Gagasan Homili

Ulasan Injil mingguan

Injil hari Minggu Biasa ke-XII/C tgl. 19 Jun 16 (Luk 9:18-24)

PENEGASAN PETRUS
Kisah tentang penegasan Petrus bahwa Yesus itu Mesias tumbuh di kalangan umat pertama yang ingin makin menyadari siapakah Yesus itu. Erat hubungannya dengan kisah ini ialah pemberitahuan yang pertama akan penderitaan, wafat dan kebangkitan Yesus yang dalam ketiga Injil Sinoptik diungkapkan langsung sesudah kisah tadi. Umat kiranya menyadari bahwa dua hal itu tak bisa dipisahkan. Marilah kita dekati kenyataan itu lewat Luk 9:18-24 yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XII tahun C ini.

Injil hari Minggu Biasa ke-XI/C tgl. 12 Jun 16 (Luk 7:36-8:3)

“DOSAMU SUDAH DIAMPUNI...PERGILAH DENGAN DAMAI!”

Rekan-rekan yang baik!
Injil Minggu Biasa XI tahun C (Luk 7:36-8:3) menceritakan bagaimana Yesus datang ke perjamuan di rumah seorang Farisi yang bernama Simon. Di kota itu, seperti disebutkan dalam Injil, ada seorang perempuan yang dikenal sebagai pendosa. Ketika mendengar tentang Yesus, ia pun datang membawa botol pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis ia pun datang membasahi kakinya dengan air matanya, menyekanya dengan rambutnya, lalu diciumnya kakinya dan diminyakinya Simon orang Farisi yang mengundang Yesus tadi berkata dalam hati, jika Yesus itu nabi pasti tahu bahwa perempuan itu seorang pendosa.

Injil hari Minggu Biasa V thn. C tgl. 5 Jun 16 (Luk 7:11-17)

Rekan-rekan yang baik!
Petikan Injil Lukas kali ini (Luk 7:11-17) mengisahkan bagaimana Yesus tergerak hatinya melihat penderitaan seorang ibu yang sudah janda yang kehilangan anak satu-satunya. Anak itu dibangkitkannya dan diberikannya kembali kepada ibunya. Bagaimana menarik hikmat dari kisah ini?

Injil hari Minggu tgl. 29 Mei 16 - Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Luk 9:11b-17)

HARI RAYA TUBUH DAN DARAH KRISTUS (Luk 9:11b-17)

Rekan-rekan yang budiman!
Kisah Yesus memberi makan lima ribu orang dalam Luk 9:11b-17 dibacakan pada perayaan pesta Tubuh dan Darah Kristus tahun C. Peristiwa ini juga dikisahkan dalam kedua Injil Sinoptik lainnya (Mat 14.13-21; Mrk 6.30-44). Bahkan Yohanes juga merekamnya (Yoh 6:1-14) walaupun kisah ini ditaruhnya dalam hubungan dengan pewartaan Yesus sebagai sumber kehidupan sejati. Markus, Matius dan Lukas sama-sama menceritakannya langsung setelah berita kematian Yohanes Pembaptis sampai kepada Yesus. Ada beberapa kekhususan dalam Injil Lukas yang patut didalami.

Injil Hari Raya Tritunggal Mahakudus tgl. 22 Mei 16 ( Yoh 16:12-15)

TRITUNGGAL MAHAKUDUS
Rekan-rekan yang baik!
Injil Yoh 16:12-15 yang dibacakan pada hari raya Tritunggal Mahakudus tahun C ini menggarisbawahi kesatuan daya-daya ilahi yang menyertai para murid. Petikan hari ini berasal dari bagian Injil Yohanes yang menyampaikan perkataan dan doa Yesus bagi para murid seusai perjamuan malam terakhir tetapi sebelum ia pergi bersama mereka ke taman Getsemani. Dalam tulisan menyangkut Minggu Paskah VI disinggung bahwa Yoh 15-17 memuat pokok-pokok yang terpenting dalam Injil Yohanes. Meskipun para murid belum dapat menanggung semua yang hendak disampaikan Yesus (Yoh 16:12), seperti dikatakan dalam ayat selanjutnya, Roh Kebenaran akan datang membimbing para murid ke dalam kebenaran.

