Gagasan Homili

Ulasan Injil mingguan

Minggu Adven II/B tgl 10 Des 2017 (Mrk 1:1-8)

MERINTIS JALAN BAGINYA

Rekan-rekan yang baik!

Injil Minggu Adven II ini – Mrk 1:1-8 – hampir seluruhnya membicarakan Yohanes Pembaptis. Dia ini tokoh yang sudah sejak lama dinubuatkan sebagai utusan yang mempersiapkan jalan bagi Tuhan. Seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem mendatanginya di padang gurun minta dibaptis olehnya sebagai tanda bertobat demi pengampunan dosa. Ia juga tampil di mata orang sebagai seorang nabi. Semua uraian mengenai Yohanes Pembaptis kiranya dimaksud untuk semakin menyoroti siapa yang akan datang nanti, yakni Yesus. Dia ini tokoh yang jauh lebih besar yang diumumkan oleh Yohanes sendiri. Marilah kita lihat cara Markus mengutarakan hal ini. Di bawah ditambahkan pula ulasan mengenai bacaan kedua yakni 2Ptr 3:8-14.

INJIL “DARI” DAN “TENTANG” YESUS KRISTUS

Injil Minggu ADVEN I/B tgl. 3 Des 2017 (Mrk 13:33-37)

KINI DAN DI SINI

Rekan-rekan yang budiman!

Masa Adven menjadi persiapan mendalami makna perayaan tahunan kelahiran sang Penyelamat pada hari Natal. Dia yang lahir dalam kesederhanaan di Betlehem itu sama dengan dia yang akan datang pada akhir zaman dengan segala kemuliaannya nanti. Bacaan Injil Adven I tahun B (Mrk 13:33-37) mengajarkan kewaspadaan agar tidak kehilangan arah ke masa depan ini.

Hari Raya Kristus Raja Thn A - 26 Nov 17 (Mat 25:31-46)

MENGAPA IA DISEBUT RAJA?

Rekan-rekan yang budiman!

Digambarkan dalam Mat 25:31-46 bagaimana pada akhir zaman nanti Anak Manusia akan datang sebagai raja untuk menghakimi semua bangsa. Pahala akan diterima oleh mereka yang berbuat baik kepadanya ketika ia lapar, haus, tak ada kenalan, telanjang, sakit, bahkan dipenjara. Mereka yang tak punya kepedulian akan tersingkir. Mereka tidak menyadari bahwa perlakuan kepada salah satu dari saudaranya yang paling hina sama dengan perbuatan terhadapnya sendiri. Bagaimana memahami ajaran Injil yang dibacakan pada hari raya Kristus Raja Semesta Alam tahun A ini? Beberapa hal saya sudah bicarakan dengan Matt sendiri. Karena akan berguna bagi rekan-rekan, berikut ini saya kutipkan balasannya. Ia juga ada pesan khusus pada akhir suratnya. Semoga bermanfaat,

A. Gianto.

=======================================

Injil Minggu Biasa XXXIII/A tgl 19 Nov 2017 (Mat 25:14-30 )

KEPERCAYAAN YANG SUBUR DAN TALENTA YANG MANDUL

Perumpamaan mengenai talenta dalam Mat 25:14-30 (Injil Minggu Biasa XXXIII tahun A) berawal dengan kisah tentang orang yang mempercayakan hartanya kepada para hambanya karena ia akan lama bepergian ke luar negeri. Dan jumlah uang yang ditinggalkannya itu amat besar. Satu talenta nilainya 10.000 dinar dan satu dinar itu waktu itu upah sehari pekerja harian. Pendengar waktu itu langsung menangkap arah perumpamaan ini, yakni kepercayaan yang luar biasa besarnya dari pihak pemilik kepada para hambanya. Dan memang perumpamaan ini lebih bercerita mengenai sang pemberi daripada mengenai mereka yang menerima. Dari 16 ayat dalam petikan ini, 10 ayat dipakai untuk menggambarkan tindakan serta kata-kata sang tuan dan hanya 6 ayat dikhususkan bagi hamba-hambanya.

“MASING-MASING MENURUT KESANGGUPAN-NYA”

Halaman

Subscribe to RSS - Gagasan Homili