Gagasan Homili

Ulasan Injil mingguan

Injil hari Minggu Biasa ke-XXVII th C tgl. 2 Okt 2016 (Luk 17:5-10)

TENTANG IMAN DAN BERIMAN
Luk 17:5-10 memuat dua pokok pembicaraan. Yang pertama, ayat 5-6, menyebutkan permintaan para murid agar iman mereka ditambah serta reaksi Yesus terhadap permintaan ini. Yang kedua, ayat 7-10, berisi ajaran agar murid-murid bersikap sebagai hamba yang tak mengenal istirahat dan tidak memikirkan jasa sendiri. Untuk mengerti hubungan di antara kedua bagian itu dan maksud seluruh petikan, marilah kita lihat konteksnya, yaitu beberapa nasihat dalam Luk 17:1-4 yang mendahului petikan ini.

Injil hari Minggu Biasa ke-XXVI th C tgl. 25 Sep 2016 (Luk 16:19-31)

ORANG KAYA DAN LAZARUS

Rekan-rekan yang budiman!
Ada baiknya perumpamaan orang kaya dan Lazarus (Luk 16:19-31) dipahami dalam konteks kehidupan Gereja Awal. Kini cukup diketahui bahwa generasi kedua para pengikut Yesus kebanyakan berasal dari kalangan menengah seperti para pengusaha, pedagang, sarjana, tabib, guru, seniman yang bekerja pada keluarga-keluarga bangsawan atau penguasa militer di kota-kota di wilayah kekuasaan Romawi. Perkembangan umat memang pertama-tama meluas ke lapis atas dalam masyarakat. Dari sana baru kemudian ke lapis-lapis lain di masyarakat luas.

Injil hari Minggu Biasa ke-XXV/C tgl. 18 Sep 2016 (Luk 16:1-13)

TAK MUNGKIN MENGABDI DUA TUAN – LALU?
Rekan-rekan yang baik!
Perumpamaan mengenai bendahara yang tidak jujur dalam Luk 16:1-8a dilanjutkan dengan amatan bahwa kepintaran anak-anak dunia ini melebihi anak-anak terang (ayat 8b-9) dan dengan pepatah barangsiapa setia dalam perkara kecil bisa dipercaya pula dalam perkara besar (ayat 10-12). Petikan yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XXV tahun C ini berakhir dengan penegasan bahwa tak mungkin mengabdi dua tuan (ayat 13). Secara umum dapat dikatakan petikan ini berisi ajakan untuk menemukan jalan lurus dalam liku-liku kehidupan di dunia ini. Dengan kata lain, ada ajakan bagi orang beriman agar juga berani belajar dari kenyataan dalam kehidupan yang acap kali terasa berlawanan dengan cara hidup orang baik-baik.

Injil hari Minggu Biasa ke-XXIV/ C tgl. 11 Sep 2016 (Luk 15:1-32)

Domba yang Sesat, Dirham yang Terselip, Anak yang Hilang?

BACAAN INJIL Minggu Biasa XXIV tahun C kali ini, Luk 15:1-32, menampilkan tiga perumpamaan, yakni domba yang tersesat (ayat 1-7), disusul dengan perumpamaan mata uang yang terselip (ayat 8-10) dan perumpamaan anak yang hilang (ayat 11-32). (Perumpamaan anak yang hilang sudah pernah diuraikan dalam hubungan dengan Injil Minggu Prapaskah IV th C.)

Pemungut Cukai dan Pendosa

Injil hari Minggu Biasa ke-XXIII/C tgl 4 Sept 2016 (Luk 14:25-33)

TIKET MASUK SURGA?
Rekan-rekan!
Pada awal Luk 14:25-33 yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XXIII tahun C disebutkan bahwa “ada banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanannya” (ayat 25). Tentunya yang dimaksud ialah perjalanan Yesus ke Yerusalem, tempat nanti ia ditolak dan disalibkan, tapi juga tempat ia dibangkitkan setelah wafat. Dengan berita yang sederhana bunyinya itu Lukas hendak membuat pembaca bertanya-tanya apakah orang juga masih berani mengikutinya terus sampai ke akhir perjalanannya. Pertanyaan itu juga diharapkan timbul dalam diri kita yang berusaha menyertai perjalanan Yesus.

