Gagasan Homili

Ulasan Injil mingguan

Injil hari Minggu Biasa ke-XVIII/C tgl. 31 Jul 2016 (Luk 12:13-21)

KEKAYAAN DAN KEHIDUPAN
Injil yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XVIII tahun C ini (Luk 12:13-21) beranjak dari pembicaraan antara Yesus dan orang yang datang meminta pertolongannya untuk menyelesaikan perkara warisan (ayat 13-15). Orang itu merasa bahwa haknya dalam pembagian warisan tidak dihormati oleh saudaranya dan meminta Yesus berbicara kepada saudaranya. Memang ada kebiasaan orang pergi menghadap seorang yang dituakan, guru, penghulu adat, atau tokoh yang wibawanya diterima umum. Tetapi Yesus tidak bersedia menjadi hakim bagi perkara itu. Alih-alih, ia mengajak orang berpikir mengenai sikap terhadap harta kekayaan dengan sebuah perumpamaan mengenai orang kaya yang bodoh (ayat 16-21).

Injil hari Minggu Biasa ke-XVII/C tgl. 24 Juli 2016 (Luk 11:1-13)

BELAJAR BERDOA DARI YESUS
Rekan-rekan yang baik!
Dalam Injil Lukas 11:1-13 yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XVII tahun C didapati tiga pokok. Pertama Yesus mengajar murid-muridnya berdoa (ayat 1-4), disusul dengan perumpamaan mengenai orang yang tak sungkan-sungkan minta tolong kepada seorang kawannya di tengah malam (ayat 5-8), dan diakhiri dengan sebuah pengajaran mengenai kekuatan doa (ayat 9-13).

Injil hari Minggu Biasa ke-XVI thn. C tgl. 15 Juli 2016 ( Luk 10:38-42)

Rekan-rekan yang baik!
Kisah dua perempuan bersaudara dalam Luk 10:38-42 yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XVI tahun C ini acap kali dipandang sebagai anjuran agar orang memilih bersikap seperti Maria yang duduk bersimpuh mendengarkan Tuhan dan jangan seperti Marta, saudaranya, yang tenggelam dalam kesibukan pelayanan belaka. Tetapi dalam teks Injil Lukas itu tidak kita jumpai Yesus yang memuji-muji Maria, tidak pula ada celaan terang-terangan atau halus terhadap sikap Marta. Yesus bertamu untuk menerima kebaikan mereka dan ia menukarnya dengan Kabar Gembira, bukan sindiran atau ajaran-ajaran yang kerap dititipkan atau dipaksa-paksakan ke dalam Injil.

Injil hari Minggu Biasa ke-XV/C tgl. 10 Juli 2016 (Luk 10:25-37)

ORANG SAMARIA YANG BAIK HATI

Meskipun tidak jelas-jelas disebutkan, kisah orang Samaria yang baik hati dalam Luk 10:25-37 (Injil Minggu Biasa XV tahun C) adalah sebuah perumpamaan. Yesus menampilkannya dalam pembicaraan dengan seorang ahli Taurat.

Injil hari Minggu Biasa ke-XIV/C tgl. 3 Jul 2016 (Luk 10:1-12.17-20)

SIAPA SAJA BISA JADI UTUSAN
Bagaimanakah penjelasan kisah pengutusan 70 murid dalam Luk 10:1-12 dan 17-20 yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XIV tahun C ini? Peristiwa ini hanya ditemukan dalam Injil Lukas. Ceritanya jelas didasarkan pada tradisi yang lebih awal mengenai pengutusan Yang Duabelas seperti masih terlihat dalam Luk 9:1-6 dan 22:35-38 yang berisi pesan-pesan yang mirip. Tradisi ini juga muncul dalam Mat 9:37-38; 10:7-16.