Injil hari Raya Pentakosta 15 Mei 16

DATANGNYA ROH KUDUS
Di kalangan umat Perjanjian Lama, Pentakosta (artinya “hari ke-50”) dirayakan 7 minggu setelah panen gandum, seperti disebutkan dalam Im 23:15-21 dan Ul 16:9-12. Perayaan ini juga disebut dalam hubungan dengan perayaan lain, lihat Kel 23:14-17; 34:22; Bil 28:26-31 dan 2Taw 8:13. Dalam perkembangan selanjutnya, hari “ke-50” ini dihitung dari tanggal 14 Nisan, yaitu Paskah Yahudi. Hari itu kemudian juga dipakai untuk memperingati turunnya Taurat kepada Musa. Di kalangan umat Kristen, peringatan “hari ke-50” ini terjadi 7 minggu setelah kebangkitan Yesus dan dirayakan sebagai hari turunnya Roh Kudus kepada para murid seperti digambarkan dalam Kis 2:1-11. Jadi perayaan 7 minggu setelah panen dari dunia Perjanjian Lama itu diterapkan dalam Perjanjian Baru pada panenan rohani yang kini mulai melimpah.

Injil hari Minggu Paskah ke-VII/C tgl. 8 Mei 2016 (Yoh 17:20-26)

AGAR MEREKA BERSATU

Rekan-rekan yang baik,
Saya teruskan pembicaraan dengan Oom Hans tentang Yoh 17:20-26 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah VII tahun C ini.

Salam hangat,
A. Gianto

================

Oom Hans yang baik!
Di Indonesia pada hari Minggu Paskah VII tahun C akan dibacakan Yoh 17:20-26. Bagaimanapun juga saya mau tanya satu dua hal. Apa sebenarnya yang dimaksud oleh Yesus ketika berdoa agar siapa saja yang ikut percaya kepadanya karena pemberitaan para muridnya akan tetap bersatu sebagai satu umat (Yoh 17:21). Lalu menyangkut ayat 24, ingin saya tanyakan apa pula arti doa Yesus ini: "Aku (=Yesus) ingin agar di mana pun aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan aku...sehingga mereka memandangi kemuliaanku yang telah Engkau (=Bapa) berikan kepadaku, sebab Engkau mengasihi aku sebelum dunia dijadikan."

Salam hangat,
Gus

================

Injil hari Minggu Paskah ke-VI/thn. C tgl. 1 Mei 16 (Yoh 14:23-29)

Rekan-rekan,
Pada hari Minggu Paskah VI tahun C ini dibacakan Yoh 14:23-29. Petikan ini menutup pesan-pesan Yesus kepada para murid pada penutupan perjamuan malam terakhir. Pembicaraan berikut ini agak lebih “teologis” nadanya daripada ulasan-ulasan sebelumnya. Mohon kesabaran. Memang Injil Yohanes itu Injil yang paling rohani dan baru mulai bisa dinikmati bila kita akrabi dengan menghubungkannya dengan gerak-gerik Yang Ilahi yang kita alami sendiri.

Injil hari Minggu Paskah ke-V/C tgl. 24 Apr 16 (Yoh 13:31-33a.34-35)

PESAN-PESAN BAGI PARA MURID

Rekan-rekan yang budiman!
Yoh 13:31-33a.34-35 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah V tahun C ini memuat pesan-pesan terpenting Yesus kepada murid-muridnya. Boleh dikata, ini juga warisan terbesar bagi mereka yang telah mengikutinya, mendengarkan ajarannya, menyaksikan tindakan-tindakannya bagi mereka yang membutuhkan pertolongannya.

Injil hari Minggu Paskah ke-IV/C tgl. 17 Apr 2016 (Yoh 10:27-30)

MEMPERCAYAKAN DIRI?
Orang serta-merta merasa aman bila mengenal siapa yang sedang dihadapi. Dan sebaliknya juga, gampang orang merasa terancam hal-hal yang tak dikenal. Injil Yohanes 10:27-30 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah IV tahun C ini menggambarkan keakraban antara Yesus dan pengikut-pengikutnya dengan memakai kiasan domba dan gembala. Ditawarkan dalam petikan ini analisis teologi mengenai hidup rohani. Orang merasa tenang di hadapan dia yang dapat membawakan hidup kekal. Tak ada kekuatan jahat apapun yang mampu menjauhkan darinya. Kepercayaan akan Yang Mahakuasa sendiri menjadi jaminan.

