kebangkitan, Kenaikan, dan Pentakosta? Dalam Injil Yohanes, ketiga-tiganya dipadatkan menjadi satu di dalam peristiwa penampakan Yesus yang telah bangkit kepada para murid yang sedang berkumpul (Yoh 20:19-23). Yang mereka lihat sekarang itu sama dengan dia yang telah wafat di kayu salib dan dimakamkan. Dalam hidup setelah kebangkitan, ia berbagi Roh kehidupan dengan para murid. Roh itulah yang menghidupkan semangat baru di antara mereka.

KEBANGKITAN - KENAIKAN - PENTAKOSTA

Injil Minggu Paskah VII/A 28 Mei 2017 (Yoh 17:1-11a; Kis 1:12-14)

DOA YESUS BAGI PARA MURID

Rekan-rekan yang budiman!

Pada hari Minggu Paskah VII tahun A dibacakan bagian awal doa Yesus bagi para murid (Yoh 17:1-11a; bagian akhir doa Yesus, ay. 20-26, dibacakan pada hari Minggu Paskah VII tahun C). Hari-hari ini saya menanyakan beberapa pokok dalam ay. 1-11a kepada orang yang tahu menahu tentang perkara-perkara itu. Saya khusus tanyakan arti “memuliakan” (ay. 1,4,5,10). Tentunya yang dirujuk ialah peristiwa salib dan kebangkitan, pokok yang sudah lama digeluti oleh para teolog. Tapi seluk beluknya belum sepenuhnya jelas. Berikut ini saya teruskan jawabannya apa adanya. Beliau tidak berkeberatan suratnya ikut dibaca rekan-rekan.

Injil Minggu Paskah VI/A 21 Mei 2017 (Yoh 14:15-21)

TENTANG SANG PENOLONG DAN ROH KEBENARAN

Rekan-rekan yang baik!

Bacaan Injil Minggu Paskah VI tahun A ini (Yoh 14:15-21) dipetik dari "Wejangan-wejangan terakhir" Yesus yang tercantum dalam bab 14 Injil Yohanes. Minggu lalu telah dibacakan bagian pertama (Yoh 14:1-14). Di situ disampaikan bagaimana Yesus membesarkan hati para murid. Mereka diajak tetap berteguh pada jalan yang benar yang memberi hidup. Keteguhan inilah yang menumbuhkan iman. Hari ini dibacakan bagian kedua dari wejangan-wejangan itu. Gagasan pokoknya berkisar pada mengasihi. Memang keteguhan iman baru utuh bila ada kasih. Bacaan ini memberi pendalaman di seputar apa itu "kasih" dalam hubungan dengan keteguhan mempercayai Yesus tadi.

Injil Minggu Paskah V/A 14 Mei 2017 (Yoh 14:1-12 - Kis 6:1-7)

Dalam Injil Minggu Paskah V tahun A ini (Yoh 14:1-12) Yesus menghibur para murid, "Janganlah gelisah hatimu...!" (ay. 1). Tidak selalu mudah mengerti arah perkataannya itu. Yesus sendiri beberapa kali gundah. Perasaannya campur aduk ketika melihat Maria menangisi kematian Lazarus (11:33), ia gundah ketika menyadari bakal mengalami kematian di salib (12:27), dan dengan berat hati ia menyebutkan bahwa salah satu di antara mereka akan berkhianat (13:21). Mengapa ia menghibur murid-muridnya?

Injil Minggu Paskah IV A 7 Mei 2017 (Yoh 10:1-10)

TENTANG PINTU, GEMBALA YANG BAIK, DAN PEMIMPIN UMAT

Yoh 10:1-10 (Minggu Paskah 1V tahun A) memuat dua perumpamaan yang terjalin erat satu sama lain. Pertama, Yesus mengumpamakan diri sebagai pintu bagi kawanan domba. Kedua, ia mengibaratkan diri sebagai gembala bagi kawanan domba. Gambaran pintu dapat membuat orang berpikir mengenai jalan masuk yang dipakai pemilik domba-domba. Mereka yang masuk tanpa melewati pintu itu berniat mencuri, merampok dan tak bisa dipercaya. Mereka membuat kawanan domba menjauh ketakutan. Sebaliknya gembala masuk lewat pintu dan memanggil kawanan satu persatu lalu memimpin mereka berjalan ke padang rumput. Bagaimana menafsirkan “pintu dan gembala” dalam Injil kali ini dan mengembangkannya lebih lanjut? Bagaimana menerapkannya bagi keadaan sekarang?

TENTANG PINTU, GEMBALA, DAN PENCURI

Injil Minggu Paskah III/A 30 Apr 2017 (Luk 24:13-35)

ANTARA YERUSALEM DAN EMAUS

Rekan-rekan yang baik!
Injil Hari Minggu Paskah III/A ini, Luk 24:13-35, mengisahkan perjalanan dua orang murid ke Emaus meninggalkan kota Yerusalem berikut peristiwa-peristiwa yang membuat angan-angan mereka tentang Yesus pudar. Namun selama perjalanan itu juga mereka memperoleh penjernihan dari orang yang tak dikenal yang tiba-tiba saja menyertai mereka. Baru pada akhir perjalanan itu mereka mengenali siapa sesungguhnya dia. Tetapi saat itu juga ia lenyap dari pandangan mereka. Pengalaman berjumpa dengan dia telah memperkaya mereka. Dan mereka pun bergegas kembali ke Yerusalem mengabarkan pengalaman mereka kepada para murid yang masih berkumpul di sana.

PENTINGKAH LOKASI EMAUS?

Injil Minggu Paskah II/A 23 Apr 2017 (Yoh 20:19-31 dan Kis 2:42-47)

“DAMAI SEJAHTERA BAGI KAMU!”
Rekan-rekan yang baik!
Dalam Injil Yohanes kebangkitan diwartakan guna menjelaskan mengapa Yesus yang baru saja dimakamkan itu tidak lagi diketemukan lagi di makam dan bagaimana para murid tidak lagi merasa kehilangan dia. Bahkan kini mereka merasakan kehadirannya. Agak ada miripnya dengan ingatan mengenai orang-orang yang sudah mendahului tetapi tetap menjadi bagian hidup kita. Tetapi besar bedanya. Bagi para murid, menimang-nimang ingatan akan dia yang pernah berada bersama mereka di dunia bukan hal yang terpenting.

INJIL PASKAH 16 April 2017

TUHAN TELAH BANGKIT!
Rekan-rekan yang budimam!
Bacaan-bacaan Injil dalam perayaan Sabtu Malam Paskah dan hari Minggu Paskah menyampaikan warta tentang kebangkitan Yesus. Tapi bagaimana kebangkitan itu terjadi, dengan cara apa, kapan persisnya, serta apa gelagatnya tidak disampaikan sebagai laporan pandangan mata. Peristiwa kebangkitan itu tetap tersembunyi, walau dapat diikuti jejak-jejaknya dan dapat dilacak dan didekati. Juga kesetiaan orang untuk mencari dia yang tadinya wafat dan dimakamkan itu besar peranannya.

Halaman

Subscribe to RSS - Gagasan Homili