Injil hari Minggu Biasa ke-XXII/C tgl. 28 Agt 2016

TEMPAT TERHORMAT...BAGI SIAPA SAJA!

Rekan-rekan yang baik!

Para pengikut Yesus dalam Gereja Perdana makin sadar bahwa mereka diutus bepergian ke pelbagai penjuru dunia menyampaikan Kabar Gembira dengan menyembuhkan orang sakit, mengajar dan meneguhkan iman. Orang cacat, orang buta, janda miskin mereka usahakan agar tidak melulu menjadi penerima sedekah atau orang-orang yang ditolerir keberadaannya, melainkan menjadi bagian dalam kehidupan mereka. Itulah kerasulan murid-murid generasi awal.

Injil hari Minggu Biasa ke-XXI tahun C 21 Agt 2016 (Luk 13:22-30)

PINTU YANG SEMPIT? MANA YANG LEBAR?
Pada awal Injil Minggu Biasa XXI tahun C (Luk 13:22-30) dikisahkan Yesus mengajar dari kota ke kota dan wilayah di sekitarnya dalam perjalanannya menuju ke Yerusalem. Di sini nama kota ini dieja sebagai “Hierosolyma” – seperti dalam Luk 19:28 ketika arah perjalanan ini disebut untuk terakhir kalinya – dan dengan demikian digarisbawahi sisi kota yang menerima kedatangannya.

Injil hari Minggu tgl. 14 Agt. 2016, Maria diangkat ke surga

MARIA DIANGKAT KE SURGA
Meskipun sudah dirayakan sejak abad ke-4, pengangkatan Maria ke surga jiwa dan badan baru ditegaskan secara resmi sebagai bagian ajaran kepercayaan iman pada tahun 1950. Sekitar awal abad ke-20 di beberapa kalangan para teolog berkembang aliran berpikir yang pada dasarnya menolak hal-hal yang tak bisa diterangkan dengan akal budi dan pengetahuan pada waktu itu. Pendapat seperti ini meluas pengaruhnya dalam Gereja, juga di kalangan para rohaniwan.

Injil hari Minggu Biasa ke-XIX/C tgl. 7 Agt 2016 (Luk12: 32-48)

JANGAN TAKUT, HAI KAMU KAWANAN KECIL!

Internoswan dan peminat ruang Alkitab!
Tentu kalian agak heran menerima berita ini. Gus – Romo Gianto kalian – meminta saya menulis tentang Injil yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XIX tahun C, yakni Luk 12:32-48. Katanya, “Luc, tolongin deh!” Ia sendiri katanya sedang bepergian ke sana ke mari. Yang bisa saya buat di sini ialah sekadar bercerita mengenai pengalaman saya ketika menyusun bagian yang kalian dengar hari Minggu ini.

Injil hari Minggu Biasa ke-XVIII/C tgl. 31 Jul 2016 (Luk 12:13-21)

KEKAYAAN DAN KEHIDUPAN
Injil yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XVIII tahun C ini (Luk 12:13-21) beranjak dari pembicaraan antara Yesus dan orang yang datang meminta pertolongannya untuk menyelesaikan perkara warisan (ayat 13-15). Orang itu merasa bahwa haknya dalam pembagian warisan tidak dihormati oleh saudaranya dan meminta Yesus berbicara kepada saudaranya. Memang ada kebiasaan orang pergi menghadap seorang yang dituakan, guru, penghulu adat, atau tokoh yang wibawanya diterima umum. Tetapi Yesus tidak bersedia menjadi hakim bagi perkara itu. Alih-alih, ia mengajak orang berpikir mengenai sikap terhadap harta kekayaan dengan sebuah perumpamaan mengenai orang kaya yang bodoh (ayat 16-21).