Injil hari Minggu Biasa ke-XIII/C (Luk 9:51-62)

TUJUAN PERJALANAN-NYA

Rekan-rekan yang baik!
Bacaan dari Luk 9:51-62 bagi hari Minggu Biasa XIII tahun C berawal dengan kalimat "Ketika sudah hampir tiba waktunya Yesus diangkat ke surga, ia mengarahkan pandangannya untuk pergi ke Yerusalem." Dalam Injil Lukas perjalanan dari Galilea menuju ke Yerusalem melewati Samaria (Luk 9:51-19:28) mendapat perhatian istimewa dan membingkai pengajaran serta tindakan-tindakan Yesus selama perjalanan tadi. Banyak bahan dalam sepuluh bab ini hanya ditemukan dalam Injil Lukas. Marilah kita dekati beberapa gagasan khas dalam bagian itu.

Injil hari Minggu Biasa ke-XII/C tgl. 19 Jun 16 (Luk 9:18-24)

PENEGASAN PETRUS
Kisah tentang penegasan Petrus bahwa Yesus itu Mesias tumbuh di kalangan umat pertama yang ingin makin menyadari siapakah Yesus itu. Erat hubungannya dengan kisah ini ialah pemberitahuan yang pertama akan penderitaan, wafat dan kebangkitan Yesus yang dalam ketiga Injil Sinoptik diungkapkan langsung sesudah kisah tadi. Umat kiranya menyadari bahwa dua hal itu tak bisa dipisahkan. Marilah kita dekati kenyataan itu lewat Luk 9:18-24 yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XII tahun C ini.

Injil hari Minggu Biasa ke-XI/C tgl. 12 Jun 16 (Luk 7:36-8:3)

“DOSAMU SUDAH DIAMPUNI...PERGILAH DENGAN DAMAI!”

Rekan-rekan yang baik!
Injil Minggu Biasa XI tahun C (Luk 7:36-8:3) menceritakan bagaimana Yesus datang ke perjamuan di rumah seorang Farisi yang bernama Simon. Di kota itu, seperti disebutkan dalam Injil, ada seorang perempuan yang dikenal sebagai pendosa. Ketika mendengar tentang Yesus, ia pun datang membawa botol pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis ia pun datang membasahi kakinya dengan air matanya, menyekanya dengan rambutnya, lalu diciumnya kakinya dan diminyakinya Simon orang Farisi yang mengundang Yesus tadi berkata dalam hati, jika Yesus itu nabi pasti tahu bahwa perempuan itu seorang pendosa.

Injil hari Minggu Biasa V thn. C tgl. 5 Jun 16 (Luk 7:11-17)

Rekan-rekan yang baik!
Petikan Injil Lukas kali ini (Luk 7:11-17) mengisahkan bagaimana Yesus tergerak hatinya melihat penderitaan seorang ibu yang sudah janda yang kehilangan anak satu-satunya. Anak itu dibangkitkannya dan diberikannya kembali kepada ibunya. Bagaimana menarik hikmat dari kisah ini?

Injil hari Minggu tgl. 29 Mei 16 - Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Luk 9:11b-17)

HARI RAYA TUBUH DAN DARAH KRISTUS (Luk 9:11b-17)

Rekan-rekan yang budiman!
Kisah Yesus memberi makan lima ribu orang dalam Luk 9:11b-17 dibacakan pada perayaan pesta Tubuh dan Darah Kristus tahun C. Peristiwa ini juga dikisahkan dalam kedua Injil Sinoptik lainnya (Mat 14.13-21; Mrk 6.30-44). Bahkan Yohanes juga merekamnya (Yoh 6:1-14) walaupun kisah ini ditaruhnya dalam hubungan dengan pewartaan Yesus sebagai sumber kehidupan sejati. Markus, Matius dan Lukas sama-sama menceritakannya langsung setelah berita kematian Yohanes Pembaptis sampai kepada Yesus. Ada beberapa kekhususan dalam Injil Lukas yang patut didalami.

Injil Hari Raya Tritunggal Mahakudus tgl. 22 Mei 16 ( Yoh 16:12-15)

TRITUNGGAL MAHAKUDUS
Rekan-rekan yang baik!
Injil Yoh 16:12-15 yang dibacakan pada hari raya Tritunggal Mahakudus tahun C ini menggarisbawahi kesatuan daya-daya ilahi yang menyertai para murid. Petikan hari ini berasal dari bagian Injil Yohanes yang menyampaikan perkataan dan doa Yesus bagi para murid seusai perjamuan malam terakhir tetapi sebelum ia pergi bersama mereka ke taman Getsemani. Dalam tulisan menyangkut Minggu Paskah VI disinggung bahwa Yoh 15-17 memuat pokok-pokok yang terpenting dalam Injil Yohanes. Meskipun para murid belum dapat menanggung semua yang hendak disampaikan Yesus (Yoh 16:12), seperti dikatakan dalam ayat selanjutnya, Roh Kebenaran akan datang membimbing para murid ke dalam kebenaran.

