TENTANG IMAN DAN BERIMAN Luk 17:5-10 (Injil Minggu Biasa XXVII tahun C) memuat dua bagian pembicaraan. Bagian pertama, ayat 5-6, menyebutkan permintaan para murid agar iman mereka ditambah serta reaksi Yesus terhadap permintaan ini. Bagian kedua, ayat 7-10, berisi ajaran agar murid-murid bersikap sebagai hamba yang tak mengenal istirahat dan tidak memikirkan jasa sendiri. Untuk mengerti hubungan di antara kedua bagian tadi dan maksud […]
Category Archives: Gagasan Homili
ORANG KAYA DAN LAZARUS Rekan-rekan yang budiman!Ada baiknya perumpamaan orang kaya dan Lazarus (Luk 16:19-31) dipahami dalam konteks kehidupan Gereja Awal. Kini cukup diketahui bahwa generasi kedua para pengikut Yesus kebanyakan berasal dari kalangan menengah seperti para pengusaha, pedagang, sarjana, tabib, guru, seniman yang bekerja pada keluarga-keluarga bangsawan atau penguasa militer di kota-kota di wilayah […]
JANGAN MENGABDI DUA TUAN – LALU? Rekan-rekan yang baik!Perumpamaan mengenai bendahara yang tidak jujur dalam Luk 16:1-8a dilanjutkan dengan amatan bahwa kepintaran anak-anak dunia ini melebihi anak-anak terang (ayat 8b-9) dan dengan pepatah barangsiapa setia dalam perkara kecil bisa dipercaya pula dalam perkara besar (ayat 10-12). Petikan yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XXV tahun […]
“ALLAH SEBEGITU MENGASIHI DUNIA …” Dalam Injil bagi Minggu Pesta Pemuliaan Salib Suci dibicarakan pertanyaan bagaimana orang dapat sampai ke hidup kekal. Jawaban yang diutarakan Injil: lewat dia yang datang dari atas sana, yakni Yesus, yang diutus Yang maha Kuasa untuk menyelamatkan dunia. Karena cukup singkat, baiklah diberikan kutipan Injil bagi Minggu ini, yakni Yoh […]
MASUK KERAJAAN ALLAH, BAGAIMANA?Rekan-rekan!Pada awal Luk 14:25-33 yang dibacakan pada hari Minggu Biasa XXIII tahun C disebutkan bahwa “ada banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanannya” (ayat 25). Tentunya yang dimaksud ialah perjalanan ke Yerusalem, tempat nanti ia ditolak dan disalibkan tapi akan dibangkitkan setelah wafat. Dengan berita yang sederhana bunyinya itu Lukas kiranya bermaksud membuat pembaca […]
TEMPAT TERHORMAT…BAGI SIAPA SAJA!Rekan-rekan yang baik!Para pengikut Yesus dalam Gereja Perdana makin sadar bahwa mereka diutus bepergian ke pelbagai penjuru dunia menyampaikan Kabar Gembira dalam ujud menyembuhkan orang sakit, mengajar, dan meneguhkan iman. Orang cacat, orang buta, janda miskin mereka usahakan agar tidak melulu menjadi penerima sedekah atau orang-orang yang keberadaannya ditolerir, melainkan menjadi bagian […]
MELEWATI PINTU YANG SEMPIT?Pada awal Injil Minggu Biasa XXI tahun C (Luk 13:22-30) dikisahkan Yesus mengajar dari kota ke kota dan wilayah di sekitarnya dalam perjalanannya menuju ke Yerusalem. Di sini nama kota ini dieja sebagai “Hierosolyma” – seperti dalam Luk 19:28 ketika arah perjalanan ini disebut untuk terakhir kalinya – dan dengan demikian digarisbawahi […]
HARI KEMERDEKAAN RIRekan-rekan yang budiman!Hari Minggu 17 Agustus 2025 ini khusus diperingati Kemerdekaan Repubik Indonesia. Di Indonesia Injil yang dibacakan dalam kesempatan ini ialah Mat 22:15-21. Di situ Yesus dimintai pendapat tentang membayar pajak kepada Kaisar: apakah orang Yahudi boleh menjalankannya. Bila mengatakan boleh maka ia akan menyalahi rasa kebangsaan dan keagamaan. Tetapi bila mengatakan […]
DAPATKAH FIRDAUS PULIH KEMBALI? Empat hal mengenai Maria dinyatakan sebagai ajaran iman dalam GerejaKatolik. Dua di antaranya berasal dari zaman para Bapa Gereja, yakni(1) Maria tetap Perawan, (2) Maria Theotokos, yakni Maria mengandungdan melahirkan Tuhan Yesus, dan dua lainnya dari abad 19 dan 20meskipun sudah dirayakan sejak berabad-abad sebelumnya, yaitu: (3)Maria dikandung tanpa noda dosa […]
KEKAYAAN DAN KEHIDUPAN Injil Minggu Biasa XVIII tahun C (Luk 12:13-21) beranjak dari pembicaraan antara Yesus dan orang yang datang memohon bantuan untuk menyelesaikan perkara warisan (ayat 13-15). Orang itu merasa haknya dalam pembagian warisan tidak dihormati oleh saudaranya. Ia pun meminta Yesus berbicara kepada saudaranya. Memang dalam menyelesaikan perkara seperti ini, lazim orang pergi […]
