MEMPERCAYAKAN DIRI? Orang serta-merta merasa aman bila mengenal siapa yang sedang dihadapi. Dan sebaliknya juga, gampang orang merasa terancam hal-hal yang tak dikenal. Injil Yohanes 10:27-30 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah IV tahun C ini menggambarkan keakraban antara Yesus dan pengikut-pengikutnya dengan memakai kiasan domba dan gembala. Ditawarkan dalam petikan ini analisis teologi mengenai […]
Author Archives: web-admin
KEMBALI KE HIDUP SEHARI-HARI Baru saja kita rayakan Paskah Kebangkitan Kristus dan penebusan umat manusia. Juga kita dengar Yesus meniupkan Roh Kudus kepada murid-muridnya. Hikmatnya juga ikut menyegarkan batin. Tetapi sekarang kita kembali ke hidup sehari-hari: mencari nafkah, memikirkan keluarga, masa depan, karier, pergaulan dengan sejawat. Rasa-rasanya kok kita kembali seperti dulu, sama saja. Apa […]
“BERBAHAGIALAH MEREKA YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA” Rekan-rekan yang baik, Beberapa pokok dalam Yoh 20:19-31 yang dibacakan pada hari Minggu Paskah II kali ini saya bicarakan dengan Pak Hannes sendiri. Ia tidak berkeberatan penjelasannya diteruskan kepada kalian. Malah ia sudah mendengar reaksi pembaca catatan pendek saya mengenai kebangkitan dari hari Minggu Paskah lalu. Dan ia ikut menambahkan pendapatnya di […]
DIA SUDAH BANGKIT! Rekan-rekan yang budiman! Tidak ada laporan bagaimana persisnya kebangkitan itu terjadi, dengan cara apa, kapan saatnya dan siapa-siapa yang pertama melihat peristiwa itu. Jalannya peristiwa akan tetap tersembunyi, hanya jejak-jejak peristiwa itu sajalah yang dikenali. Namun demikian, ada pokok yang mendasari kepercayaan bahwa Yesus telah bangkit. Yang pertama ialah ia tak ada di […]
KISAH SENGSARA MENURUT YOHANES Rekan-rekan yang baik! Tiga pokok dalam Kisah Sengsara yang dibacakan Jumat Agung ini (Yoh 18:1-19:42) sempat mengemuka dalam sebuah pembicaraan dengan sang empunya cerita, yakni Yohanes penginjil. Yang pertama berkisar pada hubungan antara kata-kata terakhir Yesus di salib, yakni “sudah selesai” (Yoh 19:30, Yunaninya “tetelestai”) dan catatan Yohanes mengenai mengasihi “sampai pada kesudahannya” (Yoh […]
BERBAGI ASAL DAN TUJUAN Rekan-rekan sekalian! Pada hari Kamis Putih dibacakan kisah Yesus membasuh kaki para murid (Yoh 13:1-15). Tindakan ini dimengerti Petrus sebagai ungkapan merendah dari gurunya di hadapan para murid. Tetapi kiranya maksud Yesus lain. Bagaimana memahami kisah ini? Hanya dalam Injil Yohanes sajalah dikisahkan peristiwa pembasuhan kaki para murid. Memang di kalangan itu orang biasa […]
MENYAMBUT YESUS Dalam upacara perarakan Minggu Palma tahun ini dibacakan kisah Yesus memasuki Yerusalem menurut Luk 19:28-40. Perjalanan ini bakal berakhir dengan penolakan para pemimpin dan penyaliban tapi juga dengan kebangkitan. Tiga kali hal ini pernah diberitakannya kepada para murid, tetapi mereka menganggap ini semua tak masuk akal. Namun demikian, Yesus tetap mengarahkan pandangannya ke sana, ke Yerusalem, seperti dikatakan dalam Luk […]
KASUS DI BAIT ALLAH Rekan-rekan yang baik! Kebanyakan para ahli tafsir beranggapan bahwa kisah perempuan yang berzinah dalam Yoh 8:1-11 yang dibacakan pada hari Minggu Prapaskah V/C pada awalnya tidak termasuk Injil Yohanes meskipun mereka setuju asalnya dari tradisi mengenai kehidupan Yesus juga. Kisah ini tidak termuat di dalam naskah-naskah tertua Injil Yohanes dalam bahasa […]
PERUMPAMAAN “SI ANAK HILANG”: PAHALA DAN HUKUMAN? Rekan-rekan yang baik!Perumpamaan tentang si anak hilang dalam Luk 15:11-32 sudah banyak dikenal. Gagasan pokoknya ialah kebaikan Tuhan tertuju bagi siapa saja, dan khususnya bagi pendosa yang mau mendekat kepada-Nya. Perumpamaan ini diceritakan guna menanggapi gerundelan kaum Farisi dan Ahli Kitab ketika melihat Yesus, sang guru yang terhormat itu, suka bergaul dengan para pemungut pajak […]
MENGARAHKAN DIRI KE KEHIDUPAN! Luk 13:1-9 yang dibacakan pada hari Injil Minggu Prapaskah III/C ini memuat dua bagian. Yang pertama mengisahkan dua kejadian yang dapat menjadi bahan pelajaran untuk “bertobat” (ayat 1-3 dan 4-5) sedangkan bagian kedua (ayat 6-9) berbentuk perumpamaan yang melengkapi ajakan tadi. Dalam kerohanian Alkitab, bertobat berarti semakin mengalihkan kehidupan dan perhatian […]