Injil hari Minggu Biasa ke-XVII/C tgl. 24 Juli 2016 (Luk 11:1-13)

BELAJAR BERDOA DARI YESUS
Rekan-rekan yang baik!
Dalam Injil Lukas 11:1-13 yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XVII tahun C didapati tiga pokok. Pertama Yesus mengajar murid-muridnya berdoa (ayat 1-4), disusul dengan perumpamaan mengenai orang yang tak sungkan-sungkan minta tolong kepada seorang kawannya di tengah malam (ayat 5-8), dan diakhiri dengan sebuah pengajaran mengenai kekuatan doa (ayat 9-13).

Injil hari Minggu Biasa ke-XVI thn. C tgl. 15 Juli 2016 ( Luk 10:38-42)

Rekan-rekan yang baik!
Kisah dua perempuan bersaudara dalam Luk 10:38-42 yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XVI tahun C ini acap kali dipandang sebagai anjuran agar orang memilih bersikap seperti Maria yang duduk bersimpuh mendengarkan Tuhan dan jangan seperti Marta, saudaranya, yang tenggelam dalam kesibukan pelayanan belaka. Tetapi dalam teks Injil Lukas itu tidak kita jumpai Yesus yang memuji-muji Maria, tidak pula ada celaan terang-terangan atau halus terhadap sikap Marta. Yesus bertamu untuk menerima kebaikan mereka dan ia menukarnya dengan Kabar Gembira, bukan sindiran atau ajaran-ajaran yang kerap dititipkan atau dipaksa-paksakan ke dalam Injil.

Injil hari Minggu Biasa ke-XV/C tgl. 10 Juli 2016 (Luk 10:25-37)

ORANG SAMARIA YANG BAIK HATI

Meskipun tidak jelas-jelas disebutkan, kisah orang Samaria yang baik hati dalam Luk 10:25-37 (Injil Minggu Biasa XV tahun C) adalah sebuah perumpamaan. Yesus menampilkannya dalam pembicaraan dengan seorang ahli Taurat.

Injil hari Minggu Biasa ke-XIV/C tgl. 3 Jul 2016 (Luk 10:1-12.17-20)

SIAPA SAJA BISA JADI UTUSAN
Bagaimanakah penjelasan kisah pengutusan 70 murid dalam Luk 10:1-12 dan 17-20 yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XIV tahun C ini? Peristiwa ini hanya ditemukan dalam Injil Lukas. Ceritanya jelas didasarkan pada tradisi yang lebih awal mengenai pengutusan Yang Duabelas seperti masih terlihat dalam Luk 9:1-6 dan 22:35-38 yang berisi pesan-pesan yang mirip. Tradisi ini juga muncul dalam Mat 9:37-38; 10:7-16.

Injil hari Minggu Biasa ke-XIII/C (Luk 9:51-62)

TUJUAN PERJALANAN-NYA

Rekan-rekan yang baik!
Bacaan dari Luk 9:51-62 bagi hari Minggu Biasa XIII tahun C berawal dengan kalimat "Ketika sudah hampir tiba waktunya Yesus diangkat ke surga, ia mengarahkan pandangannya untuk pergi ke Yerusalem." Dalam Injil Lukas perjalanan dari Galilea menuju ke Yerusalem melewati Samaria (Luk 9:51-19:28) mendapat perhatian istimewa dan membingkai pengajaran serta tindakan-tindakan Yesus selama perjalanan tadi. Banyak bahan dalam sepuluh bab ini hanya ditemukan dalam Injil Lukas. Marilah kita dekati beberapa gagasan khas dalam bagian itu.

Halaman

Subscribe to RSS - Gagasan Homili