Injil hari Raya Pentakosta 15 Mei 16

DATANGNYA ROH KUDUS
Di kalangan umat Perjanjian Lama, Pentakosta (artinya “hari ke-50”) dirayakan 7 minggu setelah panen gandum, seperti disebutkan dalam Im 23:15-21 dan Ul 16:9-12. Perayaan ini juga disebut dalam hubungan dengan perayaan lain, lihat Kel 23:14-17; 34:22; Bil 28:26-31 dan 2Taw 8:13. Dalam perkembangan selanjutnya, hari “ke-50” ini dihitung dari tanggal 14 Nisan, yaitu Paskah Yahudi. Hari itu kemudian juga dipakai untuk memperingati turunnya Taurat kepada Musa. Di kalangan umat Kristen, peringatan “hari ke-50” ini terjadi 7 minggu setelah kebangkitan Yesus dan dirayakan sebagai hari turunnya Roh Kudus kepada para murid seperti digambarkan dalam Kis 2:1-11. Jadi perayaan 7 minggu setelah panen dari dunia Perjanjian Lama itu diterapkan dalam Perjanjian Baru pada panenan rohani yang kini mulai melimpah.

Injil hari Minggu Paskah ke-VII/C tgl. 8 Mei 2016 (Yoh 17:20-26)

AGAR MEREKA BERSATU

Rekan-rekan yang baik,
Saya teruskan pembicaraan dengan Oom Hans tentang Yoh 17:20-26 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah VII tahun C ini.

Salam hangat,
A. Gianto

================

Oom Hans yang baik!
Di Indonesia pada hari Minggu Paskah VII tahun C akan dibacakan Yoh 17:20-26. Bagaimanapun juga saya mau tanya satu dua hal. Apa sebenarnya yang dimaksud oleh Yesus ketika berdoa agar siapa saja yang ikut percaya kepadanya karena pemberitaan para muridnya akan tetap bersatu sebagai satu umat (Yoh 17:21). Lalu menyangkut ayat 24, ingin saya tanyakan apa pula arti doa Yesus ini: "Aku (=Yesus) ingin agar di mana pun aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan aku...sehingga mereka memandangi kemuliaanku yang telah Engkau (=Bapa) berikan kepadaku, sebab Engkau mengasihi aku sebelum dunia dijadikan."

Salam hangat,
Gus

================

Injil hari Minggu Paskah ke-VI/thn. C tgl. 1 Mei 16 (Yoh 14:23-29)

Rekan-rekan,
Pada hari Minggu Paskah VI tahun C ini dibacakan Yoh 14:23-29. Petikan ini menutup pesan-pesan Yesus kepada para murid pada penutupan perjamuan malam terakhir. Pembicaraan berikut ini agak lebih “teologis” nadanya daripada ulasan-ulasan sebelumnya. Mohon kesabaran. Memang Injil Yohanes itu Injil yang paling rohani dan baru mulai bisa dinikmati bila kita akrabi dengan menghubungkannya dengan gerak-gerik Yang Ilahi yang kita alami sendiri.

Injil hari Minggu Paskah ke-V/C tgl. 24 Apr 16 (Yoh 13:31-33a.34-35)

PESAN-PESAN BAGI PARA MURID

Rekan-rekan yang budiman!
Yoh 13:31-33a.34-35 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah V tahun C ini memuat pesan-pesan terpenting Yesus kepada murid-muridnya. Boleh dikata, ini juga warisan terbesar bagi mereka yang telah mengikutinya, mendengarkan ajarannya, menyaksikan tindakan-tindakannya bagi mereka yang membutuhkan pertolongannya.

Halaman

Subscribe to RSS - Gagasan Homili