Injil hari Minggu Paskah ke-III/C tgl. 10 Apr 2016 (Yoh 21:1-19)

DARI HARI KE HARI
Baru saja kita rayakan Paskah Kebangkitan Kristus dan penebusan umat manusia. Juga kita dengar minggu lalu dari Injil Yohanes bagaimana Yesus meniupkan Roh Kudus ke pada murid-muridnya. Hikmatnya juga ikut menyegarkan batin kita. Tetapi sekarang kita kembali ke hidup sehari-hari, mencari nafkah, memikirkan keluarga, masa depan, karier, pergaulan dengan sejawat. Rasa-rasanya kok kita kembali seperti dulu, sama saja. Apa arti kebangkitan dan kata-kata indah sebangsanya? Serangkaian pertanyaan ini diolah dalam Yoh 21:1-19 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah III tahun C.

Injil hari Minggu Paskah ke-II/C tgl. 3 Apr 16 (Yoh 20:19-31)

Rekan-rekan yang baik,
Beberapa pokok dalam Yoh 20:19-31 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah II ini saya bicarakan dengan tokoh kita yang biasa pergi datang ke forum ini, Paman Hans. Ia tidak berkeberatan penjelasannya diteruskan kepada kalian. Malah ia sudah mendengar reaksi pembaca catatan pendek saya mengenai kebangkitan dari hari Minggu Paskah lalu. Dan ia ikut menambahkan pendapatnya di akhir suratnya ini. Selamat membaca!
A. Gianto

INJIL PASKAH 26-27 Mar 16: TUHAN TELAH BANGKIT!

TUHAN TELAH BANGKIT!
Rekan-rekan yang budiman!
Tidak ada laporan bagaimana persisnya kebangkitan itu terjadi, dengan cara apa, kapan saatnya dan siapa-siapa yang pertama melihat peristiwa itu. Jalannya peristiwa akan tetap tersembunyi, hanya jejak-jejak peristiwa itu sajalah yang dikenali. Namun demikian, ada pokok yang mendasari kepercayaan bahwa Yesus telah bangkit. Yang pertama ialah makam yang kosong dan yang kedua ialah keyakinan orang-orang yang terdekat bahwa ia tidak lagi berada di antara orang mati. Amat besar peran kesaksian orang-orang yang datang mencari dia yang tadinya wafat dan dimakamkan seperti disampaikan dalam Luk 24:1-12 (Malam Paskah); Yoh 20:1-9 (Minggu Paskah pagi ); dan Luk 24:13-35 (Minggu Paskah sore).

Jumat Agung 25 Maret 16 (Yoh 18:1-19:42)

KISAH SENGSARA MENURUT YOHANES
Rekan-rekan yang baik!
Tiga pokok dalam Kisah Sengsara yang dibacakan Jumat Agung ini (Yoh 18:1-19:42) saya bicarakan dengan Paman Hans. Korespondensi pertama berkisar pada hubungan antara kata-kata terakhir Yesus di salib, yakni “sudah selesai” (Yoh 19:30, Yunaninya “tetelestai”) dan catatan Yohanes mengenai mengasihi “sampai pada kesudahannya” (Yoh 13:1, “eis telos”). Kedua, saya mintakan penjelasan mengenai jubah Yesus yang diundi para serdadu (Yoh 19:23-24). Tema ketiga berhubungan dengan arti “darah dan air” yang keluar dari lambung Yesus (Yoh 19:34). Beliau tidak keberatan surat-menyurat ini saya alihbahasakan dan ceritakan kepada rekan-rekan.
=======================================
Paman Hans yang baik!

Kamis Putih 24 Maret 16 (Yoh 13:1-15)

BERBAGI ASAL DAN TUJUAN
Rekan-rekan sekalian!
Pada hari Kamis Putih dibacakan kisah pembasuhan kaki para murid (Yoh 13:1-15). Tindakan ini dimengerti Petrus sebagai ungkapan merendah dari gurunya di hadapan para murid. Yesus meluruskan pendapat Petrus tadi sambil mengajarkan hal yang lebih dalam lagi.
Hanya dalam Injil Yohanes sajalah dikisahkan tindakan Yesus membasuh kaki para murid. Memang orang biasa membasuh kaki sendiri sebelum masuk ke ruang perjamuan sebagai ungkapan mau ikut pesta dengan bersih. Hanya tamu yang amat dihormati saja, misalnya seorang guru atau orang yang dituakan, akan dibasuh kakinya. Dan bila dilakukan, akan dijalankan sebelum perjamuan mulai. Hanya pelayan rumah sajalah yang melakukan pembasuhan kaki tetamu, bukan tuan rumah. Injil Yohanes mengubah dan bahkan membongkar peran-peran tadi.

Halaman

Subscribe to RSS - Gagasan Homili